An Idiots

An Idiots
#12 : Kembar



Kemarahan Denny didengarkan oleh kakaknya Abi. Abi menghampirinya dan bertanya kepadanya, apa yang membuatmu marah sampai seperti ini??


Sang adik menjawab pertanyaan kakaknya?


"Kak, ini adalah mengenai musuh bebuyutan ku, anak buah yang aku suruh untuk menghajar mereka dan membalaskan dendam ku tidak berhasil, mereka telah lulus dibantu oleh seseorang. Padahal mereka hampir aku raih dan ku genggam dan ku jadikan mereka sebagai budak dan berlutut di kaki ku.


Sang Kakak menyangkal semua itu dan menyesehatinya??


"Balas dendam itu tidak baik adik ku, jika metode belajar mu ingin dianggap benar oleh orang lain, kau hanya cukup membuktikannya. Di balik kesalahanmu ini kau hanya akan membebani orang tua saja, dan iya aku sebagai kakak pribadimu saja tidak membiarkan adiknya dalam kasus besar. Jadi kakak harap kau jangan mengulangi perbuatan yang tidak terpuji ini, kau mengerti kan apa yang dimaksud Kakak mu ini;"


Denny hanya bisa menuruti perkataan kakaknya, tapi dalam hatinya yang paling dalam dia tidak ingin menghapus semua yang telah An Idiots lakukan terhadapnya pada Minggu depan, dia selalu mengingatnya setiap detik, setiap menit dan setiap jam.


Beralih kepada bang Mico yang meminta nomor telepon rumah Denny kepada mereka bertiga, Yoga pun memberikannya. Bang Mico menelpon nomor telepon rumah Denny yang kebetolan diangkat baik oleh kakaknya yang bernama Abi.


Abi menjawab telepon tersebut dan bertanya??


"Halo, ini dengan siapa ya?


bang Mico pun menjawab dan memperkenalkan dirinya terlebih dahulu??


"Saya adalah guru pelatih PBB dari Brayan, Yoga, dan Randi yang sudah melakukan kesalahan terhadap orang yang bernama Denny."


Abi menjawabnya??


"Oh iya, perkenalkan juga nama saya adalah Abi Malik, atas nama adik saya, saya meminta maaf kepada kalian berempat karena telah melakukan sikap yang sangat tidak terpuji itu, saya menyesalinya, jadi saya sekali lagi meminta maaf sebesar-besarnya. Untuk semua ke salah pahaman ini, saya mengajak kalian berempat untuk bertemu besok disebuah restoran.


Bang Mico pun menyetujuinya dan berkata??


"Oke siap, besok jam 3 sore kita akan bertemu direstoran yang didekat kampus mereka, kau tahu kan tempatnya??


"Oke, saya tahu tempatnya, jadi saya tutup dulu teleponnya!! Sampai berjumpa di jam 3 sore nanti, Jawab tegas dari Abi."


Mereka pun saling berjanji namun semua Denny termasuk An Idiots menolaknya mentah-mentah.


Abi berkata kepada Denny??


"Denny besok kita akan menemui mereka dan meminta maaf, kita akan bertemu besok disebuah restoran didekat kampus kalian. Jadi apa pun keputusan kakak hari ini telah bulat, tidak ada lagi yang kata-kata tidak mau; Kau harus datang besok tepat di jam 3 sore."


Begitu juga sebaliknya bang Mico berkata kepada An Idiots??


"Hai kalian bertiga, dengarkan baik-baik ini!! Kita besok di jam 3 sore nanti, kita akan menemui Denny dan kakaknya, kalian harus minta maaf duluan, aku harap kalian tidak keberatan akan hal ini, jika kalian menolak atau pun tidak menuruti perkataan ku, kalian bukan lagi bagian dari murid ku."


Mereka bertiga pada dasar awalnya tidak menyetujuinya cara bang Mico yang melakukannya ini, menurut mereka bertiga, pertemuan seperti ini tidak akan menyelesaikan masalah malah nanti akan memperpanjang masalah saja. Namun dalam tekanan dari bang Mico mereka hanya bisa menuruti perkataan dari bang Mico saja.


