
Akhirnya mereka berhasil melalui rintangan yang pertama, sekarang mereka berlima berkumpul dibawah saluran pipa air untuk menyusun siasat dan rencana kedua mereka.
Abi lalu membuka peta lagi dan memperhatikan setiap petunjuk peta yang sudah digambarkan sedemikian sama rupanya. Sharman alias bang Mico menyusun rencana yang dimana misi atau rintangan kedua ini, harus berhasil tanpa sepengetahuan anak buah dari Diman, setelah mereka diskusi begitu panjang dan begitu lama juga, mereka akhirnya memulai aksinya dan bergegas.
Mereka terus berlari!!! Sampailah mereka disebuah terowongan yang terbagi menjadi 3. Mereka bingung untuk memilih jalan yang mana?? Yang harus mereka lalui, Brayan pun berkata??
"Apa-apaan ini tidak sesuai dengan rencana yang kita susun dari awalnya tadi."
Abi pun mengomentari perkataan si Brayan??
"Aku pun tidak tahu mengenai hal ini, tapi peta disini
tidak ada yang menunjukkan atau menggambarkan ada terowongan lain lagi."
Brayan pun berkata??
"Apakah mungkin petanya dari produk gagal."
Bang Mico pun langsung memotong pembicaraan mereka??
"Aneh-aneh aja kau, tidak ada sistemnya peta itu produk gagal."
Brayan pun membalas perkataannya??
"Lah, Buktinya sudah ada didepan mata!! Coba bang Mico lihat peta disini, cuman menggambarkan satu terowongan saja. Kenapa setelah kita sampai disini ada dua terowongan lagi, bisa jadikan petanya dari produk gagal."
Bang Mico pun tidak ingin terus mendekatinya dan mengiyakan setiap perkataan Brayan walaupun setengah kesal. Seorang prajurit ini terdiam sesaat dan memikirkan sesuatu dalam pikirannya, bang Mico menyusun rencana baru untuk lainnya. Bang Mico berkata kepada mereka berempat??
"Mungkin sekarang peta ini tidak bisa untuk membantu kita lagi, dilihat dari terowongan ini, mungkin baru-baru ini saja telah dibuat. Jadi aku akan sedikit merubah rencana kita, jalan satu-satunya biar lebih cepat dan mempersingkat waktu kita untuk menyelamat kedua orang tua kami. Kita harus terpisah dan ingat aku akan memberi kalian kode dan sinyal selama kita terpisah, melalui alat komunikasi ini kita bisa berbicara dari jarak jauh sekali pun, tapi ingat alat komunikasi ini jangan sampai terkena air atau pun hilang."
Alat untuk berkomunikasi dari jarak jauh ini adalah dikenal dengan Alat HT (Handy Talky).
Mereka pun menyetujui rencana dari bang Mico tersebut!! Abi mengambil terowongan tengah, lalu bang Mico mengambil terowongan kanan dan sedangkan An Idiots pun mengambil terowongan kiri.
Dimana terowongan kiri yang diambil oleh An Idiots tersebut, terowongan jalan sebenarnya yang bisa menuju dimana Ayah dan Ibu si kembar dan penduduk disekap dan dikurung bertahun-tahun. Tapi terowongan itu pun banyak rintangan yang berbahaya, salah sedikit saja nyawa taruhannya.
Randi, Yoga dan Brayan terus berjalan ditengah kegelapan!! Yoga lalu ditengah panik dan ketakutan tidak sengaja terinjak sebuah kode darurat, dimana semua jebakan yang sudah disiapkan aktif secara otomatis. Sebuah panah melayang diudara dan hampir Brayan bisa menghindarinya, situasi makin gawat mereka bertiga menggunakan salah satu HT nya dan mencoba untuk menghubungi bang Mico dan Abi supaya untuk menyelamatkan mereka. Tapi sayang seribu sayang HT Randi dan HT Yoga terjatuh dalam air, kini mereka hanya bisa berharap dari HT Brayan yang tersisa sekarang.
"Tes,...... tes,.......1 2 3 0 1, Cek..., cek?? bang-bang, apakah bang Mico mendengar suara ku."
Iya aku mendengar mu, jawab bang Mico
"Bang aku memberi informasi yang baik, ternyata terowongan yang kami lalu tadi menuju sebuah pintu besar yang terbuat dari bahan emas dan berlian yang berkilau." ungkap oleh Brayan kepada bang Mico
Bang Mico yang mendengar itu merasa penasaran dan menghubungi Abi juga untuk menyusul dan menemui An Idiots. Mereka pun sudah sampai menemui An Idiots dan berkata??
Mana pintu yang kalian maksud tadi?? berkata bang Mico dengan nada keras;
Abi dan Sharman yang menatap pintu tersebut takjub dan mata keduanya menatap begitu dalam dan berkata??
"Ini yang disebut keajaiban"
Abi yang ingin menyentuhnya namun ditahan oleh Randi??
"Jangan disentuh dulu, aku akan mencoba menelitinya lebih lanjut?? Apakah kalian tidak merasa aneh kenapa pintu ini diciptakan ditempat seperti ini." Ujar Randi berkata begitu tegas dan percaya diri;
Randi memeriksa dan meneliti setiap sudut bangunan pintu tersebut, Randi menyatakan bangunan pintu ini ternyata memang benar-benar asli terbuat dari emas, tapi dari segi berliannya ini hanyalah jebakan belaka untuk membodohi kita semua, dimana kalau kita sekali sentuh saja berlian ini, maka lampu darurat akan berbunyi dan kita akan tertangkap basah oleh anak buah Diman. Jadi usahakan Kau Brayan kalau ingin mematahkan Kode ini, jangan sampai sama sekali menyentuhi berlian tersebut, maka kita akan tertangkap.
Brayan yang mendengar itu hanya bisa mematuhi dan mempercayainya, Brayan mulai ingin mencoba untuk membuka segel tersebut secara berhati-hati. Tapi sayang seribu sayang kemenangan belum ada dipihak mereka sekarang, karena si Yoga tidak sengaja menyentuh berlian tersebut sehingga membuat kondisi makin gawat.
Anak buah Diman yang sedang berjaga di lokasi tersebut pun tiba-tiba mendengar suara lampu darurat didalam terowongan bawah tanah dimana penyusupan telah dilakukan, anak buah diman segera kesana dan siap-siap untuk bertempur melawan penyusup tersebut.
Brayan, Randi, Yoga, Sharman dan Abi pun segera berlari dan berpencar satu sama lain untuk bersembunyi, lalu mereka berlima melihat anak buah Diman yang sedang mengepung seluruh lokasi tersebut dan mencari mereka.
Anak buah Diman salah satu kepercayaannya melaporkan semua itu kepada Diman "Bahwa markas, pulau dan desa mereka telah kebobolan oleh seorang penyusup profesional."
Diman marah mendengar hal itu dan memerintahkan seluruh pasukan anak buahnya untuk menangkap siapa pelaku yang berani menyusup kedaerah kekuasaannya. Diman marah besar dan memperketat seluruh keamanannya termasuk ruangan sel yang mengurung dimana kedua orang sikembar dan penduduk disekap dan disiksa oleh nya.
Anak buahnya pun melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh bosnya, mereka membagi semua anggotanya dan memperketat keamanannya. Sedangkan An Idiots, Abi dan bang Mico hanya bisa sembunyi untuk sementara ini, mereka berkomunikasi hanya bisa lewat dari HT nya masing-masing.
Episode kali ini cukup sampai disini saja dan akan rilis kembali di episode berikutnya yang berjudul "Perkelahian antar paman & Keponakan."