
Hi para pembaca setiaku!👋🏻.
°
°
°
°
°
"apa semua sudah semuanya sudah siap besok?" tanya pria tampan kepada pengawal bayangannya.
"sudah yang mulia, semuanya sudah hamba persiapkan" ucap pengawal bayangan sambil menunduk hormat.
"bagus saya mau adik ke-3 dan adik-5 yang bodoh mati" ucap pria tampan yang dipanggil putra mahkota sambil menyeringai.
"perintah anda adalah mutlak untukku yang mulia" ucap pengawal bayangan menunduk hormat lalu pergi hilang dibalik jendela.
"siapapun yang ingin bersaing denganku, aku tidak segan-segan mengirimmu ke neraka dan sebelum kau pergi keneraka akan aku buat adik bodohmu ikut serta menemanimu" ucap putra mahkota menyeringai seram
...
Keesokan harinya
Sudah dua hari sejak kelarnya kompetisi pemilihan jendral, sekarang kompetisi berburu dimulai.
Kompetisi berburu akan diadakan di hutan bagian selatan kompetisi ini harus diikuti siapa saja yang ingin berpartisipasi.
Untuk nona muda, tuan muda dan anggota kerajaan diwajibkan ikut serta dikompetisi ini.
Kompetisi ini diadakan untuk menjalin kembali tali persaudaraan yang sudah lama putus akibat ramalan tentang kaisar baru dibenua XILI.
Dilokasi tempat kompetisi sudah ramai sekali orang berdatangan, juga sudah ada beberapa tenda untuk beristirahat.
Semua orang sekarang sudah berkumpul di tempat awal mulainya berburu.
Ditempat titik kumpul sudah terdapat berapa kursi untuk setiap kerajaan.
Lalu raja tang selaku tuan rumah maju kedepan menyampaikan tentang kompetisi berburu.
"kompetisi berburu ini zhen dan raja kerajaan lainnya mengadakan untuk menjalin hubungan antar kerajaaan, kali ini kompetisi berburu berbeda dengan sebelumnya.
Siapapun boleh mengikuti kompetisi ini sedangkan untuk keluarga bangsawan serta anggota kerajaan, anaknya wajib mengikuti kompetisi ini.
Dan dikompetisi kali ini siapapun yang memenangkannya akan zhen kabulkan permintaannya." ucap raja tang berwibawa semua orang yang berada disini bersorak senang karena hadiah dari kompetisi ini sedikit mengiurkan.
Tapi akan sulit memenangkannya karena banyak sekali orang yang mengikuti kompetisi ini.
Berbeda dengan gadis kecil yang memenangkan pertandingan kemarin saat ini ia berada dikursi khusus anggota kerajaan atas permintaan cucu pertama kerajaan ini.
"akak anti ikut erburu cama ayah yah?" tanya anak kecil tampan sambil tidak mau melepaskan pelukannya dari gadis cantik, entah kenapa anak kecil tersebut sangat nyaman berada dipelukan orang yang menyelamatkannya.
"benar yang mulia" ucap gadis tersebut berusaha senyum sendari tadi anak ini tidak mau lepas darinya membuat kepala gadis cantik ini pusing dibuatnya.
"kalo boleh tau nama anda siapa jendral" tanya pria paru baya yang masih terlihat gagah dan tampan.
"ah maafkan saya yang lupa memperkenalkan diri" ucap gadis cantik sambil berdiri menggendong anak kecil tersebut lalu menunduk hormat.
"tidak apa kau duduklah pasti berat mengendong cucuku" ucap pria paru baya ramah.
"baik yang mulia" ucap gadis cantik kembali duduk, tidak salah ia hormat kepada pria paru baya tersebut karena orang yang dihormati menghormatinya balik.
"perkenalkan nama saya Luo ran yang mulia bisa memanggil ran ran" ucap gadis cantik ialah luo ran.
"baiklah kalau boleh tau kenapa kau memakai topeng dan dimana keluargamu undanglah ke istana nanti saat perjamuan penyambutanmu nanti zhen ingin bertemu" ucap pria paru baya yang dipanggil yang mulia.
"karena saya tidak ingin mendapatkan tatapan iri serta menarik perhatian orang orang makanya saya memakai topeng, untuk keluarga,,,, keluarga saya sangat jauh yang mulia saya kesini untuk menggembara" ucap luo ran sambil tersenyum tipis.
"ah baiklah jendral mulai sekarang kau tidak usah terlalu formal kepada zhen, karena kau berasal dari jauh pastinya kau tidak mengetahui nama zhen, biarkan saya memperkenalkan diri zhen berserta anggota keluarga zhen" ucap pria paru baya tersebut ramah sambil tersenyum kepada luo ran.
"perkenalkan nama zhen adalah aksum wei, disebelah kanan zhen ialah ratuku yuan mei, disebelah kiri zhen ialah selir agung zhen shangguang yuejin.
