
Tim Idiots atau yang dikenal dengan nama gelar yang diberi oleh pihak kampus dengan nama sebutan An Idiots, mereka bertiga pun sudah berjanji kepada Bang Mico untuk hari ini Latihan PBB.
Setelah pendidikan selesai mereka menemui Bang Mico sesuai kesepakatan dan perjanjian yang telah mereka sepakati.
...Latihan pun dimulai,...
...Lokasi latihan \= Ditengah Hutan...
Bang Mico melatih mereka bertiga dari awal, dari fisik ke mental, dengan latihan fisik yang keras dan mental yang menguras tenaga. Yoga pun tak sanggup lagi untuk berdiri, namun dia dipaksakan untuk melakukannya. Bang Mico melatih mereka dengan sangat ketat tanpa ada istirahat....Lalu Randi ketahuan minum oleh Bang Mico dari kejauhan pada saat latihan, Randi malah dapat hukuman dari atas perbuatannya dengan berlari 200 putaran ditengah hutan.
Brayan dan Yoga merasa terpaksa dengan keadaan ini, mereka menyalahkan Pak Covid atas masalah yang telah menimpa mereka bertiga. Awal dari latihan mereka terlalu banyak mengeluh, karena mereka belum terbiasa diperlakukan sekeras seperti ini, setiap mereka melihat muka Bang Mico yang sedang marah, mereka merasa takut dan selalu menurutinya.
Latihan berjam-jam tanpa ada istirahat!! Lalu si Yoga yang tak kuat lagi, dia pun pura-pura pingsan. caranya pun berhasil untuk mengelabui Bang Mico, tetapi Bang Mico tidak panik?? melainkan membiarkannya pingsan di tempat dan bang Mico pun tetap meneruskan latihannya!! Brayan dan Randi pun saling bertatapan dan mencari cara untuk bisa istirahat. Mereka juga pura-pura jatuh dan pingsan, Bang Mico melihat mereka jatuh pingsan tidak heran dan panik pada umumnya, dia malah tetap menunggu sambil merokok ditempat dimana dia duduk sekarang. Rokok nya sudah mulai habis dan dia padamkan, dia berdiri dan mengambil air panas dan berkata kepada mereka??
"Jika kalian masih pura-pura pingsan maka aku akan siram kalian dengan air panas ini."
Mereka bertiga yang mendengar itu langsung bangun dan minta ampun kepada Bang Mico??
"Bang...... latihan hari ini cukup sampai disini, kami sangat lelah bang, ini bukan latihan namanya tapi penyiksaan."
Bang Mico mendengar itu langsung tertawa dan berkata??
"Aku sengaja melatih kalian seperti ini?? Aku hanya ingin mau melihat sebesar mana fisik dan mental kalian, iya kalian membohongi ku tadi. Aku tahu itu, tapi aku ingin melihat keahlian kalian sampai dimana!! Hari ini sebenarnya bukan latihan yang sesungguhnya, hari ini adalah pengujian fisik dan mental kalian. Apa kalian benar-benar sanggup menjadi murid ku!! Ternyata kalian sanggup?? oke, mulai besok datang lagi kesini, di jam yang sama dan ditempat yang sama. Dahhh.............. aku mau jualan bunga dulu... persiapkan diri kalian untuk besok ya."
Mereka bertiga pun merasa marah ingin membalasnya, karena diri mereka sedang dipermainkan seperti ini. Namun mereka menahan kemarahannya demi untuk menguasai PBB dan tampil baik dihari upacara nanti, mereka pulang dengan keadaan yang begitu capek dan melelahkan, mereka lesu dan tak berdaya seakan-akan jiwa mereka hilang dari raganya.
Payan melihat mereka dan menyapa mereka bertiga??
"Hai An Idiots, kenapa kalian seperti ini, tidak biasanya kalian terlihat seperti ini??
Brayan menjawab dengan nada yang lemah??
"Sudahlah Payan, kami tidak ingin diganggu dulu!! Apa lagi diajak ngobrol sekarang, kami tidak ada tenaga untuk sekarang, kami butuh istirahat lalu tidur."
Payan menjawab mereka dengan kebingungan??
Iya sudah lah, emang apa yang kalian lakukan hari ini dan baju kalian kenapa basah kuyup seperti itu??
Yoga menjawabnya dengan nada yang lemah juga??
Payan pun terus bertanya??
Emang kalian latihan apaan sampai lemas seperti ini??
