An Idiots

An Idiots
#4 : All Is Well



Masih tetap di suara Yoga yang menceritakan kepribadian Brayan;


Brayan tidak sama seperti kami, kami setiap paginya selalu berebut kamar mandi, selalu antrian. Tapi Brayan dia berbeda dimana pun tempatnya di situ dia mandi, "dasar konyol". Dia mandi dihalaman sekolah tanpa ada rasa malu, teman kelas lainnya dan dosen pun yang melihat dia mandi dihalaman sekolah memasang raut wajah yang aneh. Tapi dia tetap mandi tidak menghiraukan apa perkataan orang lain dan juga apa pun barang yang dia temui pasti selalu rusak, dia terlalu terosebsi tentang Mesin dan juga terlalu terosebsi sebagai paskibra. itulah Brayan dia unik dan lucu itu yang membuatku makin penasaran sama dia.


Hari ini adalah hari Selasa, pertama kali kami masuk jadwal pelajaran yang dibimbing oleh Pak Dirmanto. Dia adalah seorang ahli teknisi mesin, dia sedang menjelaskan dan menyampaikan materinya kepada kami, kami hanya diam dan mendengarkan Pak Dirmanto berbicara didepan. Namun Pak Dirmanto melihat Brayan yang sedang senyum-senyum melihat dia yang sedang menjelaskan, pak Dirmanto bertanya kepadanya ?


Pak Dirmanto : apa yang sedang kau tertawakan


Brayan : saya pak ?


Pak Dirmanto : iya kamu? apa yang sedang kau tertawakan dari saya.


Brayan : saya suka dengan penjelasan bapak!


Pak Dirmanto : apa kau kira ini sebuah staf komedi yang kau tertawakan, saya ingin bertanya kepadamu apa pengertian Mesin?


Brayan : pengertian Mesin itu adalah membantu dan mempermudah manusia pak? Contohnya seperti lampu! bapak lihat lampu diatas, kalau tidak bercahaya, kelas ini akan gelap, itu semua karena mesin pak, ada juga pak? lihat kipas angin dia berputar setelah menerima tegangan listrik, tanpa kipas angin kita kepanasan dirumah, itu semua karena mesin juga pak, dan lihat sleting celana saya ini pak, ini juga sebuah mesin pak, jadi manusia itu selalu membutuhkan tenaga mesin, karena mesin itu adalah mempermudah pekerjaan manusia;!


Seluruh kelas ketawa melihat Brayan yang memperagakannya, dia buka tutup sleting celananya dihadapan Pak Dirmanto, Pak Dirmanto yang melihat itu langsung marah dan melemparnya dengan sebuah pulpen dan menyuruhnya keluar dari kelas. Pak Dirmanto berkata?


Pak Dirmanto : tidak bisa kah kau menjelaskannya dengan bahasa yang sederhana, Idiots! siapa yang bisa jawab pengertian mesin?


Denny mengacungkan tangannya, Denny menjawab pertanyaan Pak Dirmanto


Denny : Mesin adalah alat baik secara mekanik maupun elektrik yang mengirim atau mengubah energi untuk mempermudah pekerjaan manusia.


Pak Dirmanto yang mendengar jawaban Denny merasa puas, dia membanggakan Denny dan merendahkan si Brayan padahal jawaban Brayan bagi ku lebih jelas dari pada penjelasan si Denny, kata yoga.


Pak Dirmanto : ini yang ingin aku dengar, bagus Denny? jawaban mu sesuai definisi!


Pak Dirmanto melihat Brayan yang sedang meledeknya saat berbicara dan langsung melemparinya, Brayan pun berkata dan mendebatnya?


Brayan : apa salah saya pak?


Pak Dirmanto : kau salah dalam menjelaskan dan menggunakan bahasa yang tidak mudah dimengerti? saya tidak suka bahasa Anda;


Brayan : Saya menjawab sesuai dengan kenyataan pak, sedangkan dia menjelaskan cuman terpaku dengan buku.


Pak Dirmanto : Oh jadi kau merasa hebat lebih pintar dari buku begitu;


Brayan : tidak seperti itu pak? bapak salah paham;


Pak Dirmanto : keluar idiots dari sini, saya akan laporkan kau sama Pak Covid;


Brayan pun keluar dari kelas, namun dia kembali lagi dan berbicara begitu cepat sampai Pak Dirmanto terdiam dan kebingungan, Brayan membalas kembali perkataan Pak Dirmanto;, Brayan berkata?


