
Hi!👋🏻
Gimana pada penasaran kaga pemuda tampan tersebut siapa hayo🤭.
°
°
°
°
°
Setelah kasim memberikan waktu istirahat 30 menit, luo ran memilih memasuki ruang dimensinya untuk berlatih.
Sringg
"master akhirnya anda datang" ucap seorang anak kecil.
"kami kira my lord tidak mengingat kami lagi" ucap pria tampan dengan muka memelasnya.
"benar kenapa master jarang mengunjungi kami" ucap pria tampan lainnya yang terlihat menyedihkan.
"haish baru 1 minggu aku tidak mengunjungi kalian" ucap luo ran sambil memijat keningnya yang terasa sangat pusing.
"tapi waktu sini berbeda sama didunia luar" ucap pemuda tampan dengan muka menyedihkannya.
"haish ga mungkin saya membawa kalian keluar" ucap luo ran berjalan mendahului ketiga orang tersebut memasuki kediaman yang begitu besar diruang dimensinya.
"kami bisa berubah ko menjadi aksesoris dan menyembunyikan hawa keberadaan kami" ucap pemuda yang mukanya memelas.
"baiklah mo, ying, dan long kalian bisa ikut saya keluar nanti, tapi saya sekarang ingin berlatih dulu." ucap luo ran datar
Mereka bertiga yang mendengar jawaban my lord/ masternya merasa senang.
Ya mereka bertiga hewan mitologi milik luo ran jiang mo(naga), jiang ying (phoenix) dan jiang long (singa bersayap) sekarang long kecil sedang menggunakan wujud anak kecilnya.
Luo ran meninggal mereka yang sedang senang dan memilih untuk berlatih diruang dimensi.
...
"ayo kita keluar sudah waktu aku bertanding lagi" ucap luo ran kepada ketiga orang didepannya.
"baik my lord/master" ucap mereka semangat dan mereka bertiga langsung berubah.
Jiang mo menjadi anting dikuping sebelah kiri, jiang ying menjadi gelang ditangan kanan luo ran dan jiang long menjadi kalung.
Luo ran yang melihat teman-temannya sudah berubah memilih keluar ruang dimensi.
Sringg
Luo ran muncul tepat diarena saat kasim mengumumkan lomba akan segera dimulai, orang-orang yang melihat kemunculan luo ran tiba-tiba tidak bisa berhenti terkejut.
Sedangkan pelaku utamanya yang sendari tadi bikin terkejut dan shock hanya acuh tak acuh serta tidak peduli.
Luo ran lebih memilih melihat kasim yang terdiam melihat kemunculan luo ran, saat ditatap luo ran kasim tersebut tersadar dari terkejutan.
"Pertandingan memasuki babak final, peserta yang memenangi pertandingan sebelumnya akan melawan setiap jendral dari setiap kerajaan" ucap kasim lantang.
Mereka yang sendari tadi diam kembali heboh karena pertandingan yang ditunggu-tunggu akan segera dimulai.
"yang pertama melawan jendral dari kerajaan meng" ucap kasim lagi, lalu naiklah seorang pria yang lumayan kekar menggunakan baju zirah.
Pria tersebut terlihat berumur 30th, luo ran dan jendral meng saling menghadap.
"Pertandingan babak final dimulai" teriak kasim berbarengan dengan suara gong dipukul.
Gongg
Jendral meng ini langsung menyerang, ia tidak mau bodoh seperti pemuda tadi.
Ditangan jendral meng sudah terdapat sebilah pedang berlapis tenaga dalam milik jendral meng, jendral tersebut mengayunkan dan mengarahkannya cepat ke luo ran.
Luo ran bisa menghindarinya pedang yang menggunakan tenaga dalam yang lumayan besar menurut orang lain tapi tidak dengan luo ran.
Luo ran sengaja menghindar agar menemukan cela dan mengakhiri pertandingan lebih cepat, bisa saja luo ran menyerang keempat jendral setiap kerajaan tapi nanti mereka akan mengetahui kekuatan luo ran.
Setelah menemukan cela luo ran segera memukulnya, jendral meng langsung terlempar ke belakang dengan memuntahkan darah segar disudut bibirnya.
Kasim yang melihat jendral meng sudah penuh luka dan pingsan mengumumkan bahwa pemenangnya luo ran.
Sorak sorai kembali terdengar dari barisan penonton, saat luo ran melihat jendral meng ingin dibawa ia menghentikannya.
"tunggu" ucap luo ran kepada petugas yang membawa jendral meng untuk diobati.
