
Merasa bosan seharian tidak keluar rumah karena weekend Aresta memutuskan untuk bernanyi lalu merekam dan mengupload diakun sosial media miliknya.
Yovie and Nuno Tanpa Cinta
Aku mencintaimu tanpa syarat
Aku rela menunggu sangat lama
Katamu suatu saat aku pasti
Jadi cintamu, satu cintamu
Aku ingin kau menerima seluruh hatiku
Aku ingin kau mengerti, di jiwaku hanya kamu
Namun bila kau tak bisa menerima aku
Lebih baik ku hidup tanpa cinta
Haruskah ku bersabar tanpa batas
Aku masih ingat semua janjimu
Namun setalah kamu mengenal dia
Kau berubah, kau tak sama
Aku ingin kau menerima seluruh hatiku
Aku ingin kau mengerti, di jiwaku hanya kamu
Namun bila kau tak bisa menerima aku
Lebih baik ku hidup tanpa cinta
Bodohkah diriku yang teralu setia padamu
Disaat kau tak sungguh sungguh
Mencintai aku (mencintai aku)
Menginginkan aku (menginginkan aku)
Ohh.
@Arestacassa
♥️ 💬 ↗️
1.008 Likes
@DheaYu Ngode lo Xav. Nggak peka amat @AbrhamXav_
@Arestacassa Siapa yang ngode siapa? Gue cuma bosen tau
@Leonard Fix kode buat lo Xav @AbrhamXav_
@Arestacassa kode apa sih? Nggak ngerti gue
@AbrhamXav_ Lagi nyiapin, kalem aja
@Goriorio Xavier lama Res, Manding cari yang lain aja
@Arestacassa Dicari emang hilang yo?
@AbrhamXav_ jangan kompor yo
@LukeArd Lama nggak ketemu makin cantik aja Res
@Arestacassa Eh,Luke apakabar? Gimana korea?
@LukeArd disini seru, tapi sayang nggak ada lo
@Arestacassa Move chat ya luke
@AbrhamXav_ ❤️❤️❤️❤️dihati aku udah ada kamu
@Arestacassa Jangan komen gini, nanti gue diserang haters 😩
***
Xavier 📩 Makan yuk?
Aresta 📩 Makan pizza tapi ya ?
Xavier 📩 Aku jemput ya
Setelah menerima pesan dari Xavier. Aresta bergegas mengganti pakaiannya.
“Lama nunggu?” Kata Xavier ketika Aresta masuk kedalam mobil
“Lumayan” Jawab Aresta
“Tadi dijalan macet, pulang liburan kali ya?”
“Mungkin”
“Kenapa?” Xavier mengkerutkan keningnya
“Kenapa? Kenapa?” Ucap Aresta bingung
“Kok cuek?” Balas Xavier
“Cuek? Siapa yang cuek?”
“Lo lah, jawab singkat-singkat”
“Yampun Xav, lo tau gue emang kaya gini”
“Biasain kalo ngobrol sama gue jangan gitu” Kata Xavier
“Iya gue coba”
Setelah 20 Menit, Aresta dan Xavier tiba salah satu restoran pizza.
“Akhirnya dateng” Ucap Aresta senang melihat pesanannya datang
Xavier tersenyum
“Besok gue jemput ya ? Kesekolah bareng?”
“Jangan kesiangan tapi?”
“Iya, kapan coba gue kesiangan”
***
Ketika Aresta sedang sarapan sebelum pergi sekolah. Bel rumah berbunyi bi Diah membukan pintu.
“Siapa bi?” Tanya Aresta ketika bi Diah muncul diruang makan
“Temennya non” Balas bi Diah
Aresta berdiri dari duduknya
“Bunda, Aresta pergi sekolah dulu ya” Pamitnya sambil mencium perut Mia.
“Hati-hati kakak” Ucap Mia
Setelah sampai disekolah. Xavier dan Aresta berjalan bersama menuju kelas. Kelas mereka bersebelahan.
Banyak tatapan iri dan kagum yang Aresta dapatkan dari adik kelas maupun angkatan kelasnya.
“Gue serasa jadi tersangka kejahatan” Gumam Aresta sambil tertawa
“Maksud lo?”
“Ck, lo gak lihat tatapan permusuhan fans-fans lo”
“Cuek aja kali”
Setibanya didepan kelas Xavier dan Aresta saling berhadapan.
“Belajar yang rajin ya”
“Yang ada lo, bukan gue”
Xavier terkekeh lalu mengacak-acak rambut Aresta lalu berlari karena takut Aresta marah. Bener saja ketika Xavier masuk kedalam kelas ia mendengar teriakan Aresta menyebutkan namanya.
Aresta hanya mendengus kesal.
“Xavier!!” Teriak Aresta marah