Brayan : Kau disana membawa perpustakaan yang sedang disusun menuju rumah yang begitu indah, aku yang disini melakukan sesuai dengan buku nomor perpustakaan.


Pak Dirmanto : apa yang sedang kau bicarakan ini?


Brayan : bukan kah bapak tidak suka Bahasa saya;


kami seluruh kelas pun tertawa melihat tingkah lakunya yang mempermainkan Pak Dirmanto, ternyata Brayan hanya ingin membalas perkataan Pak Dirmanto yang mengatakan dia " saya tidak suka dengan bahasa anda". Dia langsung lari keluar dari kelas, Brayan selalu dikeluarkan dari kelas!. Karena menurut dia belajar bisa dimana pun; itu lah Brayan dia berbeda dari siswa lainnya.


Tony : Pak lihat hasil karya saya, apakah saya akan lulus tahun ini dan menjadi insinyur?


Pak Covid : apa yang kau katakan, boleh aku pinjam Hp mu dan menelpon Ayahmu disana?


Tony : yang benar pak, ini telepon saya pak?


Pak Covid pun menelpon ayah Tony dan berkata :


Pak Covid : Halo? selamat sore, saya dari kepala sekolah Universitas Apc elite, ingin mengasih tahu anda sesuatu?


Ayah Tony : Halo; selamat sore juga, oh iya ada apa ya, apakah anak saya akan lulus tahun ini?


Pak Covid : Tidak? karena anak mu membuat pesawat yang aneh dan tidak masuk akal. Jadi anak mu tahun ini tidak lulus;


Ayah Tony : Apa!!! tidak lulus;


Tony yang mendengar Pak Covid berbicara seperti itu langsung berkata?


Tony : apa salah saya pak?


Pak Covid : kesalahan mu adalah kau membuat pesawat yang aneh dan tidak masuk akal,.


Tony : lalu apa hubungannya pak, ini sebentar lagi akan selesai pak; saya muhun kepada bapak tolong kasih saya kesempatan lagi untuk memperbaikinya;


Pak Covid : tidak? sekali saya bicara semuanya harus menuruti nya karena perkataan saya adalah mutlak; aku ingin bertanya kepada mu, kau membuat itu berapa lama?


Tony : seharian pak!


Pak Covid : nah itu kesalahan mu, kau menghabiskan waktu mu hanya membuat pesawat yang aneh? kau tidak diluluskan tahun ini;


Tony : tapi pak, saya muhun kesian ayah saya yang disana mengharapkan saya sebagai insinyur, jika dia tahu aku benar-benar tidak lulus pasti akan menyakiti hatinya.


Pak Covid : itu urusan mu kepada Ayah mu, aku hanya melakukan apa yang terbaik untuk murid ku!!!, kau mengerti itu;


Tony yang mendengar itu merasa sedih dan kecewa dia membuang proyek berharganya di tong sampah, Brayan dan Yoga yang ada disana mendengar pembicaraan Tony dan Pak Covid,. Dia mengambil proyek yang dikerjakan Tony dan memperbaikinya dikamar. Randi yang melihat Brayan yang sedang memperbaiki proyek Tony tersebut dan berkata?


Randi : kau sedang apa membawa proyek Tony?


Brayan : ini adalah proyek yang luar biasa, ini ditambahkan sedikit alat dan dua antena dan menyatukan nya dengan sebuah remote control ini akan selesai, dengan kata "All Is Well" (Semuanya akan baik-baik saja).


Randi : terus apa hubungan dengan kata "All Is Well" dengan penemuan itu.


Brayan : kau harus percaya dengan kata "Al Is Well". aku yakin kata ini akan berguna bagi orang banyak, saat dalam keadaan menghadapi masalah dan terdesak. Dan penemuan Tony ini aku akan sempurnakan dan akan ku tunjukan kepadanya.


Yoga : Brayan? tapi aku lihat bentuknya seperti helikopter, karena setiap kiri kanan pondasi dikasih empat baling, tapi tidak serupa seperti helikopter pada umumnya;


Brayan : kau benar ga? ini adalah seperti Helikopter mini, karena ada baling nya, jadi aku akan kasih nama proyek Tony ini dengan sebutan "Drone".


...Episode kali ini cukup sampai disini, dan akan rilis di episode berikutnya yang berjudul "Kemarahan"....


...Ig : Muhmd_Ismid...