
Randi pun kembali lagi sekamar sama Brayan dan Yoga, lalu mereka bertiga bersiap-siap untuk pergi ke kampus bareng. Mereka yang sudah berada di kampus melihat segerombolan siswa rame kumpul di mading, mereka bertiga pun merasa penasaran dan melihatnya, ternyata di mading ada sebuah sumber informasi tertulis yang disahkan oleh Pak Covid sendiri bahwa pihak Universitas Apc elite, mengadakan lomba cerdas cermat!! Siapapun yang menjadi pemenangnya akan dinobatkan sebagai ketua OSIS yang baru untuk menggantikan posisi Tony yang sudah tidak ada lagi.
Yoga dan Randi memaksa Brayan untuk ikut daftar, namun Brayan menolaknya. Brayan berkata?
Brayan : Aku tidak ingin menjadi ketua OSIS, aku tidak tertarik sama sekali!!
Yoga dan Randi pun terus memaksa Brayan!! Yoga berkata??
Yoga : Ayolah Bray, ikut daftar dalam pemilihan OSIS ini, kau buktikan kepada Dosen arogan itu bahwa kau tidak lah idiots tapi seorang jenius;
Brayan : Mencari pengakuan dan diakui oleh orang lain tidak semudah membalikan telapak tangan teman!! banyak perjuangan dan pengorbanan yang harus dilakukan? setelah kau berhasil melewat tahap itu, baru kau dapat pengakuan dari orang lain.
Yoga : Setidaknya kau coba dulu, kau tenang saja aku sama Randi pasti akan mendukungmu, kalau perlu muka belakang sekalian.
Randi : Betul itu Bray, kita memang idiots dan saatnya kita buktikan kepada mereka bahwa idiots ini pun bisa berhasil dan sukses.
Brayan yang mendengar dua sahabatnya bicara seperti itu dia mencoba mewujudkan keinginan mereka. Mereka pun langsung menghampiri panitia dan mendaftarkan diri, panitia pun berbicara kepada Brayan "Jadi kau ikut serta dalam bagian pemilihan ketua OSIS ini." Brayan menjawab??
Brayan : Iya, padahal ini bukan keinginan ku;
Panitia : Lalu untuk apa kau mendaftarkan diri?
Brayan : Ini kemauan teman saya, jadi saya mencoba mewujudkan keinginan mereka!!
Panitia : Oke!! Ini formulirnya, silahkan isi kalau sudah selesai serahkan kepada saya.
Brayan : Baik!! kak Panitia;
Formulir sudah dikumpulkan semuanya, yang mendaftar sebagai ketua OSIS, cuma dua orang saja, si Denny dan si Brayan. Mereka pun dipanggil oleh Panitia untuk mendengarkan Tantangan dan Peraturan untuk perlombaan nantinya!! Panitia pun berkata??
Sebelumnya saya perkenalkan diri dulu, Nama saya adalah Atom. Saya adalah Kaka Senior kalian, kalian boleh memanggil saya dengan sebutan kak Atom. Saya dipercayakan oleh pihak sekolah untuk mengurusi pendaftaran formulir dan menyampaikan tantangan dan peraturan perlombaan nanti. Nah jadi saya akan menjelaskan kepada kalian mengenai tantangan dan peraturan perlombaan kali ini.
Ada 3 peraturan dan tantangan setiap calon peserta??
Tantangan pertama kalian harus ikut kontes "cerdas cermat" melawan tim lainnya, nah pada babak pertama ini, kalian harus memilih dua teman untuk membantu kalian dalam menjawab pertanyaan yang dilempar oleh para petugas nanti, setiap tim harus memiliki Nama timnya masing-masing. Jadi pilihlah teman yang betol-betol pandai dalam berkata-kata dan wawasannya yang jauh, peraturannya setiap calon peserta tidak boleh melakukan kecurangan seperti nyontek jawaban dan kata-kata dari internet maupun buku, jika ketahuan maka kalian akan diskualifikasi dan dinyatakan gugur dalam babak pertama ini.
Tantangan yang kedua adalah "berpidato" kalian harus berpidato didepan orang banyak selayaknya sebagai seorang pemimpin, setiap pidato calon peserta akan dinilai oleh masing-masing para petugas, pidato siapa yang paling bagus dan bermotivasi maka dialah yang dinyatakan sebagai pemenang ditahap kedua ini, peraturan yang kedua ini tidak boleh saling menjatuhkan nama orang lain atau pun tim lawan, jika dia melanggar peraturan tersebut, maka dia akan dinyatakan kalah dalam babak kedua ini.
