
Denny mempunyai seorang kakak yang dicintai dan disayangi oleh keluarganya, Kakak Denny yang bernama Abi Malik, Denny sangat menghormati Kakaknya dan mematuhui setiap keputusannya.
Pekerjaan Abi adalah seorang Artis penyanyi Rock yang banyak digemari oleh orang lain, dia seorang terkenal dan sukses pada masanya, kelemahan Abi adalah dia tidak bisa berkelahi dan takut dengan seorang wanita.
Abi ternyata di keluarga Denny hanyalah anak angkat dari orang tua Denny, dia tidak mengetahui rahasia tersebut, namun kedua orang tua Denny menganggapnya sebagai anak pertama mereka, karena Abi adalah anak yang baik, mandiri dan penurut kepada mereka beda jauh dari anak kandung mereka yang bernama Denny. Denny adalah anak manja yang selalu bergantung kepada kedua orang tuanya, apa pun keinginannya harus dipenuhi dan tercapai.
Wajah Abi dan bang Mico sama, dari ujung kepala sampai kaki sama persis selayaknya kembar dan yang anehnya lagi mereka terhubung satu sama lain. Misalkan si bang Mico memukul orang, si Abi pun ikut memukul juga.
An Idiots pun pergi menemui bang Mico, mereka mulai melakukan latihan. Mereka bertiga lalu melihat bang Mico yang sedang berlari karena dikejar oleh sekelompok pria bertopeng, mereka segera membantu bang Mico dan mengejar mereka sampai kesebuah bangunan Kono. Bang Mico bersembunyi disana, sedangkan musuh berpencar mencari dirinya, musuh tak sengaja bertemu mereka bertiga yang sedang mencari bang Mico juga, mereka saling menanyakan pria yang sama-sama mereka cari.
Pria bertopeng itu berkata kepada An Idiots?
"Apa kalian melihat pria yang lari kearah sini."
Brayan menjawab dengan kebingungan juga?
"Apa kau tahu juga seorang pria yang berlari kearah sini."
Pria bertopeng itu marah kepada An Idiots dan menjadikan mereka sandra untuk memancing Sharman keluar dari persembunyiannya dan pria bertopeng itu pun berkata sambil menodongkan senjatanya dan berteriak??
"Sharman keluar kau, jika kau tidak keluar dari persembunyian maka mereka bertiga akan mati disini."
Sharman alias bang Mico mendengar itu dan berkata dalam hatinya??
"Stupid!! ngapain mereka mengikuti aku sampai disini, sekarang situasi sudah tak aman lagi, kalau aku gak keluar mereka bertiga akan dalam bahaya, tapi kalau aku yang keluar aku yang dalam bahaya. Aku harus mencari akal untuk menyelesaikan masalah ini?? tapi bagaimana caranya!! ayo-ayo berpikir Sharman kau adalah seorang Mayor mana mungkin akan kalah disini;
Sharman pun mendapatkan ide, dia menyerahkan dirinya dan mengangkat kan kedua tangannya tanda bahwa dia menyerah.
Sharman pun berkata kepada pria bertopeng itu??
"Oke-oke aku menyerah, tapi lepaskan dulu mereka bertiga, ini adalah masalah antara kita, jangan pernah melibatkan orang lain dalam permusuhan kita."
Pria bertopeng itu pun melepaskan mereka bertiga, namun mereka bertiga malah menghajarnya balik dan merebut senjatanya dan memberikannya langsung kepada bang Mico alias Sharman.
pertempuran pun terjadi begitu lama. Mereka kehabisan peluru, sedangkan musuh tinggal lima orang, mereka berpisah dan mengalahkan musuhnya satu persatu.
Bang Mico yang begitu marah dan menamparnya dengan keras, ternyata si Abi yang sedang berbicara dengan seorang polisi dijalan malah ikut menampar pak polisi. Abi kebingungan dan meminta maaf kepada pak polisi, terus!! kembali ke Sharman dia menghajar dan menampar musuhnya sampai pingsan. Kembali lagi ke Abi, dia juga ikut menghajar dan menampar pak polisi sampai-sampai tak berdaya. Abi merasa bingung dengan keadaannya, dia merasa ada yang salah dalam darinya dan merasa keanehan yang dia alami sekarang, pak polisi yang sedang tepar dihajarnya langsung menyuruhnya pergi dari hadapannya, Abi terus meminta maaf dan lalu pergi meninggalkan pak polisi tersebut.
Abi mencoba mendatangi dokter dan memeriksa keadaannya, namun dokter itu menyebutkan bahwa dirinya tidak apa-apa "Malah kondisi mu sekarang baik-baik saja."
An Idiots pun berlatih PBB dengan bang Mico, disaat aba-aba latihan!! gerakan Yoga salah dan menjadi pusat perhatian bang Mico, bang Mico melihat gerakan Yoga yang salah melulu, langsung menamparnya dan berkata??