Mereka lagi-lagi binggung dengan luo ran, tapi luo ran tidak peduli ia berjalan ke arah jendral meng lalu memasuki pill penyembuhan tingkat tinggi.
5 menit kemudia kondisi jendral meng pulih total dan bakal bekas lukanya telah hilang hanya saja jendral meng masih dengan kondisi pingsan.
Mereka yang melihat itu tidak bisa tidak terkejut sungguh mereka heran dengan luo ran selain hebat ternyata dia baik walaupun terlihat acuh tak acuh dan tidak peduli.
Luo ran yang melihat obatnya sudah beraksi memilih turun arena, setiap memenangkan pertandingan akan diberikan waktu 10 menit untuk istirahat.
Tatapan orang orang tidak bisa tidak kagum sungguh seorang pendekar hebat dan baik hati.
Sedangkan Tang chen, ren, luo sin, luo wei, Qin satu dan Qin dua hanya bisa penepuk jidat akan kelakuan luo ran.
Tapi mereka juga bersyukur walaupun luo ran terlihat dingin dan datar tapi ternyata masih memiliki hati yang baik.
10 menit kemudian
"pertandingan selanjutnya melawan Jendral dari kerajaan Tang" ucap kasim lantang.
Tidak lama naiklah seorang jendral yang memiliki perawakan gagah dan lumayan tampan.
Setelah saling berhadapan kasim mengumumkan pertandingan dimulai.
Tiba tiba dibawah kaki luo ran munculah rantai dari air yang menahan kedua kaki luo ran.
Lama kelamaan menjalar mengikat seluruh tubuh, jendral tang yang melihat luo ran tidak berkutik disalah satu jurus sihirnya yaitu rantai air tersenyum licik.
Jendral tang segera maju dengan membawa sebilah pedang.
"jangan terlalu senang gadis kecil hari ini kau akan kalah dariku" ucapnya sambil berlari, para penonton dan yang lainnya kecuali ke-6 orang lainnya ada yang cemas, ada yang bilang luo ran bodoh tidak berusaha melepas dari rantai air yang terkenal jurus mematikan dan ada juga yang deg degan menonton pertandingan tersebut.
Berbeda dengan ke-6 orang yang sudah mengenal luo ran, mereka hanya tersenyum miring dan.
Brakkk
Jendral tang langsung terpental kedinding mereka semua mengaga tak percaya.
Rantai air yang terkenal jurus mematikan jika digabungkan dengan jurus pedang, tapi tidak mempan sama luo ran.
Saat jendral tang sedikit mendekati luo ran, tubuh luo ran langsung diselimuti api hitam ke unguan pekat mematahkan rantai air dan melepar jendral tang hingga menabrak tembok menyebabkan batuk darah.
Lagi lagi mereka dibuat terkejut akan api hitam tersebut, yang lebih terkejut adalah ke-empat kerajaan mereka tidak menyangka ternyata selain bisa bela diri ternyata gadis tersebut bisa sihir, saat melihat api hitam keunguan kerajaan tang tidak bisa lebih terkejut karena itu adalah elemen api, api tersebut ternyata api yang sangat langka.
Sedangkan luo ran memandang jendral tang yang sudah tak sadarkan diri dengan tatapan tajam ia paling benci dikatain gadis kecil.
Kasim buru-buru mengumumkan pemenangnya yaitu luo ran, perlahan api yang menyelimuti tubuh luo ran menghilang.
Tim medis sudah datang ke atas arena untuk membawa jendral tang kepengobatan.
"tunggu ambil pill ini untuk luka bakar tersebut" ucao luo ran datar sambil memberikan satu pill obat khusus untuk luka bakar dari api langka seperti luo ran.
Tentu luo ran memberikan dengan satu alasan yaitu akan lebih seru kalo bertarungnya di medan perang, ketimbang diarena.
Jadi luo ran sengaja menyembuhkannya agar ia bisa melanjutkan pertarungan ditempat seharusnya.
Sedangkan tang chen hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan adiknya ini.
Luo ran juga tidak memperdulikan tatapan para penonton seakan mengatakan.
***Gadis kecil tersebut monster.
Bagaimana bisa ia belajar beladiri tapi juga memiliki bakat lain seperti sihir.
Gadis kecil tersebut jenius.
Aku harus mendapatkannya menjadi jendralku walaupun dia kalah nanti***.
Tatapan seperti itu dari orang sekitar terutama kerajaan yang menginginkan luo ran.
(Ps: nanti satu Chapter lagi agak siangan ya.)
Jangan Lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL AUTHOR YANG INI YA😉