An Idiots

An Idiots
#17 : Perkelahian antar paman & Keponakan



Kembali kepada cerita Diman yang sedang marah kepada anak buahnya, karena pertahanannya mudah dimasuki oleh orang lain tanpa diketahui oleh anak buahnya sendiri. Diman berkata kepada anak buah kepercayaannya yang lebih berbahaya dari pada Diman sendiri??


Kaki tangan sekaligus anak buah terpercaya Diman!! Namanya adalah Balku.


"Kemana saja kau Balku, kenapa perbatasan yang sangat mustahil dilewati oleh manusia bisa menyusup begitu mudahnya. Selama ini kau kemana saja, percuma aku membayar mu dengan jumlah yang gede tapi kerja mu sangat mengecewakan ku."


Perkataan Diman dibalas oleh Balku dengan nada yang marah dan penuh arogan??


"Hai, jaga ucapan mu..... Aku bukan robot yang kau suruh-suruh seperti itu, asal kau ingat saja, kau berdiri sukses begini sekarang!! Hanya berkat kerja keras ku dengan rekan-rekan yang lain. Jadi jangan pernah melontarkan perkataan seperti itu lagi, jika aku bisa bikin kau sukses, maka aku juga bisa bikin kau hancur."


Diman yang mendengar itu langsung terdiam mati kutu, Diman mencoba menenangkan Balku yang sedang marah itu dan menarik kembali kata-katanya. Lalu Diman memerintahkan Balku untuk menangkap penyusup itu dan menyerahkan kepadanya hidup maupun mati.


Balku dengan senang hati membantunya, Balku segera menyusul dan menemui mereka. Ternyata Balku adalah dalang dibalik semua ini, Balku lah yang membantu Sharman, Abi dan An Idiots untuk bisa masuk kedalam dan memberitahukan semua kelemahan sisi dibalik dinding. Balku selama ini bekerja hanya untuk memata-matai Diman dan menghitung semua keseluruhan organisasi yang didirikan oleh Diman. Balku adalah orang baik yang berpura-pura menjadi seorang penjahat, dan balku juga selama ini yang selalu memberi makanan yang enak-enak dan meringankan beban penyiksaan warga penduduk desa Kuningkelada sekaligus pemimpin yang sebenarnya yaitu Ardi jaya.


Misi yang dilakukan Balku adalah misi yang sangat berbahaya, salah sedikit saja Balku mengambil keputusan dan rencana maka semuanya akan fatal, tapi untung selama ini misi Balku selalu berhasil tanpa diketahui orang lain.


Balku mendatangi lokasi dimana Sharman, Abi dan An Idiots dikepung dan Balku pun berkata pada rekan-rekannya untuk pergi dan meninggalkan dirinya sendirian dilokasi itu. Semua rekan-rekannya pun menurutinya dan meninggalkan Balku sendirian, Balku tersenyum dan menyuruh mereka keluar dari persembunyiannya sekarang. Lalu berkata??


"Kalian boleh keluar sekarang, mereka sudah pergi semuanya."


Mereka berlima pun keluar tanpa ada keraguan sedikit pun. Sharman berkata kepada Balku??


"Untung kau cepat datang dan menyelamatkan kami dari masalah ini, Terimakasih untuk semua yang telah kau lakukan untuk kami sekarang, aku tidak akan pernah melupakan budi baik mu Balku."


Balku pun berkata kepada mereka berlima dengan senyuman yang bahagia??


"Tidak usah berterima kasih sudah tugas ku untuk membantu kalian, lagi pula Diman adalah orang yang sangat berbahaya kalian harus berhati-hati sekarang jangan sampai ketahuan lagi, aku tidak bisa membantu kalian terlalu banyak. Cepat atau lambat rahasia dan kebohongan ini pasti akan diketahui oleh Diman, kalau itu memang benar-benar terjadi kalian harus pergi dari sini dan lupakan saja niat kalian untuk membantu dan melepaskan semuanya, itu hanya akan sia-sia saja."


Diman pun datang dan memberi tepuk tangan kepada konspirasi mereka??


"Selamat...... Selamat Balku, apakah kau pikir aku begitu Idiots dan mempercayai mu begitu saja. Kau salah Balku!! Selama ini, kau lah yang aku jebak sekarang dan kau tahu aku sengaja mengirim mu kesini agar aku bisa menghajar kalian semuanya disini dan membinasakan kalian dimuka bumi ini."


Balku tidak sama sekali ketakutan atau pun panik, malah Balku hanya bisa tersenyum dan tertawa seperti orang gila yang lepas kendali. Balku pun berkata kepada Diman??


"Kau hanya lah sampah Diman, Kau hebatnya hanya bisa berkeroyokan saja. Selama ini aku hanya sengaja untuk melindungi mu dari serangan musuh-musuh mu agar aku bisa mendapat kepercayaan mu. Sekarang sudah terlambat kau sudah mengetahuinya untuk apa aku menutupinya lagi kepada mu, aku sekarang tidak pantas untuk menghabisi mu. Karena ada yang lebih pantas untuk mengalahkan mu dan kau akan merasakan dendam kemarahan dari keponakan mu sendiri, kau akan kalah dari mereka."


Diman pun menyanggah perkataannya dengan penuh kesal??


"Berengsek kau Balku..............., Sekarang kalian boleh masuk dan habisi Balku sekarang, jika kalian berhasil mengalahkannya serahkan dia hidup-hidup dihadapan ku."


Balku terkejut melihat dua orang yang dihadapannya sekarang, dua orang tersebut namanya adalah Han dan Hem. Mereka adalah teman kecil dari Balku, Balku pun berteriak dan berkata kepada Diman??


