
Hallo para pembaca👋🏻
°
°
°
°
°
Setelah selesai makan felly dan yang lainnya menuju ketempat pelelangan shen.
Terlihat banyak sekali kereta kuda dan keluarga bangsawan yang hadir, ada juga keluargaa kerajaan dari setiap kerajaaan.
Saat felly dan yang lainnya mendekat ketempat lelang tersebut lagi-lagi mereka menjadi pusat perhatian, tapi mereka acuh tak acuh.
Mereka berjalan masuk dan disambut seorang pegawai laki-laki.
"selamat datang dipelelangan shen tamu terhormat, boleh tunjukan kartu tanda pengenal" ucap pegawai tersebut sopan, karena saat melihat felly dan yang lainnya mereka merasakan aura yang kuat dan penampilannya yang seperti bangsawan tinggi, sebab itu mereka menanyakan identitas agar bisa mengantarkan ke ruangannya.
"hm kami tidak memiliki kartu identitas lelang, tapi kami ingin melelang barang" ucap felly datar karena ia sudah tahu apa yang dimaksud identitas.
"ah ternyata anda tidak punya, baiklah ikut pelayan rendahan ini ke tempat pengecekan barang yang ingin dilelang" ucap pegawai tersebut, ia juga sempat terkejut dengan jawab felly.
Mereka ber-4 berjalan ke sebuah pintu yang berada tepat diujung lorong tersebut.
"tok,,, tok,,, tok" pegawai tersebut mengetok pintu tersebut.
"masuk" terdengar suara pria paru baya.
"salam manager" salam hormat pegawai tersebut, dan yang dipanggil manager hanya melirik ke pegawai tersebut sebentar dan langsung beralih ke rombongan felly, manager tersebut tidak bisa merasakan kultivasi ke-3 orang ini.
"manager ada yang ingin melelang barang" ucap pengawai itu lagi.
Manager tempat lelang memandang rombongan felly dan yang lain dari atas sampe bawah, selain tidak bisa merasakan kultivasi mereka bertiga manager ini mengira palingan mereka hanya tuan dan nona muda manja dari keluarga bangsawan.
"kalau begitu saya pamit dulu manager" ucap pegawai tersebut menunduk hormat dan berlalu pergi.
"barang apa yang ingin kalian lelang" ucap manager malas.
"kami ingin melelang pill" ucap felly datar
"pill? Hahaha menara herbal kami menjual pill, kenapa kami malah harus melalang pill kalian?" ucap manager dengan nada meremehkan
"kau bisa liat dulu" ucap felly hanya tersenyum tipis sambil melambaikan tangan munculah 2 botol porselen.
"i,,,i,ini" ucap manager setelah membuka botol poselen bau obat yang sangat kental memenuhi ruangan, tangan manager tersebut bergetar.
"ini pil kecantikan tingkat tinggi dengan kemurniaan 100%" ucap manager terkejut.
"kalian tunggu disini sebentar saya akan menemui direktur dulu" ucap manager tersebut keluar dan segera berlari ke lantai atas.
...
"tok,,,tok,,,tok" pintu diketuk dari luar dengan tergesa-gesa.
"masuk" ucap suara paru baya dengan kesal.
"di direktur" ucap manager tersebut dengan nafas ngos ngosan karena berlari.
"ada apa manager ling" ucap pria paru baya tersebut dengan kesal.
"ini coba kau cek pill ini, ada yang ingin melelangnya" ucap manager yang dipanggil ling.
Direktur itu mengambil dengan enggan, saat dia membuka tutup botol porselennya ekspresinya sama dengan manager ling.
"pill ini, pill tingkat tinggi dan lagi kemurniaannya 100%" teriak pria paru baya tersebut langsung diri dari kursi kebesarannya.
"mereka ada diruanganku dir-" ucap manager terpotong karena direktur sudah menghilang.
...
Brakk
Suara pintu dibuka dengan kasar membuat orang didalam ruangan melihat kearah pintu, terdapat sesosok pria paru baya yang terengah-engah.
"maaf, apakah saya boleh tau pill yang ingin dilelang ini punya siapa?" tanya direktur setelah mengambil nafas dan berdiri dengan wibawanya, ia merutuki kebodohannya karena lupa akan sopan santunnya.
"punya saya" ucap felly datar.
