Adventure Carrying Out The Task Of The Gods

Adventure Carrying Out The Task Of The Gods
Eps 25.



Hi para pembaca setiaku!đŸ‘‹đŸ»


°


°


°


°


°


"gege apa sudah menyiapkan kuda untukku?" ucap luo ran kepada luo sin.


"sudah gege siapkan ran ran" ucap luo sin sambil membelai kepala luo ran lembut.


Dikompetisi berburu kali ini dibolehkan berkelompok atau sendiri-sendiri, luo ran yang mendengar itu segera mengedarkan pandang mencari orang itu.


Ternyata orang yang dicari berada di pojokan dibawah pohon bersama pria yang tampan.


"gege kau tidak ikut berburukan?"tanya luo ran kepada luo sin.


"tidak kami menunggumu saja disini" ucap luo sin.


"yudah aku pergi dulu ge bye" ucap luo ran berjalan ke orang yang dicarinya tadi.


Luo ran berjalan ketempat orang itu sambil membawa kuda yang dicarikan gegenya untuk berburu dan matanya tidak lepas mellihat kedua pria tampan yang satu sangat dikenalnya dan yang satunya sangat asing.


"permisi" ucap luo ran.


...


Terlihat dua priaa yang satu memakai topeng dan yang satu sangat tampan, yang sudah siap dengan baju dan perlengkapan berburunya mereka sedang mendengar intruksi dan peraturan kompetisi ini.


Mereka berdua memilih mendengarnya dipojokan bawah pohon.


"usahkan agar gege tidak mencolok, biar mereka tidak tau kalo luka dalam gege sudah sembuh" ucap pria bertopeng cemas


"baiklah gege tidak akan mencolok, dan lagi kau tidak usah takut ada gege yang akan melindungimu selama kompetisi berburu" ucap pria tampan


"iya aku tidak akan takut apapun karena ada gege disini" ucap pria bertopeng.


Tidak lama mereka mendengar intruksi dari kasim bahwa kompetisi ini boleh berkelompok.


"kau dengar itu chen, kompetisi kali ini boleh berkelompok, aku dan kau satu tim oke" ucap pria tampan senang sambil menepuk pundak adiknya.


"dengar ge, kita berdua aja ge?" tanya pria bertopeng.


"iya sepertinya tidak ada yang mau berkelompok dengan kita, tapi tidak apa berdua saja sudah cukup" ucap pria tampan mengedarkan pandangannya dan menemukan semua orang sudah berkelompok dan mereka juga tidak berniat berkelompok dengan kedua pria yang satu terkenal bodoh dan yang satu lagi terkenal jenius tapi memiliki luka dalam parah.


Yang mereka tidak tau adalah sibodoh ini adalah jenius pembudidaya QI dan seni bela diri, sedangkan sijenius yang terkenal memiliki luka dalam parah ternyata luka dalam tersebut sudah sembuh satu tahun yang lalu.


Mereka berdua sengaja menyembunyikannya agar mereka tidak menarik perhatiaan orang-orang yang berusaha menghancurkannya, atau seseorang yang tidak senang kepada mereka.


Sedangkan pria bertopeng memiliki alasan tersendiri menyembunyikan kekuatannya atas permintaan orang tersayangnya.


Saat keduanya sibuk mendengar instruksi dari kasim dan sesekali mengobrol tiba-tiba mereka dikejutkan seseorang datang menghampiri mereka.


"permisi" ucap seorang gadis bertopeng hitam yang datang ke arah mereka sambil memegang kuda disampingnya.


"iya ada apa nona?" ucap pria bertopeng kepada gadis didepannya ia pura pura tidak dikenal agar tidak ada yang curiga.


Sedangkan pria tampan diam membeku ditempat melihat gadis bertopeng hitam ia tau betul siapa gadis didepannya ini.


Bahkan pria tampan ini masih tidak percaya gadis yang dikagumin olehnya sekarang berdiri tidak jauh darinya, sungguh hatinya sangat senang.


"apa saya boleh berkelompok dengan kedua gege ini?" tanya gadis bertopeng sambil menatap kedua pria tersebut.


"ah itu boleh ko nona" ucap pria tampan gugup, ia sangat senang ternyata orang yang dikaguminnya satu kelompok dengannya.


"terimakasih gege sekalian, perkenalkan saya luo ran panggil saja ran ran" ucap gadis tersebut ramah sambil menjulurkan tangan kepada pria yang bertopeng.


