Beautiful Woman In Disguise

Beautiful Woman In Disguise
kurang ajar marisa!



Ke esokan harinya, nazia yang berjalan dengan santay nya memasuki sekolah.


Para murit yang memandang nazia terpesona, tidak dengan marisa dia kesal dan marah kepada nazia. Senyum licik marisa terhias di wajah marisa.


Nazia pun masuk kelas karena jam pelajaran akan segera di mulai. Guru pun menjelaskan pelajaran.


Tanpa terasa bel istirahat pun berbunyi. "Naz.. ke kantin yu"ajak wati tersenyum. "Oh yeahh baiklah, eh tapi aku ke toilet dulua ya" ujar nazia karena diakebelet. Dan wati pun mengangguk.


Sampai lah nazia ke toilet, dan diapun selesai, nazia pun keluar tapi...


Byurrrr! Air mengguyur ke tubuh nazia.


Ternyata marisa lah yang menyiram nazia.


"Ada apa kau mengguyur ku!" Jar nazia emosi sedikit di tahan. "Yah tidak apa apa sih, ini pantas buat kau "jawab marisa tertawa dan pergi.


Nazia berdecak kesal karena tubuh nya basah kuyup. Kurang ajar marisa!


Nazia pun mengigil kadinginan dan keluar dari toilet, kebetulan nazia bertemu dengan edward, edward terkejut karena nazia basah kuyup.


"Nazia! Kenapa kau basah kuyup begini?" Tanya edward panik.


"Eh.. tidak apa apa kok" jawab nazia, "tidak apa apa nya nazia, kau itu basah kuyup, nanti bisa masuk angin" ujar edward melepas jaket nya dan memasangnya ke nazia. Nazia pun menerima nya karena dia memang kedinginan.


"Terimakasih edward, aku ke kelas dulu" pamit nazia tersenyum, "apa aku antar?" Tanya edward lagi. "Ah tidak usah" jawab nazia berlari pergi. Edward hanya tersenyum saja.


Hingga akhirnya bel pulang pun berbunyi, seperti biasa nazia menunggu supir pribadinya. Tetapi sayangnya abraham yang duluan menyusul nazia.


"Hey! Jaket siapa itu!" Tanya abraham sinis. Melihat nazia memakai jaket pria lain.


"Kau ini! Aku cemburu" teriak abraham, "cemburu?" Jawab nazia, "ya"


Nazia hanya menuruti perintah abraham yang melepas jaket dari tubuhnya


"Ikut aku!" Ajak abraham naik ke motornya.


"Ngapain?"


"Mommy ku ingin bertemu dengan mu" ujar abraham menatap taham ke arah nazia, baiklah.. lagupula menemui ibunya abraham saja kan? Nazia juga tidak enak karena kemaren dia meninggalkan ibu abraham sendirian.


Nazia pun naik ke motor abraham, dan abraham menjalankan motornya dengan kecepatan full.


"Hey!!! Abraham kau jangan bawa mati!" Teriak nazia memeluk tubuh abraham dari belakang dengan erat. Abraham tidak perduli dan tetap melajukan motornya sambil senyum menghiasi wajah abraham.


"ABRAHAMMMMM!" teriak nazia ketakutan.


Tak terasa, mereka pun sampai di depan rumah mewah milik keluarga abraham.


Nazia pun turun dari motor. Nazia langsung lemas karena abraham membawa motor nya dengan kecepatan full.


"Genggam tangan ku!" Tegur abraham.


"Tapi..."


"Hey ingat kita itu pacaran!" Kata abraham , nazia pun menggenggam tangan abraham.