Dan tantangan yang ketiga adalah "Menjawab setiap pertanyaan para Dosen" jawaban siapa yang memuaskan hati dosen dan masuk akal, dia akan menjadi pemenangnya. Babak ketiga ini tidak ada peraturannya kalian bebas memilih menjawabnya seperti apa; Yang kalian harus ingat babak ketiga ini adalah memuaskan dan meluluhkan hati setiap dosen dengan jawaban kalian sendiri.
"Saya harap kalian mengerti apa yang saya sampaikan tadi, selamat berjuang untuk kalian calon ketua OSIS yang baru." Ujar Kak Atom untuk mereka berdua.
Brayan dan Denny pun bertemu lagi setelah kejadian tadi malam, Denny masih dendam sama Brayan dan Denny pun berkata?
Denny : Hai idiots!! siap-siap kalah dalam perlombaan nanti, ini kesempatan saya akan mengalahkan mu dan membuktikan bahwa metode saya akan menang dan metode mu akan kalah.
Brayan yang mendengar itu hanya diam saja dan tidak ingin membalas perkataan Denny, Brayan tidak terlalu serius menanggapi ucapan Denny tersebut.
Perlombaan babak pertama pun dimulai dengan "cerdas cermat" Brayan memilih Yoga dan Randi sebagai timnya dan mereka pun menamai timnya dengan nama tim Idiots, Sedangkan Denny memilih dua teman kepercayaannya yang mendapatkan gelar dikelasnya sebagai orang yang terpintar mereka menamai timnya dengan nama tim Pintar.
Perlombaan pun dimulai dimana para petugas melemparkan sebuah pertanyaan yang sulit dijawab dan mustahil.
Tim Idiots dan Tim Pintar pun kebingungan, mereka saling berdiskusi sama timnya sendiri. Tim Pintar pun menjawab terlebih dahulu yang diwakili oleh temannya Denny yang bernama Barwey??
Tim Pintar : Jika Mesin itu bersuara kenapa tidak memiliki mulut?? Barwey berkata?? Jujur bagi kami pertanyaan seperti ini sangat mudah "karena mesin merupakan sebuah kesatuan yang terdiri dari beberapa bagian-bagian komponen yang tentu akan saling terhubung satu dengan lainnya. Setiap komponen-komponen tersebut memiliki fungsinya tersendiri, nah maka dari itu tanpa fungsi dari yang lain mesin tidak akan pernah hidup dan bersuara.
Para petugas pun menilai menerima pendapat jawaban dari Tim Pintar.
Dan Tim Idiots pun menjawab pertanyaan dari Para petugas yang diwakili oleh Randi?
Tim Idiots : Jika Mesin itu bersuara kenapa tidak memiliki mulut?? Randi menjawab? Karena Mesin hanyalah benda untuk mempermudahkan aktivitas manusia, kenapa mesin itu bersuara? karena dia adalah sebuah alat yang menerima energi dari setiap komponen-komponen tersebut, memang benar kata Tim Pintar. Setiap komponen-komponen memiliki fungsinya tersendiri tanpa kalian ketahui mesin tanpa bahan bakar tidak akan pernah hidup. Jika mesin itu bersuara kenapa tidak memiliki mulut, itu karena mesin hanyalah sebuah benda bukan manusia yang memiliki mulut. Simpel kan jadi tidak perlu diperdebatkan;
Para petugas pun terdiam mendengar jawaban dari Tim Idiots yang masuk akal. Para petugas pun menyatakan Tim Idiots pemenang dari babak pertama ini. Tim Pintar pun tidak terima dan mendebatkannya namun Para petugas tidak memperdulikannya "Keputusan kami adalah mutlak, kalian harus menerimanya dengan ikhlas".
Babak pertama pun dimenangi oleh Tim Idiots;
Lanjut ke babak kedua "Berpidato" Setiap Ketua tim maju dan berpidato dihadapan seluruh siswa Universitas Apc elit dan disaksikan oleh semua dosen.
Denny pun tampil pertama dengan membawakan pidatonya, dia berpidato dengan baik dan bagus tanpa ada kesalahan sama sekali, pidatonya yang berjudul "kepandaian seseorang tidak diukur dari nilai ****perbuatannya****."
Namun pidato itu pun harus bersaing dengan pidato Brayan yang berjudul "Keyakinan". Pidato tersebut yang berisi??
"Kita dilahirkan Didunia tidaklah sempurna, setiap seseorang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Di balik kesuksesan seseorang, kita selalu didampingi oleh orang yang kita percayai dan kepercayaan ini lah yang menimbulkan keyakinan didalam dirinya. Bahwa kau berhak untuk berteman kepada siapa pun, tanpa harus membandingkan dan memilihnya, ini bukan teori. Tapi ini adalah tentang keyakinan seseorang yang menganggap bahwa dirinya telah diciptakan untuk membantu orang lain."