"ah ternyata punya tamu terhormat kalo boleh tau, pill ini siapa yang membuat pill ini?" tanya direktur sopan, karena tidak mungkin gadis kecil didepannya yang membuatnya.
"saya yang membuatnya" ucap felly acuh tak acuh, membuat direktur tersebut terkejut.
"anda jangan bercanda dengan saya nona" ucap direktur tersebut dingin.
"terserah jika ada tidak percaya tak apa, saya tidak butuh anda percaya dengan saya" ucap felly cuek, direktur tersebut mencoba mencari kebohongan dimanik abu-abu milik felly, ia juga terkejut saat melihat manik-manik itu karena selain warnanya yang tak pernah orang miliki, dimanik tersebut direktur merasakan terimindasi.
"maafkan saya yang menyinggung anda tamu terhormat, saya terkejut karena ada seorang alcemis tingkat tinggi dengan usia yang begitu muda" ucap direktur tersebut meminta maap dengan tulus sambil menunduk hormat.
"hm tak apa, jadi bisakah saya melelang 2 botol tersebut" ucap felly datar.
"bentar saya akan mengecek satu lagi" ucap direktur sambil mengambil 1 botol porselen diatas meja.
Saat membukanya bau obat yang sangat kental memenuhi ruangan, saat direktur menyiup pill obat apa ini, lagi-lagi ia dibuat shock dan terkejut bahkan tangannya sampai gemetaran.
"i,,,ini" ucap direktur tersebut gemetar.
"pil darah merah dan lagi ini pill tingkat tinggi dengan kemurnian 100%" ucap spontan direktur ia bahkan hampir pingsan saat mengetahuinya
"APA PILL DARAH MERAH TINGKAT TINGGI DAN LAGI KEMURNIANNYA 100%" teriak manager ling yang baru sampai, ia terkejut dengan ucapan direkturnya.
Untungnya ruangan ini berada diujung dan tidak ada yang mengetahuinya atau mendengar teriakan manager ling.
"master anda yakin ingin melelang pill berharga ini" tanya direktur Hati-hati bahkan ia menghiraukan manager ling.
"hm tentu, berapa harga awalnya" ucap felly malas kepada kedua orang didepannya ini.
"tempat pelelangan ini sangat terhormat karena bisa melelang pill kecantikan dan pill darah merah ini, harga awal setiap pill dimulai 800 koin emas dan akan terus bertambah, setelah lelang akan dipotong uangnya sesuai peraturan pelelangan" jelas direktur sopan.
"hm baik kepercayaan pill ini kepada tetua, dimana kalo saya ingin mengikuti lelang" tanya felly.
"ini kartu VVIP untuk master, setiap pembelian master mendapatkan potongan diskon 5%" jelas direktur sambil memberikan black card.
"hm baik, sebelum itu siapa nama tetua" ucap felly, karena tak mungkin ia memanggilnya hanya tetua doang.
"ah maafkan hamba yang tak memperkenalkan diri, nama hamba adalah direktur yang anda bisa memanggil saya direktur yang saja, dan disebelah saya manager ling" ucap direktur yang, ia merasa canggung karena belum memperkenalkan diri.
"biar manager ling mmengantarkan master Keruangannya, saya akan mengatur agar pill ini bisa dilelang hari ini juga" ucap direktur sopan.
Akhirnya felly dan yang lainnya berjalan keluar menuju ruangan yang diantarkan oleh manager ling, saat menaiki tangga menuju lantai tiga.
Tempat pelelangan ini memiliki 3 lantai, felly dan yang lainnya akan menuju ke ruangannya.
Degg.
Felly abang kangen denganmu gumam seseorang yang bisa felly dengar walaupun dari jarak 100 km sekalipun.
Entah kenapa ia merasa familiar dengan suara ini dan lagi ia terkejut karena ada yang menyebutkan namanya.
Felly berusaha mengenyah pikirannya mungkin ia salah dengar, akhirnya felly mengikuti yang lain memasuki ruangan yang didalamnya terdapat kursi yang sangat nyaman dan meja serta ada sebuah tirai transparan yang menghalangi orang untuk melihat kedalamnya, dan didalam ruangan tersebut bisa melihat langsung tempat barang yang akan dilelang dibawah sana.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya semoga kalian suka novel buatan aku :))