Randi menjawab dengan nada keras dan kesal??
"Sekali lagi kau bertanya!! Di saat tenagaku pulih kembali yang pertama yang akan aku hajar adalah kau dan menjahit mulutmu itu yang selalu banyak bacotnya."
Payan yang mendengar itu meledeknya dan langsung kabur!!
Mereka bertiga pun kembali ke kamarnya dan langsung tidur pulas sampai-sampai mereka bolos dan tidak masuk kuliah. Dosen mencari mereka, dan memberikan mereka hukuman atas kesalahannya yaitu dengan skorsing dua Minggu.
Skorsing adalah merupakan hukuman berupa pemberhentian sementara dari kegiatannya di sekolah maupun kampus.
An Idiots yang mendengar bahwa mereka di skorsing mereka merasa bahagia dan berterimakasih kepada dosen!! Dosen yang melihat itu merasa kebingungan melihat tingkah laku mereka, dosen berkata dalam hatinya??
"Sesuai dengan julukan mereka An Idiots!! Mereka tidak sama sekali sedih dan malah mereka bahagia dan berterimakasih kepadaku. Jarang aku menemui murid yang berpemikiran yang aneh seperti ini, jika Pak Covid mendengar kabar ini, dia pasti akan memberatkan hukuman mereka. Jadi aku hanya perlu merahasiakannya dan menutupi kesalahan mereka, supaya perselisihan antara mereka dan Pak Covid pun tidak semakin berkepanjangan."
Dosen itu pun menasehati mereka bertiga dan berkata??
"Saya tidak akan pernah memberi tahukan kesalahan kalian bertiga perbuat hari ini kepada Pak Covid!! Saya cuma pinta satu hal dari kalian bertiga. Jadilah murid yang baik dan berprestasi di kampus ini, saya tahu masalah pribadi kalian. Kalian selalu dapat tekanan dari Pak Covid, tapi saya sebagai Dosen pembimbing kalian mengasih saran dan nasehat?? Jangan terlalu dipikirkan apa yang mereka katakan mengenai kalian. Kalian hanya Pokos satu titik yaitu masa depan kalian, semoga kalian bisa seperti orang diluar sana juga. Teruslah berusaha kejar dan raihlah cita-cita dan mimpi kalian!!
kali ini saya cuma bisa membantu kalian sampai disini saja!! Kalau kalian masih melakukan kesalahan, saya tidak bisa membantu kalian lagi. Jadi gunakanlah kesempatan kali ini dengan sebaik-baiknya, jadi kalian saya batalkan diskorsing, kalian bisa masuk kampus seperti biasanya lagi mulai sekarang, anggap saja tidak pernah terjadi apa-apa."
Mereka bertiga terkejut mendengar dosen mereka yang berkata begitu, mereka terharu dan menangis sambil mencium tangan dosennya. Mereka mengatakan alasan kenapa mereka menjadi bolos dan tidak masuk kampus kepada dosen. Brayan berkata??
"Sejujurnya pak, kami sebenarnya tidak ada niatan untuk melakukan hal ini, kami kemarin melakukan latihan PBB dengan seorang prajurit yang bernama Mico dengan latihan yang begitu keras, kami kelelahan dan hampir tak bisa berdiri pak "Sumpah pak, demi nama ayah dan ibu kami, Payan sebagai saksinya."
Jadi pak kami hari ini juga setelah selesai pulang kampus, kami bertiga minta izin kepada pak dosen?? bahwa kami hari ini ada janji kepada bang Mico untuk melakukan latihan pertama kami pak, soalnya kami sudah ada janjian kepada Bang Mico pak.. Plissss kami mohon pak, izinkan kami ya pak sekali ini saja!! kami tidak akan pernah melakukan kesalahan kedua kalinya dan mengecewakan bapak lagi;
Pak Dosen pun memberikan izinnya kepada mereka bertiga, dan mereka bertiga pun merasa senang dan bahagia. Pak Dosen berkata??
"Cuma kali ini saja yang dapat saya lakukan kepada kalian, lain waktu kalau kalian melakukan kesalahan yang sama lagi dan diketahui oleh Pak Covid, saya sebagai dosen kalian tidak bisa membantu atau membela kalian lagi."
An Idiots pun berjanji kepada pak dosen dan tidak akan pernah melakukan kesalahan yang sama kedua kalinya.
Episode kali ini cukup sampai disini dan akan rilis episode berikutnya yang berjudul "Keanehan"