Adventure Carrying Out The Task Of The Gods

Adventure Carrying Out The Task Of The Gods
Eps 34 : Senjata makan tuan



‘setiap perbuatan selalu ada balasannya’







brukk


pelayan tersebut langsung pingsan setelah dipukul tengkuk belakangnya oleh orang berpakaian serba hitam.


“kamu tidak apa apa ran ran” ucap pria berpakaian serba hitam dengan nada khawatir.


Mengetahui bahwa adiknya ini diberikan segelas anggur berisi obat perasang, ketika mengetahui hal tersebut pria berpakaian serba hitam ingin sekali membunuh tua bangka tersebut.


“aku tidak apa ge sin, lebih baik jalankan sesuai rencana ge” ucap luo ran sambil duduk didekat jendela.


“baik ran ran kalo begitu gege ingin mengurus sisanya, beristirahatlah lebih awal” ucap pria tersebut ialah luo sin.


“hoamm kalo begitu selamat malam gegeku” ucap luo ran mencium pipi kanan luo sin dan berjalan ke arah tempat tidur.


Luo sin tidak terkejut lagi karena sudah biasa kata luo ran itu ciuman dipipi menandakan kasih sayang.


Luo sin tersenyum lembut dan ikut berjalan ke tempat tidur menyelimuti luo ran dan mencium keningnya.


“selamat malam queenku” ucap luo sin tersenyum lembut lalu pergi meninggalkan kamar luo ran dengan membawa pelayan yang sudah pingsan dipukul tengkuknyaa.


Luo sin keluar dari kamar luo ran dengan senyum miring yang menyeramkan tercetak jelas diwajahnya ‘setiap perbuatan harus ada balasan setimpal’.


...


Perjamuan berlanjut hingga tengah malam, banyak sekali nona muda berserta putri kerajaan yang berusaha menarik perhatian para pangeran di perjamuan ini tapi tidak berhasil.


Sedangkan tang zhong tersenyum licik dan senang setelah mendengar berita bahwa luo ran sudah masuk dalam jebakkannyaa.


Saking senangnyaa tang zhong tidak memperdulikan para nona muda dan putri kerajaan yang mencoba mencari perhatiannya ia lebih memilih minum anggur hingga mabuk sambil membayangkan tubuh mulus milik luo ran tanpa sehelai benang sekalipun.


Memikirkannya membuat tang zhong semakin bernafsu dan mabuk berat hingga semua orang yang berada diaula mulai bubar untuk beristirahat.


“yang mulia biar saya bantu” ucap sen keluar dari persembunyiannya dan memapah tuannya yang sudah mabuk berat.


“hehe sen malam ini aku akan merasakan tubuh mulus milik luo ran” ucap tang zhong yang sudah mulai meracau tidak jelas.


“saya tau yang mulia biarkan saya mengantar anda sampai depan kamar nona luo ran” ucap sen lalu melirik pelayan yang berada disebelah mereka berdua.


“tunjukkan jalannya” ucap sen datar.


“baik silahkan lewat sini” pelayan tersebut menujukkan jalan ketempat luo ran.


Mereka menyusuri paviliun khusus tamu hingga sampai didekat kamar luo ran tapi pelayan tersebut berjalan ke sebelah kamar yang luo ran tempati.


“disini yang mulia” ucap pelayan tersebut menunduk hormat tidak ada yang memperhatikan mata pelayan tersebut yang terlihat kosong.


“kalo begitu kau tinggalkan aku sendiri” ucap tang zhong mendorong sen dan membuka pintu kamar yang sudah terlihat gelap.


“kalo begitu saya berjaga disekitar sini yang mulia silahkan bersenang-senang” ucap sen lalu menghilang disusul dengan pelayan yang pergi meninggalkan paviliun khusus tamu.


...


Saat tang zhong sudah masuk kedalam dan menutup pintu dengan lalu mendekat ke arah tempat tidur yang terbaring seorang gadis cantik.


Yang tidak disadari siapapun bahwa ruangan tersebut sudah disemprotkan obat perasang yang dirancang khusus oleh luo ran.


Tang zhong yang merasakan nafsunya sudah menjadi mulai mendekat ke arah tempat tidur dan memulai berhubungan.


...


Keesokan harinya.


“AHHHHHH” teriak seorang pelayan membangunkan semua orang yang berada dipaviliun.


Luo ran yang mendengar teriakan tersebut segera keluar kamar dan melihat apa yang terjadi.


Saat sudah keluar hal pertama yang dilihatnya adalah ramai sekali para tamu kerajaan yang sudah berkumpul didepan kamar sebelah luo ran.


