
Hi para pembacaku!👋🏻
Jangan lupa vote dan like oke biar author melanjutkan novel ini semangat oke:)).
°
°
°
°
°
Terlihat tiga sosok sedang meleset cepat ke arah barat melewati hutan kematian, tiga sosok tersebut menyempatkan diri untuk mampir kemarkas organisasi yang disegani ini.
Saat mereka sudah sampai pintu masuk ketiga sosok tersebut disambut oleh ratusan orang yang menunduk hormat.
"selamat datang kembali QUEEN" ucap mereka serempak menunduk hormat kepada seseorang yang dianggap sangat penting yang mereka panggil queen.
Mereka sangat menghormati gadis ini karena gadis inilah yang menghargai mereka lebih dari apapun dan membuat mereka merasakan arti kekeluargaan.
"selamat datang juga jendral" ucap mereka serempak lagi.
"hm berdiri tegaklah, dimana Qin satu dan dua?" tanya gadis tersebut ialah luo ran ia kemarkas menggunakan topeng, luo sin dan luo wei juga menggunakan topeng.
"menjawab queen Qin satu ada dikerajaan tang dan Qin kedua sedang didalam, queen" jawab salah satu pemuda yang cukup tampan.
"panggilkan Qin kedua sekarang juga" ucap luo ran datar.
"baiklah queen" pemuda tersebut melesat cepat.
Tak lama kemudian datanglah pemuda tersebut bersama perempuan cantik.
"salam queen ada apa anda berkunjung kesini dan mencari saya" ucap perempuan tersebut menunduk hormat.
Saat perempuan tersebut sedang latihan salah bawahannya bilang bahwa queen datang berkunjung dan mencarinya.
"ikut aku kekerajaan tang" ucap luo ran datar.
"baik queen kalo begitu saya ingin rapih-rapih sebentar." ucap perempuan tersebut berlalu pergi.
Ia sungguh tak menyesal mengikuti orang yang dipanggil queen ini, ia malah sangat bersyukur dan sangat menghormati Queennya ini, ia berjanji akan menjaga queennya dari apapun yang membahayakannya.
Setelah perempuan itu menghilang dari hadapan luo ran, luo ran mengalihkan pandangannya kepada ratusan anggotannya yang berada dimarkas pusat ini.
"apa kalian menyesal mengikutiku" teriak luo ran lantang.
"kami tidak menyesel mengikut anda queen, kami yang ingin berterimakasih atas kebaikan anda kepada kami" jawab mereka semua lantang.
"bagus saya juga sudah bilang jangn berterima kasih kepada saya, karena saya telat menganggap kalian seperti keluarga saya" ucap luo ran tegas yang bisa didengar oleh siapapun karena luo ran bicara menggunakan sedikit tenaga dalam.
Mereka semua sangat tersentuh pemimpin mereka sangat baik sekali, mereka juga berjanji akan melindungi dan selalu ada susah maupun duka untuk pemimpin mereka, walaupun pemimpin mereka dingin dan irit bicara tapi mereka tau kalo pemimpin mereka memiliki hati lembut cuman tertutup oleh ekspetasi datar dan acuh tak acuh.
"tapi ingat saya benci PENGHIANAT, apa kalian mengerti" ucap luo ran dingin sambil mengeluarkan aura pembunuh sedikit.
"kami berjanji akan selalu setiap kepada anda Queen" ucap mereka serempak walaupun merasakan aura pembunuh milik pemimpinnya mereka tetap menjawab lantang.
Karena mereka sudah berjanji pada diri mereka sendiri untuk selalu setia kepada pemimpinnya ini.
Tak lama perempuan tersebut datang ia sudah menganti baju dan memakai topeng rubahnya.
"saya sudah siap queen" ucap perempuan tersebut menunduk hormat.
"hm baiklah ayo pergi agar tidak kemalaman" ucap luo ran karena melihat langit sudah menjelang sore.
"kalian semua berlatihlah dan jangan membuat saya kecewa, sampai jumpa" pesan luo ran sebelum pergi.
...
Mereka bereempat pergi dan menuju kearah barat menggunakan ilmu meringankan tubuh, dengan kecepatan yang tak terlihat mereka bereempat membelah hutan dengan sangat cepat.
Tak ada yang bisa melihat mengetahui seberapa cepatnya dan kuat mereka, mereka seperti bayangan hitam lewat dengan selikbat.
