Adventure Carrying Out The Task Of The Gods

Adventure Carrying Out The Task Of The Gods
Kerajaan Tang



Haii para pembaca setiaku!👋🏻


Sampai sini pada sukakan? Kalo suka syukurlah author sangat senang, semoga novel ini bisa menemani kaliaan diwaktu sengang:))


Jangan lupa kasih dukungannya untuk author ya dengan cara LIKE, COMMENT, dan VOTE NOVEL INI OKE. Terimakasih😉.


°


°


°


°


°


Setelah kepergian luo ran dan yang lainnya, pria tersebut masih diam ditempat karena perlakuan luo ran yang seperti tadi.


"yang mulia anda tidak apa?" panggilan dari bawahnya menyadarkan dia dari lamunanya.


"ah saya tidak apa" ucap pria yang dipanggil yang mulia sambil mengeluarkan permen yang disodorkan luo ran.


Siapa perempuan tersebut apa dia tidak mengetahui saya siapa.-batin pria tersebut.


"apa saya tidak tampan?" tanya pria tersebut kepada bawahanya, sedangkan yang dikasih pertanyaan tersebut terkejut.


"tentu anda sangat tampan yang mulia bahkan para nona muda saat melihat anda, tidak bisa tidak jatuh cinta" puji bawahannya ia binggung dengan tuannya ini yang mempertanyakan soal tersebut.


Sedangkan pria tersebut mendengar jawaban dari bawahannya mengangguk membenarkan perkataannya tersebut.


Tapi kenapa gadis itu melihatnya seperti biasa saja, sungguh pria tersebut kesal dan marah.


Baru kali ini ada yang mengambaikannya.


Tapi ia berusaha mengontrol emosi agar tidak lepas kendali karena pria ini dikenal ramah baik, ramah dan murah senyum.


‘awas saja kalo nanti bertemu lagi’


...


Disaat yang sama rombong luo ran langsung menuju ke gerbang, dan melawati proses masuk yang gampang.


Karena para prajurit yang menjaga tau kalo luo ran bukan orang biasa, mana ada orang biasa yang mudah menghancurkan sebuah kereta keluarga bangsawan yang terkenal dengan kayu yang kokohnya, hanya dengan tenaga dalam yang lumayan besar baru bisa menghancurkannya.


Makanya kereta tersebut sangat aman untuk dipakain karena tidak mudah hancur, tapi para prajurit dan yang lain dibuat terkejut karena dengan mudahnya luo ran menghancurkan kereta tersebut.


Jadi para prajurit tak menyulitkan mereka untuk masuk, karena para prajurit cukup pintar untuk tidak mencari musuh yang lebih kuat dari mereka.


Akhirnya rombong luo ran menginjakan kaki dikerajaaan tang.


Kerajaan ini tak berbeda jauh dengan kerajaan meng, cuman disini terdapat banyak ahli sihir karena dikerajaan ini sangat unggul dibidang sihir.


Kerajaan tang adalah kerajaan terbesar yang kedua setelah kerajaan han.


Tidak heran kerajaan ini bisa menampung banyak orang.


Sejak salah satu pilar kerajaan ini musnah oleh luo ran, keluarga Qiao-lah yang mengantikan posisi keluarga JI menjadi pilar kekuatanan kerajaan tang.


Dari yang luo ran liat sepanjang jalan, kerajaan ini ternyata sangat ramai dari biasanya.


Luo ran sendiri tak sengaja mendengar dari warga, mereka yang berdatangan kesini ialah pendekar yang ingin mengikuti kompetisi menjadi jendral.


Selain kompetisi mencari calon jendral, ada juga perjamuan 4 kerajaan dan kompetisi berburu, tapi ada juga yang datang hanya sekedar menonton karena penasaran.


Sendari masuk rombongan luo ran menjadi pusat perhatian karena memakai topeng dan terkesan misterius.


Tapi luo ran dan yang lain hanya acuh tak acuh, mereka semua berjalan ke arah kedai yang dibangun luo ran.


...


•nama bisnis luo ran


Kedai makanan : Yichang Huizhou


Toko perhiasan : Lotus Huizhou


Toko obat : Luzhou Huizhou


Toko kue : Jinan Huizhou


Tempat penginapan : Hangzhou Huizhou


Pusat dari bisnis luo ran berada dikerajaan aksum, bisnis disana jauh lebih berkembang pesat.


Sedangkan di kerajaan meng, han dan tang adalah cabang bisnis-nyaa.


Dan nama belakangnya disamakan semuanya sama luo ran katanya biar mudah mengingatnya.


...


-Lantai satu untuk siapapun yang ingin makan disini, kedai ini tak membedakan status.


-Lantai kedua khusus untuk para bangswan, dan para penjabat.