"sama sama, saya tang chen panggil saja chen" ucap pria bertopeng sambil membalas juluran tangan gadis yang dipanggil ran ran.


"saya tang san, panggil saja san" ucap pria tampan gugup sambil menjulurkan tangan dan dibalas oleh luo ran.


"senang bisa berkenalan dengan kalian" ucap luo ran sambil tersenyum lebar, pria tampan yang bernama tang san pipinya langsung merah merona.


Deg deg


Saat melihat senyum lebar luo ran jantung tang san berdetak lebih cepat dan pipinya langsung merah merona ia tidak tau kenapa yang pasti itu terlihat manis dimatanya.


Baru kali ini tang san merasakan rasa yang sangat aneh dihatinya rasa yang asing tapi sangat bahagia dan senang.


"kalian ternyata pangeran ke-3 dan ke-5, apa saya boleh memanggil kalian gege? " ucap luo ran ramah.


Sungguh sifatnya berbeda diatas arena kemarin, diatas arena waktu itu sifatnya angkuh, sombong, acuh tak acuh dan tidak peduli.


Tapi sekarang sifatnya berbeda jauh, malah berubah 180° derajat.


"ah iya tidak apa nona, apa anda yakin ingin berkelompok dengan kami?" ucap tang chen gugup, ia melihat pandangan sekitar yang memperhatikan mereka.


"saya yakin--" ucap luo ran terpotong saat pria tampan lainnya datang menghampiri mereka bertiga.


"permisi nona, apakah nona ingin bergabung dengan kami?" ucap pria tampan sambil tersenyum manis kepada luo ran.


Dan dibalas hanya dengan mengangkat satu alis seakan bertanya siapa dirinya.


"perkenalkan saya tang zhong, putra mahkota kerajaan tang" ucap pria tampan memperkenalkan dirinya saat melihat melihat ekspresi luo ran.


"ah ternyata anda yang mulia maaf saya tidak mengenali anda" ucap luo ran tanpa ada nada bersalah.


"tidak apa nona, apakah nona ingin bergabung dikelompok kami?" ucap tang zhong berusaha menahan emosinya saat luo ran berkata seperti itu.


"maaf yang mulia sepertinya saya tidak akan bergabung dikelompok anda, karena saya sudah bergabung dikelompok kedua gege ini" ucap luo ran datar.


"apa anda yakin bergabung dikelompok adik ke-3 dan adik ke-5" ucap tang zhong sambil menunjuk kedua pemuda dibelakang luo ran yang diam menunduk.


"iya saya yakin, kenapa memangnya?" tanya luo ran datar.


"apa anda tidak mendengar rumor yang beredar tentang mereka berdua?" ucap tang zhong, ia sangat marah saat mengetahui orang yang ingin didekati malah berkelompok oleh adik kakak ini.


Kalo dia ga bisa mengajak bergabung luo ran lebih baik jika tidak ada seorangpun yang bisa berkelompok dengannya terutama kedua pria dibelakangnya.


"pangeran ke-3 dikenal memiliki luka dalam yang parah, ia mendapatkan luka dalam ini saat bertarung dengan anda yang mulia dan untuk pangeran ke-5 dikenal akan kebodohannya serta tidak bisa berkultivasi atau yang disebut sampah.


Saya berkelompok dengan mereka tidak mandang dari segi manapun, karena dari banyak orang merekalah yang paling cocok berkelompok dengan saya." jawab luo ran datar.


Jika kalian tanya putra mahkota terkejut tidak tentang rumor yang diucapkan luo ran? Tentu dia sangat terkejut apalagi tentang luka dalam pangeran ke-3 hanya dia dan keluarga kerajaan saja yang tau.


"kalo ga ada yang lain saya pamit permisi yang mulia" ucap luo ran sambil menarik kedua tangan pria tesebut membawanya pergi dari pusat perhatian.


Sedangakan putra mahkota masih mencerna ucapan luo ran, jadi dia ga cocok berkelompok dengan luo ran? Dan lebih cocok kedua adik kakak yang tidak berguna?.


Setelah mencerna ucapannya luo ran, putra mahkota sangat marah bahkan mukanya sudah merah padam.


Apa gadis itu tidak ada takutnya padaku pikir putra mahkota sambil mengepal tangannya.


‘awas saja akanku buat kau menyesal’ guman putra mahkota dan berlalu pergi diikuti kelompoknya.


Jangan lupa LIKE, COMMENT dan JANGAN LUPA VOTE NOVEL INI YA:))