
Aresta bersiap untuk pergi bersama Xavier. Setelah selesai berdandan, Aresta turun menuju ruang tv ingin melihat Mia dan memeluk calon adik kecilnya.
Sejak Aresta tau Mia sedang mengandung. Aresta jadi sedikit manja. Entahlah dia hanya ingin memperbanyak waktu bersama Mia sebelum adik kecilnya yang mendominasi Mia.
“Resta mau kemana?” Tanya Mia. Melihat anak gadisnya berjalan menuruni tangga.
“Resta mau main sama temen bun” Ucap Aresta sedikit malu.
“Temen apa temen? Kenalin bunda dong”
“Temen bunda beneran”
“Calon pacar mungkin ya” goda Mia
Pipi Aresta bersemu merah “apaan sih bunda” sambil memeluk menyembunyikan pipinya yang memerah.
Mia tertawa. “Ternyata Aresta bunda sudah dewasa ya” mencium puncak kepala Aresta.
Setelah lama menunggu. Seorang satpam yang menjaga rumah Aresta menghampiri Ibu dan Anak yang sedang tertawa bahagia. Entah apa yang mereka bicarakan.
“Maaf non Resta, didepan sudah ada temannya nunggu”
“Oh udah dateng ya, yaudah bunda Aresta pergi dulu ya” Pamit Aresta mencium pipi Mia
“Hati-hati sayang” Balas Mia
***
“Sorry, lama ya?” Kata Aresta yang baru masuk kedalam mobil dan memakai safety belt
“Gue baru dateng juga ko”
“Ayo, nanti keburu malem”
“Lo ini aneh, lebih malem lebih rame kali”
“Iya juga ya”
Sesampainya dipasar malam. Aresta sangat antusias, Aresta lupa kapan terakhir ia pergi ketempat seperti ini. Yang jelas itu sudah sangat lama.
“Gue mau naik itu Xav” Aresta menujuk binglala
“Ayo” Xavier menarik tangan Aresta dan menggegamnya
“Nanti lo hilang gue nggak mau ambil resiko”
“Cih, alasan” Padahal dalam hati Aresta senang
Xavier tersenyum melihat Aresta yang tidak menolak.
Setelah beberapa menit mengantri. Akhirnya sekarang giliran Aresta dan Xavier naik.
“Wow, gue baru tau kota gue seindah ini”
Xavier menoleh. Melihat mata Aresta yang berbinar bahagia.
“Gue bisa ajak lo ketempat yang lebih indah dari ini” Balas Xavier
Setelah selesai menaiki bianglala. Aresta dan Xavier mencoba permainan lain.
Seperti rumah hantu, komedi putar dll
Xavier memberikan air minum pada Aresta yang sedang memakan gulali seperti anak kecil.
Xavier melihat gulali yang sedikit tersisa diujung bibir Aresta.
Xavier mendekat Cup, Xavier mencium singkat bibir Aresta.
Aresta yang kaget menjatuhkan gulali yang sedang ia pegang. Lalu tanpa sadar tangannya menyentuh bibir yang Xavier kecup
“Xavier!!!” Teriaknya marah dan memberikan pukulan pada dada Xavier
“Ini ciuman pertama gue, kenapa lo ambil sialan” ucap Aresta tanpa sadar.
Xavier menangkap kedua tangan Aresta agar menghentikan pukulannya “ jadi gue First Kiss lo” Kata Xavier senang
Blussh, kedua pipi Aresta merona. Aresta berbalik merasa pipinya memerah takut Xavier melihatnya. Lalu pergi meninggalkan Xavier sendiri
Pipi sialan batin Aresta
“Resta tunggu” Xavier mengejar Atesta
“Sorry, gue nggak sengaja” kata Xavier menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
“Lo emang playboy, tapi jangan samain gue kaya cewek-cewek lo itu” Ucap Aresta menangis
“Sorry, udah ya jangan marah, jangan nangis” bujuk Xavier
“Gue maafin lo, tapi ada syaratnya”
“Apa?”
“Menangin boneka itu” kata Aresta menunjuk permainan tembak-tembakan
“Gampang, ayo?” Ajak Xavier
Aresta tesenyum senang melihat Xavier mendapatkan apa yang Aresta mau.
“Udah?”
Aresta mengangguk lucu.
“Udah malem pulang yuk?”
Tanpa Aresta sadari Xavier sedang memotret dirinya.
@AbrhamXav_
♥️💬↗️
1.002 Like
Ajakin bocah main bianglala @Arestacassa
@Goriorio Gila gercep amat
@AbrhamXav_ lo yang gila
@DheaYu Peje woy
@AbrhamXav_ Doain aja ya, peje mah gambang
@Leornard Xavier bawa anak orang lo
@AbrhamXav_ yang penting nggak dibawa kabur 🤪
@Zainfax Parah udah dapet yang baru aja
@AbrhamXav_ Jomblo syirik 😝
@Davidromeo Cantik, ko mau sih sama Xavier?
@AbrhamXav_ ya maulah guenya juga ganteng 😎
@Rezzaganteng yang kemarin mau dikemanain oy
@AbrhamXav_ yang kemarin yang mana? Maaf aku jomblo amnesia
@Sandraverra gue benci cewek ini dasar pelakor!
@XavierFans sosweet 💕💕💕
@Arestacassa loh, kapan ngambil fotonya sih, jangan diupload gue nggak mau banyak haters 😩
@AbrhamXav_ Nanti gue bantuin bales
@DheaYu gue butuh penjelasan woy**@Arestacassa @AbrhamXav_**
Setelah mengangar Aresta pulang. Xavier membawa mobil menuju rumahnya
Xavier terlihat tersenyum senang.
Xavier belum pernah merasakan sebahagia ini berkencan dengan cewek lain. Tapi dengan Aresta berbeda, cewek itu selalu memberikan aura kebahagian setiap kali Xavier dekat dengannya.
Apalagi mengingat bahwa Xavier yang pertama mengecup bibir Aresta.
“Manis” Ucapnya berbaring menyimpan tangan dibawah kepala