Adventure World Elements

Adventure World Elements
RASA SAYANG



Persiapan selesai, Zeta kini duduk di meja nya sambil membuka buku tebal.


Buku tebal dari academy sihir Sofia, sangat tebal dan berisi berbagai macam sihir.


Hewan sihir, sihir penyembuh, sihir alkemis, pembuat ramuan, dan banyak sihir lain nya.


Zeta, kenapa gadis itu bisa mendapat posisi ke dua teratas dari ratusan siswa?


jawaban nya karena gadis itu memiliki ingatan yang sangat kuat, setiap ia membaca ia akan otomatis mengingat semua bacaan nya walau hanya sekali lihat.


Dan sekarang, gadis itu sudah menghafal setengah dari buku tebal itu.


" Aaaaaaah, otak ku rasa nya mau meledak!! " Ucap Zeta sambil memegangi kepala nya yang sudah hampir batas nya.


"Zeta " Ibu Zeta masuk ke kamar Zeta dan memanggil lembut nama Zeta.


" Ya, ibu ada apa? " Tanya Zeta sambil mendekat ke ibu nya.


Ibu Zeta mengusap lembut kepala zeta, ia kemudian menatap manik mata Zeta dengan dalam.


" Anak ku, jangan terlalu memaksakan diri mu nak, pelan-pelan saja, jangan lupa untuk istirahat dan juga tidur yang cukup. " Ucap Ibu Zeta lembut.


Memang sistem academy sihir mewajibkan murid nya untuk tinggal di asrama yang di sediakan, bukan tinggal di rumah.


" Baik ibu, ibu tenang saja aku akan menuruti ucapan ibu, dan pasti akan menjaga diri ku dengan baik. " Ucap Zeta sambil tersenyum.


Ibu Zeta tersenyum dan mengelus lembut kepala Zeta.


Tatapan kasih sayang dan cinta dari mata sang ibu dapat di rasakan oleh Zeta, tapi bukan hanya itu, Zeta juga dapat merasakan tatapan khawatir dari mata sang ibu.


" Baiklah, besok ibu akan menyiapkan bekal mu." Ucap sang ibu.


" Sekarang, istirahat lah anak ku, pastikan kau tidur cukup untuk hari besar besok. " Ucap Ibu Zeta sambil mengecup kening Zeta dan pergi meninggalkan kamar Zeta.


Keesokan pagi nya Zeta sudah bersiap dengan seragam academy nya.


Seragam academy berwarna putih dengan almamater abu-abu dan serta rok pendek biru bergaris serta sepatu booth hitam dengan garis biru di sekeliling sepatu nya.


" Selamat pagi ibu. " Sapa Zeta sambil mendekat kepada sang ibu yang baru saja selesai memasak bekal makanan untuk Zeta.


" Selamat pagi anak ku, ini bawalah, bekal untuk mu. " Ucap sang ibu sambil memberikan banyak makanan juga buah.


Zeta hanya bisa tersenyum saja dan menyimpan semua makanan itu ke dalam ruang penyimpan nya.


Setelah nya Zeta sarapan bersama ibu nya dan setelah selesai Zeta bersiap untuk berangkat.


" Anak ku, bawa lah ini. " Ucap Sang ibu sambil memberikan jam saku berwarna perak dengan di hiasi dengan di hiasi kerlap-kerlip bintang berwarna biru biru azure yang cantik.


" Ini untuk apa? " Tanya Zeta sambil mengambil jam saku itu.


" Bawa lah, suatu hari itu akan membantu mu. " Ucap sang ibu lembut.


Sang ibu meniup telapak tangan nya dan mengelus kepala Zeta lalu mengecup kening Zeta.


" Apa tadi bu? " Tanya Zeta.


" Anggap saja jimat pelindung mu. " Ucap Sang ibu.


" Berhati-hatilah lah Zeta, jaga diri mu nak. " Ucap sang ibu.


" Baik ibu, aku berangkat. " Ucap Zeta.


Zeta sama sekali tidak mengerti tapi dia tidak mempermasalahkan itu, ia pamit kepada ibu nya dan langsung pergi dengan menggunakan sapu terbang.


" Kita mulai!! " Zeta berseru ria sambil memutar-mutar sapu nya dengan riang gembira.