Mereka terus membelah hutan hingga akhirnya mereka sampai dekat dengan gerbang kerajaan tang yang terlihat jelas didepan.
Mereka berempat menghentikan langkah mereka.
"kalian jangan pakai topeng rubah ini, pakailah ini" ucap luo ran sambil memberikan 3 topeng hitam dengan corak yang sama dan 1 lagi dengan corak berbeda yang dipakai luo ran.
Mereka bertiga melepaskan topeng rubah dan menyimpannya lalu memakai topeng pemeberian dari luo ran.
Setelah memakai topeng mereka bereempat berjalan ke arah gerbang, terlihat ramai sekali orang yang ingin memasuki kekerajaan tang ini.
Banyak pejalan kaki, pendekar bahkan kereta kuda yang mengantri.
Luo ran dan yang lain lebih memilih mengantri, antrian tersebut lumayan panjang karena didepan ada pengecekan identitas.
Saat luo ran dan yang lainnya sedang asik mengantri dari arah belakang terdengar kereta kuda yang melaju cepat kearahnya dan yang lainnya.
"AWAS KERETA KUDA INI KEHILANGAN KENDALI" teriak seorang pria tampan cemas sekali, ia takut kereta ini menabrak orang tak bersalah.
Mereka semua yang mendengar teriakan ini seketika minggir semua termasuk rombongan luo ran ia malah untuk ikut campur.
Tapi ada seorang anak kecil yang masih berada ditengah jalan, luo ran yang melihat itu hanya membuang nafas kasar dan berlari cepat kearah anak kecil tersebut.
Orang yang mengantri yang sudah minggir meneriaki anak kecil berusia 5 th yang masih berada ditengah jalan.
"anak siapa itu cepat ambil, sebelum ketabrak" teriak salah satu orang disana.
Banyak teriakan dari orang-orang sekitar karena anak kecil tersebut tak minggir juga.
Semakin lama semakin dekat kereta tersebut.
"ran ran awas" teriak luo sin yang melihat adiknya sudah ada ditengah antara anak kecil dan kereta kuda yang berjarak berapa meter.
Luo ran berhasil menangkap anak kecil tersebut dan berlari menuju kereta kuda tersebut.
Ia menghancurkan kereta tersebut yang dimana kusirnya ternyata pingsan dan berusaha menyelamatkan orang didalamnya.
...
Semua orang orang sudah cemas dan khawatir, ayah dari anak ini sudah akan melesat cepat ketika mengetahui anaknya dalam bahaya tapi ia kalah cepat ketika melihat seorang gadis berlari kearah anaknya.
Dan menyelamatkannya, yang membuat ia heran adalah gadis tersebut malah berlari ke arah kereta tersebut dan tak lama terjadi tabrakan.
Bisa dilihat dari ledakan tersebut keluarlah gadis tersebut bersama anaknya dan seorang pemuda yang berada di pelukannya, iya gadis itu sudah memeluk pemuda tersebut dan menggendong anaknya disebelah kanan
...
Setelah ledakan tersebut muncul gadis berumur 15th menggendong anak kecil yang tadi nyawanya hampir melayang dan memeluk seorang pemuda tampan dengan mata terpenjam, sambil mendarat mulus ditanah.
Orang orang masih shock dengan kejadian tersebut bahkan penjaga gerbang juga terkejut.
Luo sin, wei dan Qin dua yang melihat bahwa luo ran baik-baik saja menghampiri, mereka bertiga cukup cemas dengan keadaan luo ran.
"ran ran kau tak apa" ucap luo sin cemas.
"benar kau tak apa jie jie" ucap wei.
"tidak ada yang terlukakan ran ran" ucap Qin tak kalah cemas, kalo diluar Qin dua memanggil luo ran atas permintaannya luo ran sendiri.
"hm aku baik baik saja" ucap luo ran sambil berusaha melepaskan pelukan pemuda tersebut yang memeluknya erat.
"hem sampai kapan kau akan memelukku" ucap luo ran datar.
Pemuda tersebut yang mendengar suara datar orang yang dipeluknya terkejut, buru buru ia melepaskan pelukannya.
Baru kali ini ia memeluk perempuan, dan jantung dari tadi dag dig dug.