Seluruh siswa pun bertepuk tangan untuk pidato Brayan, walau pidatonya dan pidato Denny dengan nilai yang sama.
Pidato mereka membuat Para petugas sulit untuk memilih siapa pemenang dari dua belah pihak, namun mereka harus adil dan memberi nilai yang sama. Sudah dipastikan babak kedua ini Tim Pintar dan Tim Idiots seri.
Lanjut ke babak Ketiga "Menjawab setiap pertanyaan para Dosen." Dimulai dari Pak Wanto dia mewakili seluruh para dosen untuk bertanya, kecuali Pak Covid!!
Pak Wanto yang bertanya "Jika kalian pandai kenapa harus masih disekolahkan."
Tim Pintar pun lagi dan lagi menjawab lebih dulu yang diwakili oleh Reyki!! Reyki menjawab?
Tim Pintar : Reyki menjawab pertanyaan dari Pak Wanto "Jika kalian pandai kenapa harus masih disekolahkan." jawab Reyki dengan penuh percaya diri "Karena kami ingin menjadi seorang yang sukses, orang tua kami pun mendukung hal itu. Pandai dan bodoh itu sudah ditakdirkan sejak lahir, jadi kenapa kita pandai masih disekolahkan?? karena orang tua ingin melihat anaknya melangkah lebih maju dan menyekolahkan nya lagi tahap yang lebih tinggi dan menjadikan anaknya menjadi orang yang sukses Didunia, maka dari itu orang tua kami menyekolahkan kami supaya menjadi seorang yang sukses.
Pak Wanto pun menjawab "Jawaban seperti itu kurang tepat, kau hanya melakukan sebuah teori dan logika saja, tapi tidak berdasarkan keyakinan dari hatimu."
Lanjut Tim Idiots yang menjawab pertanyaan Pak Wanto, yang diwakili oleh Yoga!! Yoga Menjawab
Tim Idiots : Yoga menjawab pertanyaan dari Pak Wanto "Jika kalian pandai kenapa harus masih disekolahkan." Karena menurut saya pribadi pak!! meskipun kita pandai, kita tetap harus memperbanyak mencari ilmu dan memperdalamkan pengetahuan; dengan ilmu yang berguna dan bermanfaat kepada orang lain, dengan ilmu dan pengetahuan itulah kita diberi kesempatan untuk membantu orang diluar sana yang tidak bisa apa-apa. Saya akui saya memang bodoh dalam pelajaran, tapi saya memiliki bakat lain untuk saya kembangkan dan saya bagikan kepada orang lain diluar sana. Saya tidak tertarik dengan dunia mesin saya hanya tertarik dengan penelitian hewan dan sebagai seorang penulis, karena ayah saya menyekolahkan saya di Universitas Apc elit ini, agar supaya saya mendapatkan juga pengetahuan tentang mesin dan menjadikan saya sebagai seorang insinyur, karena itulah saya yang asalnya tidak tahu tentang dunia mesin menjadi lebih tahu.
Pak Wanto pun berdiri dan bertepuk tangan jawabannya memuaskan hati Para Dosen, tapi tidak dengan Pak Covid;
Para petugas menyatakan bahwa Babak ketiga dimenangkan oleh Tim Idiots; Otomatis Brayan akan menjadi Ketua OSIS yang baru. Pak Covid tidak terima dengan keputusan ini dia memberi tantangan lagi kepada Tim Idiots dengan memberikan mereka tugas sebagai Paskibra dalam upacara penyambutan ulang tahun sekolah Unversitas Apc elit. Pak Covid berkata kepada Tim Idiots di seluruh dihadapan Siswa dan semua para Dosen?
Pak Covid : Kalian jangan senang dulu, masa-masa sulit kalian sebagai OSIS telah dimulai dari sekarang dan termasuk kau Brayan sebagai ketuanya, kau Brayan aku tugaskan sebagai Paskibra untuk melakukan upacara penyambutan ulang tahun ke 26 sekolahan kita atau penyambutan guru dan kalian bertiga lah yang akan mengurus semuanya tanpa ada bantuan dari orang lain, karena itu semua sudah tanggung jawab kalian sebagai OSIS dan termasuk kau Brayan yang sudah menjadi Ketuanya.
Tim Idiots pun hanya bisa menyetujuinya dan melaksanakan tugas yang diberikan oleh Pak Covid kepada mereka.
...Episode kali ini cukup sampai disini dan akan rilis di episode berikutnya yang berjudul "Seorang Prajurit"...