"Berengsek kau Diman, apa yang kau rencanakan sekarang?? kau ingin mengadu domba kami hah.... Dasar pengecut kau, lemah.....; Apa yang kalian berdua lakukan disini, sudah aku katakan pada kalian untuk jauh-jauh dari Diman, kenapa kalian malah mendukungnya!! Apa kalian lupa dengan janji yang kita telah buat pada waktu itu."


Han dan Hem pun membalas perkataannya??


Balku pun berkata kepada mereka berdua??


"Jadi itu pemicu masalahnya, berengsek kau Diman...; Dasar pengecut kau manfaatkan orang lain demi kepentingan mu sendiri!! Kau kejam dan licik. Kalau begitu kalian tunggu apa lagi, serang aku, lalu hajar dan pukul aku tanpa ada keraguan dan penyesalan sedikit pun, apa boleh buat, ini demi kedua orang tua kalian Idiots, cepat kesini...; Teriak Balku dengan keras....


Han dan Hem pun langsung menghajarnya dengan penuh dendam dan amarah. Mereka tertawa dengan bibir yang terbuka lebar dan menikmati semuanya, Balku tidak mengetahui bahwa yang mereka bicarakan hanyalah kebohongan dan pengkhianatan belaka terhadap dirinya. Setelah Balku berhasil dilumpuhkan Han dan Hem pun memberitahukan semuanya kepadanya dan berkata??


"Kau Idiots sekali balku, inilah kelemahan mu?? Sekarang kau mudah dikalahkan hanya sedikit ucapan yang begitu sedih sehingga bisa menyentuh kepercayaan mu."


Balku membuka matanya dan Berkata kepada mereka berdua??


"Yang Idiots itu adalah kalian berdua, aku tidak sama sekali terpengaruh oleh pukulan lemah kalian. Pukulan seperti itu hanyalah pijitan bagi ku, sekarang kalian lihat seni bela diri yang sesungguhnya."


Balku menghajar mereka berdua namun lama kelamaan Balku kewalahan juga menghadapi bocah sikembar itu. Jika secara fisik mereka tidak bisa dikalahkan maka Balku mencari rencana untuk memisahkan mereka berdua dan menghajarnya one by one, Balku lari keterowongan yang gelap. Rencana Balku pun berhasil memisahkan Han dan Hem, sehingga Balku berhasil menghajar dan mengalahkan mereka berdua.


Kembali cerita Sharman, Abi dan An Idiots yang melawan Diman beserta anak buahnya. Mereka berlima saling melindungi satu sama lain, namun pada akhirnya mereka bentrok dengan anak buah Diman dan saling baku hantam satu sama lain. Semua anak buah Diman ditangani oleh Brayan, Yoga dan Randi, sedangkan disatu sisi Sharman dan Abi melawan pamannya yang bernama Diman.


Sebelum mereka baku hantam mereka berbincang-bincang dulu??


Sharman ?


"Hai.... paman, terimalah kekalahan mu sebentar lagi."


Abi ?


"Selamat paman tersayang, sedikit lagi kau akan hancur."


Diman pun membalas perkataan mereka berdua??


"Keponakan ku, lama tak berjumpa, apakah seperti itu cara menyapa orang tua!! Apakah itu didikan orang tua kalian...., Oh tidak, aku lupa kalian dibesarkan tanpa kasih sayang orang tua."


Perkataan Diman membuat Sharman dan Abi marah dan langsung menghajarnya, sekarang keadaan terbalik dua banding satu. Diman terkejut melihat gerakan Sharman dan Abi sama..... dan berkata??


"Sekarang aku mengetahuinya, kalian berdua bukan hanya kembar saja, tapi kalian juga terhubung satu sama lain."


Diman merencanakan sesuatu untuk memisahkan mereka berdua dan rencananya pun berhasil memisahkan Sharman dan Abi.


Sharman terkena jebakan dan lalu mengurungnya disebuah sel yang sulit untuk dilewati sangat mustahil untuk keluar dari sel tersebut. Sekarang tinggal Abi sendirian saja yang melawan Diman seorang diri, Abi ketakutan, karena tanpa kekuatan dari seorang kakak dia hanyalah orang lemah dan tak berdaya.


Salah satu Algojo yang masuk ke sel untuk menghajar Sharman atas perintah Diman, Perkelahian Sharman dan Algojo itu pun berlangsung. Sharman dan Abi pun dihajar habis-habisan tanpa ampun sampai-sampai seluruh badan babak belur. Sharman begitu emosi dan bangkit lagi, lalu menghajar balik Algojo tersebut dengan pukulan dan tendangan berkali-kali, Abi pun mengikuti semua gerakan yang telah dilakukan oleh Sharman. Sharman yang melihat adiknya menghajar Diman dan sempat melihat adiknya yang mengikuti gerakannya tanpa sadar, Sharman mengerti mengenai tentang diri mereka berdua. Lalu Sharman kembali lagi menghajar algojo tersebut dengan penuh kemarahan dan sebaliknya Abi pun meniru semua gerakan pukulan dan tendangan Sharman yang barusan telah dilakukannya tersebut. Dan akhirnya Abi pun berhasil membuat Diman kalah dan tak sadarkan diri.


Perkelahian antar paman dan keponakan pun usai di menangkan oleh keponakannya sendiri. Sedangkan anak buah Diman berhasil dilumpuhkan oleh An Idiots dan disatu sisi Balku terjatuh dan bersandar didinding usai telah berhasil mengalahkan Han dan Hem hanya sendirian saja.


...Episode kali ini cukup sampai disini dan akan kembali di episode berikutnya yang berjudul "Pembebasan & Pertemuan."...