Padahal pemuda ini dikenal sangat tenang, apalagi saat tadi dikereta kuda ia panik karena kereta tak terkendali, ia merutuki kebodohannya jika saja ia belajar bela diri sedikit saja ia pasti akan bisa keluar dari kereta tersebut, tapi ia lebih suka belajar dan cita-citanya menjadi cendikawan.
"t terimakasih sudah menyelamatkan saya nona" ucap pemuda tersebut gugup.
"hm" ucap luo ran datar, membuat pemuda tersebut canggung.
Luo ran mengalihkan pandangnya pada anak kecil digendongnya.
"hy sekarang kau sudah aman" ucap luo ran lembut, melihat perubahan sikap tersebut membuat pemuda itu hanya melongo saja.
Anak kecil dalam gendongannya perlahan mengangkat kepala, ah ternyata anak laki-laki- batin luo ran.
Mata birunya menata luo ran dengan intes dan tak lama ia menangis sungguh anak kecil ini tadi sangat ketakutan.
"ah jangan menangis adik kecil sekarang kau tak apa" ucap luo ran panik dan berusaha menenangkannya.
"jangan menangis ini kakak kasih permen" ucap luo ran mengeluarkan permen lolipop yang ia buat berapa hari yang lalu.
Anak kecil tersebut berhenti menangis saat mendengar kata permen.
"emen" ucap anak kecil tersebut cadel dengan mata yang masih sembab.
"iya ini permen coba rasakan" ucap luo ran sambil membukakkan bungkusnya, luo ran memberikan permen lolipop kecil dan lagi peremn ini tak terlalu manis aman untuk anak kecil.
Anak kecil tersebut langsung mengemutnya dan rasa manis yang pas memasuki lidahnya ia tersenyum bahagia.
"emen manis" ucap anak kecil tersebut girang sekali.
Membuat luo ran tersenyum tipis, tak lama datanglah pemuda tampan dengan raut cemas.
"ke'er kau tak apa nak" ucap pemuda tersebut cemas dan mengambil alih anak kecil tersebut dari gendongan luo ran.
"apa kau orang tuanya" ucap luo ran dingin.
Karena orang tuanya lebih tepatnya ayahnya sangat mudaa sekali.
"iya saya orang tuanya kenapa, dan lagi apa yang kau berikan pada anak saya" ucap pemuda tersebut menatap tajam luo ran.
"ck orang tua apaan yang bisa-bisanya membiarkan anaknya ada ditengah jalan dan hampir tertabrak" ucap luo ran sinis.
"saya tak membiarkannya ditengah tadi saya kehilangannya saat akan memasuki gerbang dan lagi jawab saya apa yang kau berikan pada anak saya" ucap pemuda tampan itu sambil makin melirik tajam ke luo ran.
"ck dasar orang tua gila bukannya berterima kasih karena telah menyelamatkan anaknya, dan lagi aku memberikan ini" ucap luo ran sambil memasukan permen lolipop kedalam mulut pemuda tampan tersebut.
Membuat pemuda dan bawahannya terkejut akan perkataan dan prilaku gadis didepannya ini kepada tuannya.
"sampai ketemu lagi adik tampan, ayo pergi" ucap luo ran sambil mengedipkan satu mata ke anak kecil tersebut.
"celamat tinggal akak" ucap anak kecil tersebut cadel sambil melambaikan tangannya dengan sesekali mengjilat permen lolipop tersebut.
Luo ran hanya tersenyum tipis dan berlalu pergi diikutin yang lainnya meninggalkan mereka yang masih shock akan prilaku luo ran kepada pemuda tersebut.
...
Yang luo ran tidak tau pemuda tersebut adalah salah satu anggota kerajaan aksum, kerajaaan yang ditargetin luo ran.
Bagaimana kisah perjalanan luo ran untuk menyatuhkan semua kerajaan dan apa saja yang akan dihadapi luo ran.
Apakah saat nanti menjadi jendral kerajaan aksum, luo ran akan bertemu pemuda menjengkelkan ini dan anak kecil yang imut ini nah nah penasaran kan makanya jangan sampe ketinggalan up dari author ya😉
Jangan lupa vote dan likenya ya oke agar author semangat, seperti biasa sabtu minggu author libur up dan hari ini author up 2 Chapter.
(ini gambar pemuda yang menyebalkan menurut luo ran)
(dan ini adalah anak kecil yang diselamatkannya)