Keesokan harinya mereka bertiga pun pulih kembali, namun bekas memar yang ada di wajah mereka tidak menghilang. Lalu mereka berangkat ke kampus dan mengikuti pelajaran seperti biasanya, pertemuaan pertama OSIS pun dimulai, semua seluruh siswa Universitas Apc elit menanyakan kabar dari Brayan yang saat ini menjadi ketua mereka. Mereka melihat wajah Brayan penuh memar dan babak belur salah satu siswa menanyakan kepadanya, apa yang telah terjadi yang menimpa dirinya saat ini??


"Ketua OSIS yang terhormat saya ingin menanyakan sesuatu, Kenapa wajah ketua memar seperti itu??


Brayan pun menjawab??


"Pertanyaan seperti ini tidak perlu kau lemparkan kepada saya, biasalah!! Kau tidak tahu aja tentang anak laki-laki zaman sekarang itu bagaimana." Hidup di dunia ini keras bro??


Brayan pun menyampaikan pidatonya dihadapan orang banyak dan memberikan motivasi yang baik, Brayan berkata dalam pidatonya??


"Hai saudara/i ku, terimakasih telah mempercayakan saya sebagai ketua OSIS yang baru untuk kalian, aku akan menyampaikan sebuah kata-kata motivasi yang bagus untuk kalian." ???


°Tindakan menyalahkan hanya akan membuang waktu, sebesar apapun kesalahan yang kalian timpakan kepada orang lain, dan sebesar apapun kalian menyalahkannya, hal tersebut tidak akan mengubah diri kalian sendiri. Ambillah risiko yang lebih besar dari apa yang dipikirkan orang lain itu aman, berilah perhatian lebih dari apa yang orang lain pikir itu bijak dan bermimpilah lebih dari apa yang orang lain pikir masuk akal.


°Jangan pernah menyerah ketika kalian masih mampu berusaha lagi, tidak ada kata berakhir sampai kalian benar-benar berhenti mencobanya dan Jangan pula menganggap remeh hal-hal yang terdekat dengan hati kalian, rangkullah mereka seperti sama berharganya dengan hidup kalian, karena tanpa mereka hidup adalah sia-sia.


°Pertama kita harus membentuk kebiasaan dan kebiasaan itu lah yang akan membentuk kita.


Kalahkan kebiasaan buruk kalian, atau mereka akan mengalahkan kalian. Sebuah permata tidak akan dapat dipoles tanpa gesekan, demikian juga seseorang tidak akan menjadi sukses tanpa tantangan. Jika kalian bisa memimpikannya, kalian pasti bisa melakukannya. Semua mimpi kita bisa jadi kenyataan, jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya. Sukses bukanlah akhir, kegagalan bukanlah fatal, yang terpenting adalah keberanian kalian untuk mencoba atau melanjutkannya dan kalian pula harus memiliki Kepercayaan diri karena dengan kepercayaan itu lah yang bisa melahirkan kekuatan."


Seluruh siswa yang mendengar itu langsung memberinya tepuk tangan yang meriah.


"Pak Direktur sekaligus Dosen tertinggi diantara dosen lainnya yang bernama prof Covidir panswaraiw biasa seluruh siswa memanggilnya dengan sebutan nama Pak Covid"


Pak Covid yang melihat Brayan yang sedang berbicara diatas mimbar dan melihatnya dari kejauhan tidak menyukai Brayan dan merasa ingin menjatuhkan harga diri Brayan. Namun dia hanya bisa bersabar dan menunggu waktu yang tepat untuk mempermalukannya dan mengerjainya, setiap upaya yang dilakukan oleh Pak Covid untuk menjatuhkan dan membuat Brayan untuk malu dihadapan murid semuanya selalu gagal.


Brayan disenangi oleh seluruh siswa kecuali satu orang ialah Denny!! jam terus berjalan, tibalah saat nya jam 3 sore. Bang Mico, An idiots dan Abi, Denny mereka bertemu disebuah restoran yang didekat kampus. Setelah mereka bertemu, bang Mico dan Abi terkejut melihat wajah mereka sama dari ujung rambut sampai kaki. Brayan, Yoga, Randi dan Denny pun tercengang dan terkejut melihat bang Mico dan Abi mirip wajahnya bagaikan pinang dibelah dua, mereka pun akhirnya saling memegang wajah satu sama lain dan merasa kegembiraan dan berpelukan. Semua masalah dari An Idiots dan Denny pun dilupakan begitu saja, semakin senangnya mereka bertemu dan memiliki wajah yang sama.


...Episode kali ini cukup sampai disini dan akan rilis episode berikutnya yang berjudul "Asal Usul Dari Anak Kembar"...