"Setiap aba-aba yang aku keluarkan dengarkan baik-baik harus pokos, jangan ada yang salah lagi, kalau kalian ada yang salah!! Maka aku selalu menampar wajah kalian terus, konsentrasi dan dengarkan aba-aba saya." kalian mengerti!!
Abi yang sedang duduk bicara kepada pak dokter juga malah ikut menampar pak dokter, pak dokter berkata??
"Apa yang kau lakukan ini, kau menamparku apa kesalahan ku"
Abi menjawabnya??
"Ini lah yang coba aku maksud dengan mu, aku tiba-tiba tidak bisa mengendalikan tangan dan pergerakan ku, jadi aku mohon pak dokter darimu sembuhkan aku dari penyakit seperti ini, Plisss."
Bang Mico yang begitu teliti sambil melakukan aba-aba nya memberi aba-aba untuk mereka "balik kanan" dia malah melihat Randi dan Brayan pun salah dalam balik kanan, bukannya balik kanan mereka malah "balik kiri" dan wajah mereka pun ditampar oleh bang Mico.
Kembali ke Abi yang sedang memohon-mohon kepada pak dokter, tapi dia malah menampar pak dokter dua kali apa yang sedang bang Mico lakukan kepada Brayan dan Randi tadi.
Pak Dokter ketakutan dan menyuruhnya pergi dari hadapannya sekarang, namun Abi terus memohon kepadanya, pak dokter yang sedang kesal dan marah tidak terima atas apa yang Abi perlakukan terhadap dirinya, dia pun berlari dan pergi meninggalkan Abi.
Abi kebingungan apa yang terjadi kepadanya, dia putus asa dan dia lalu pergi kesebuah danau untuk menenangkan hatinya sambil melempar batu ke air. Adiknya yang bernama Denny menghampirinya mereka saling curhat satu sama lain.
Denny curhat tentang apa yang dia hadapi sekarang di kampus dan Abi pun curhat apa yang dia hadapi sekarang, mereka saling curhat satu sama lain, hubungan mereka makin erat selayaknya Kakak adik kandung sendiri. Denny berkata kepada kakaknya??
"Kak,, aku di kampus mempunyai musuh, dan musuh ku selalu mengalahkan ku berbagai hal, padahal mereka cuma seorang Idiots yang tidak bisa apa-apa."
Kakaknya pun menjawab perkataan adiknya??
"Kau jangan pernah memanggil orang seperti itu apa lagi kau memanggilnya dengan sebutan Idiots, tidak seharusnya kau meremehkan mereka, siapa tahu mereka lebih pandai dari pada dirimu, buktinya mereka mampu mengalahkan mu berbagai hal, padahal kau pandai dan mereka hanya seorang Idiots, kenapa kau malah kalah dengan orang yang Idiots??
Sang adik menjawab??
"Kau benar ka, tapi pihak kampus sudah menjuluki nama mereka sebagai An Idiots sekarang, apa lagi kepemimpinan OSIS sekarang adalah Brayan. Mulai sekarang aku tidak akan pernah menganggap mereka hanya Idiots, tapi sebagai musuh bebuyutan ku, karena aku sudah berjanji kepada mereka, bahwa 5 tahun kedepannya setelah lulus di Universitas Apc elit ini tepat di tanggal 12 July. Aku menantang mereka siapa yang paling sukses nanti, maka dari itu aku ingin membuktikannya kepada mereka bertiga bahwa metode ku yang akan menang dan metode mereka yang akan kalah." dan iya kakak masalah mu sendiri sekarang apa sampai kau galau seperti ini dan duduk sendirian ditepi danau??
Sang Kakak menceritakan semuanya kepada adiknya mengenai masalah pribadinya sekarang??
"Kakak menghadapi masalah yang teraneh saat ini, Kakak tiba-tiba menampar seseorang, seakan-akan tangan dan pergerakan tubuh ini tidak bisa Kakak kendalikan, pagi tadi kakak menampar seorang polisi dan siang ini Kakak malah menampar seorang dokter, Kakak bingung menyelesaikan masalah ini."
Denny yang mendengar ungkapan dari sang kakak dia juga merasakan kesedihan di hati Kakaknya, dia menyemangati kakaknya dan berkata??
"Tidak usah terlalu dipikirkan kak, nanti akan kembali normal seperti semula, mungkin Kakak hanya kecapean saja. Karena selalu bekerja, lebih baik kita pulang dan sarapan, ayah dan ibu pasti sedang menunggui kita berdua untuk makan malam."
Abi yang mendengar perkataan adiknya yang memberi semangat dan perhatian terhadapnya itu, dia pun langsung pulang bersama adiknya untuk makan malam dan beristirahat di rumah.
...Episode kali ini cukup sampai disini dan akan rilis kembali di episode berikutnya yang berjudul "Balas Dendam"...