-Lantai ketiga khusus untuk keluarga kerajaan, tamu terhormat dan orang yang memegang black card atau red card.


Kedai ini tak pernah sepi pengujung karena selain makannya agak berbeda tapi rasa sangat nikmat dan lezat.


Karena luo ran sendiri yang mengasih resep ke setiap kedai bisnisnya, resep yang luo ran kasih adalah makanan barat, walaupun orang jerman-indo tapi luo ran didunianya pernah keliling semua tempat makan yang ada dunianya karena luo ran adalah orang kayaa.


Tidak lama kemudian ada pelayaan yang menghampiri rombongan luo ran.


"selamat datang tuan-tuan dan nona-nona muda dikedai Yichang kami" ucap pelayan tersebut ramah.


Para perkerja yang berkerja disini, luo ran membelinya dipasar budak dan melatihnya bela diri juga serta mereka masuk tim intel.


Menjadikan pelayan adalah salah satu siasat agar tak dicurigai saat mengintai atau mencari informasi, mereka semua yang berkerja disini memakai topeng kulit yang diciptakan oleh luo ran untuk menutupi identitas mereka.


"anda ingin makan dimana nona" tanya pelayan tersebut kepada luo ran.


"lantai 3 dekat jendela" ucap luo ran datar sambil mengeluarkan black card.


Sungguh pelayan tersebut sangat terkejut, yang mereka tau black card ini dipegang oleh pemimpin mereka atau pemilik kedai ini.


Walaupun tak pernah melihat wajah sang pemimpin tapi semua pekerja ataupun anggota baru sangat menghormati pemimpin mereka.


"dan lagi bersikaplah seperti biasanya" ucap luo ran lagi, karena ia yakin pelayan ini akan menunduk hormat yang akan mengakibatkan mereka jadi pusat perhatiaan nantinya.


"b baik kalo begitu mari saya antarkan ke lantai tiga q--" ucap pelayan tersebut terpotong.


"panggil nona besar saja" ucap luo ran datar, sedangkan sedari tadi mereka yang dibelakang luo ran hanya bisa menggelengkan kepala akan sifat luo ran.


"b baik nona besar" ucap pelayan tersebut gugup sekali.


"mari" ajak pelayan tersebut menaiki tangga menuju kelantai 3.


Lantai 3 terdiri dengan berapa meja saja dan dilantai tiga sangat bagus tempatnya karena luo ran sendiri yang mendesinnya, saat sudah dilantai 3 luo ran tak sengaja mendengar percakapan seseorang, mendengar rencana itu luo ran memasang smirik evilnya.


Mereka yang melihat smirik luo ran meneguk salivatnya susah payah, dan sekaligus senang karena mereka tau akan ada pertunjukan yang menarik nantinya.


Akhirnya mereka sampai dimeja dekat jendela.


"nona besar anda ingin memesan apa? " ucap pelayan tersebut.


Luo ran melirik gegenya, jie jie dan adiknya.


"kami pesan makanan yang paling enak disini dan lemon teanya 3" ucap luo sin memesan.


"teh hijau dan dessert macha" ucap luo ran, pelayan tersebut menulis dan berpamitan turun ingin menyiapkannya.


"ran ran kenapa kau tadi tersenyum seperti itu, pasti akan ada tontonan menarikkan?" tanya luo sin kepada adiknya ini.


"tentu gege nanti kita akan menonton pertunjukan yang sangat seru lihat saja nanti" ucap luo ran memasang smirik lagi ketika mendengar percakapan orang dilantai 3.


"wah jie jie hebat" ucap luo wei semangat.


"jie jie tak sabar menunggu pertunjukan menariknya" ucap Qin dua, luo ran sudah menganggap Qin satu dan Qin dua seperti kakaknya sendiri.


Sama dengan Qin satu dan Qin dua mereka juga menganggap luo ran selain pemimpinnya tentu juga sebagai adik kecil mereka.


"jangan memberi tau pada gege chen dan gege ren kedatangan kita ke kerajaan tang" ucap luo ran kepada ke 4 orang yang ada disana.


Mereka ber-4 hanya mengangguk tidak lama pelayan datang mengantarkan pesanan mereka.


Mereka semua menikmati makan tapi tak lama terdengar keributan dari luar kedai.


Luo ran melihat keluar dengan pandangan kesal karena waktu makannya diganggu.


Saat mengamati dari atas dengan kesal akhirnya luo ran memilih turun untuk melihat keributan yang terjadi didepan kedai.


Luo ran berdiri lalu melompat dari lantai 3 untuk langsung turun kebawah, sedangkan mereka ber-4 hanya bengong melihat luo ran melompat dari lantai 3.


"Hentikan"


Jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL INI YA😉



(topeng yang dipakai luo ran)



(dan ini topeng yang dipakai luo sin, luo wei dan Qin dua)