Luo ran yang melihat itu tersenyum tipis lalu berpura-pura panik mendekat ke tempat ramai dan menghampiri salah satu nona muda.


“nona muda kalo boleh tau ada apa ini?” tanya luo ran binggung.


“ah nona luo ran, itu yang mulia putra mahkota tang zhong meniduri salah satu putri kerajaan” jelas nona muda sambil menunjuk ke arah putra mahkota dan seorang gadis cantik yang menutupi dirinya dengan selimut sambil menangis.


Luo ran pura pura terkejut dan memandang kejadian didepannya sulit dipercaya, tapi dihatinya ia tersenyum senang ‘senjata makan tuan’.


“ah terimakasih infonya nona muda kalo boleg tau siapa namamu” ucap luo ran menyodorkan tangannya, dari banyak nona muda yang ditemui luo ran hanya perempuan inilah yang ramah serta berbeda dari yang lainnya.


“perkenalkan nama saya Xiao lan” ucap nona muda sambil tersenyum ramah dan membalas uluran tangan luo ran.


Nona muda ini mengira luo ran orang yang dingin ternyata tidak dia sangat ramah sekali menurutnya.


“senang bisa berkenalan dengan anda nona Xiao lan” ucap luo ran sambil menarik tangan Xiao lan kepinggir kerumunan.


“saya juga senang bisa berkenalan dengan orang hebat seperti anda” ucap Xiao lan antusias.


Mereka berdua tidak memperdulikan orang sekitar yang berbisik bisik hal buruk tentang putra mahkota kerajaan tang dan seorang tuan putri.


“Jadi kau bersaudaraa dengan gege chen dan gege sin kan?” tanya luo ran.


“betul saya bersaudara dengan mereka nona luo ran, sepertinya anda akrab dengannya” balas Xiao lan semakin antusias.


“jangan panggil nona panggil sana ran ran, iyaa mereka berdua telahku anggap gegeku” ucap luo ran tersenyum manis.


Xiao lan yang melihat senyum manis luo ran walaupun dibatasi topeng setengah wajah muka xiao lan memerah ia yakin dibalik topeng tersebut terdapat kecantikan luar biasa.


“ambil ini sebagi hadiah pertemuan kita” ucap luo ran memberikan 2 botol porselen.


“ini apa ran ran” ucap Xiao lan dengan ekspresi polosnya.


“ini pill penyembuhan tingkat tinggi serta pill kecantikan untuk dirimu” ucap luo ran sambil mencubit pipi gembul gadis didepannya.


“seriusan ini buat aku ran ran” ucap Xiao lan berbinar kebahagian dan melupakan pipinya yang merah dicubit oleh luo ran.


Luo ran mengangguk dan mengelus pala Xiao lan lembut sedangkan Xiao lan senang akhirnya ia memiliki teman apalagi temannya seperti luo ran yang sangat baik kepadanya.


Setelah percakapan luo ran dan xiao lan tidak lama datanglah para raja dari ke-4 kerajaan berserta anggota keluarganya yang lain, yang menginap dipaviliun berbeda.


Raja tang berjalan paling depan dengan tergesa gesa diikuti lainnya mereka semua terkejut mendengar bahwa putra mahkota kerajaan tang meninduri seorang tuan putri.


“nona luo ran ada apa ini” ucap pria paru baya dengan menepuk bahu luo ran membuatnya terkejut.


“ah salam yang mulia raja aksum, salam yang mulia putra mahkota, salam yang mulia pangeran kedua, yang mulia pangeran ketiga dan yang mulia pangeran kecil” ucap luo ran menunduk hormat sambil memberikan salam sedangkan Xiao Lan sudah pergi duluan saat melihat kehadiran bibinya.


“menjawab yang mulia putra mahkota kerajaan tang tertangkap meniduri salah satu putri kerajaan” sambung luo ran.


Mereka semua terkejut dan pangeran kedua serta ketiga yang memiliki rasa penasaran yang besar mendekati kerumunan untuk melihat kebenarannyaa.


“zhen mengira berita tersebut hanya bohongan ternyata tidak” ucap raja aksum sambil. menghembuskan nafas panjang.


Sedangkan yuan san hanya memandangi luo ran yang memiliki penampilan acak tapi terkesal cantik menurutnya, yuan san yakin dibalik topeng tersebut terdapat kecantikan yang luar biasa.


‘kau cantik jendral kecilku, aku yakin kau adalah gadis yang sangat cantik’ batin yuan san.


Jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL INI YA:))