Adventure World Elements

Adventure World Elements
UJIAN#5



Setelah itu Alaric pun berjalan keluar dari garis dengan mudah, ia menatap ke arah Zera yang menggembungkan pipi nya kesal.


" Apa? Aku mengikuti apa yang kau katakan, aku sama sekali tidak melukai nya. " Ucap Alaric.


Zera melihat ke arah Aoi yang duduk termangu dengan tatapan kosong.


Karena Aoi baik-baik saja, tim medis akhir nya membantu Aoi untuk duduk di pinggir dan memberi nya selimut agar tenang.


" Baiklah, mari kita lanjutkan, selanjut nya Zera dan juga Aria. "


Aria adalah pengguna element air, sedangkan Zera adalah pengguna element cahaya.


Setelah aba-aba dari dari Pak Dian di mulai, Aria langsung mundur dengan cepat dan menjaga jarak dari Zera.


Dia sengaja menjaga jarak, berarti bertarung jarak jauh ya.. Batin Zera.


Aria langsung meluncurkan serangan air seperti peluru, saat Zera menghindari serangan itu, Zera melihat serangan itu menembus dinding.


" Wah, serangan nya seperti peluru, terlihat lemah padahal sebenar nya serangan itu bisa saja menembus tubuh. " Ucap Zera.


Zera dengan gesit berusaha untuk mendekati Aria, tapi Aria yang merupakan petarung jarak jauh jauh pasti tidak akan membiarkan diri nya di dekati oleh musuh.


Setiap Zera berusaha mendekati Aria, Aria selalu saja membuat dinding atau melayangkan serangan nya.


Sedangkan Zera, dia sama sekali belum menggunakan kekuatan sihir nya.


" Huft.. baiklah, kalau di teruskan seperti ini pasti akan terlalu lama. " Ucap Zera yang kemudian berlari dengan cepat menuju Aria, di situ Aria langsung melayangkan serangan nya, namun saat melayangkan serangan nya, Zera tiba-tiba menghilang, bersamaan dengan Zera menghilang ada banyak cahaya putih seperti kunang-kunang yang bertebaran.


" Apa ini? " Aria sampai terkejut melihat Zera tiba-tiba menghilang dan malah muncul cahaya aneh.


Sampai akhir nya Aria pun keluar dari garis dengan kekuatan sihir yang hampir habis, ia menatap cahaya-cahaya itu yang kembali berkumpul dan berubah menjadi, Yaps.. Zera.


Semua murid jelas terkejut, di benak mereka saat ini sedang bertanya-tanya..


Bagaimana bisa ada kekuatan sihir yang sperti itu? Biasa nya kan kekuatan sihir selalu bisa di lawan dengan kekuatan sihir lain nya, bahkan meskipun kekuatan sihir itu dalam bentuk lain, tapi kekuatan sihir Aria jelas tidak bisa menghadapi kekuatan sihir Zera...


Mereka sangat kagum dengan kemampuan Zera..


Zera sama sekali tidak membuat Aria terluka, ia menggunakan kekuatan sihir nya mendorong Aria keluar dari garis secara perlahan.


Kontrol sihir yang bagus.


Setelah itu pertarungan di lanjutkan, Zera berjalan ke belakang dan duduk bersandar di sana, Alaric yang melihat itu langsung menghampiri Zera.


" Pertarungan yang bagus. " Ucap Alaric.


" Yah.. terima kasih, kau juga, pertarungan yang bagus tadi. " Ucap Zera.


" Hmm, ku pikir kau marah pada ku? " Alaric menatap ke arah Zera.


" Tidak, aku tidak marah, hanya saja sedikit terkejut. " Ucap Zera yang memilih untuk melihat pertarungan sihir di depan nya.


" Kau tau, sebenar nya aku sangat menantikan pertarungan kita, tapi malah kita sama sekali tidak berhadapan. " Ucap Alaric.


" Hahahaha, jika aku harus melawan mu maka pasti kau tidak akan menggunakan kekuatan sihir yang sama yang kau gunakan pada Aoi, kau pasti akan menggunakan kekuatan sihir yang lebih kuat. " Ucap Zera.


" Ku rasa aku bisa mengatakan hal yang sama pada mu. " Ucap Alaric.