Kerajaan aksum memiliki dua istri, 3 orang putra dan satu orang cucu." jelas raja aksum.
"baiklah yang mulia saya sekarang mengerti, senang bisa menjadi jendral dikerajaan anda yang mulia" ucap luo ran tersenyum tipis.
"kenapa senang sekali, bolehkan zhen mengetahui kenapa jendral memilih menjadi jendral dikerajaanku?" tanya raja aksum.
"karena anda berbeda dari raja yang lainnya yang mulia, dan lagi memang sudah tugas hamba menjadi jendral dikerajaan anda" ucapan luo ran membuat semua yang berada disitu binggung.
"berbedanya seperti apa jendral? Dan apa maksudnya yang terakhir?" tanya raja aksum penasaran.
"anda sangat baik kepada bawahan anda yang mulia sikap bijak, tegas dan berwibawamulah yang membuat kau berbeda, sedangkan maksud terakhirku bisakah aku berbicara berdua dengan yang mulia saat sudah dikerajaan aksum?" tanya luo ran.
"anda bisa saja zhen merasa terpuji, baiklah nanti kita bicarakan ini diruang kerjaku setelah kita kembali dari sini jendral" ucap raja aksum tersenyum.
"terimakasih yang mulia" ucap luo ran.
"jendral tidak perlu berterimakasih, harusnya zhen yang berterimakasih kepada jendral telah menyelamatkan cucu zhen" ucap raja aksum.
"kebetulan saya lewat yang mulia, bagaimana saya membiarkan anak kecil setampan ini lepas dari pengawasan orang tua ga becus, dan masuk kedalam bahaya" sindiri luo ran sambil menatap sinis putra mahkota dan sebaliknya putra mahkota yang merasa kesindir memadang sinis luo ran.
Jika ditanya keluarga kerajaan marah atau tidak? Ya jelas tidak karena anggota kerajaan sudah dijelaskan oleh putra mahkota tentang kronologis kejadiannya.
"hahahaha maafkan putra zhen yang belum benar mengurus putranya sendiri, maklum masih muda jendral." ucap raja aksum sambil tertawa yang diikuti lainnya.
"kalau boleh saya tau dimana ibunya yang mulia?" tanya luo ran hati-hati.
"ibunya sudah meninggal saat melahirkannya karena pendarahan" ucap ratu yuan mei.
"ah maaf atas kelancangan saya yang menanyakan hal ini" ucap luo ran tidak enak.
"tidak apa apa jendral dikerajaan aksum juga tau akan hal ini" ucap raja aksum.
"baiklah yang mulia, kalo begitu kapan saya resmi menjadi jendral dikerajaan anda?" ucap luo ran.
Luo ran bertanya akan hal ini karena setiap seorang raja mengangkat jendral ia akan mengadakan peresmian dan perkenalan jendral kepada rakyatnya.
"saat acara ini selesai datanglah kekerajaan aksum menemuiku sebelum meresmikan anda menjadi jendral dikerajaanku" ucap raja aksum.
"baiklah yang mulia, kalau begitu bisakah saya bergabung dengan temen saya" tanya luo ran.
"silahkan jendral, karena anda belum resmi menjadi jendral dikerajaanku" ucap raja aksum sambil tersenyum.
Karena jika seseorang sudah resmi menjadi jendral ia harus selalu berada disamping keluarga kerajaan disaat seperti ini.
"baiklah yang mulia terimakasih" ucap luo ran berdiri lalu memberikan pangeran kecil kepada ayahnya.
"kalo begitu saya permisi yang mulia" ucap luo ran dan dianggukin raja aksum.
Luo ran pergi meninggalkan anggota kerajaan aksum.
Menuju kearah orang yang sudah dianggap keluarganya.
"gege" panggil luo ran membuat ke-enam orang menoleh.
"kau sudah selesai ran ran" tanya luo sin.
"sudah ge ternyata anak kecil tersebut cucunya raja aksum dan dia tidak berhenti menempel denganku" ucap luo ran lesu.
"seperti tidak akan mudah menjadi jendral dikerajaan aksum" ucap luo ran sambil bersadar didada bidang luo sin.
"tidak apa ada gege dan yang lainnya akan membantumu" ucap luo sin memeluk luo ran.
Sedangkan sendari tadi luo ran berlalu pergi menghampiri segerombolan orang memakai topeng dan bersandar disalah satu pria yang berada disana membuat satu orang tidak suka.
Ya dia adalah putra mahkota sungguh ia tidak suka melihat hal tersebut, jika kalian tanya putra mahkota jatuh cinta atau tidak kepada luo ran jawabannya tida tau dengan perasaannya, yang putra mahkota tau dia sangat tidak suka melihat luo ran bersadar dengan pria lain entah kenapa dengan perasaan pria satu ini.
‘entah kenapa aku tidak suka melihat gadis tersebut dipeluk pria lain rasanya tidak enak sekali’-batin putra mahkota.
Sedangkan pengawal bayangannya yang melihat tuannya seperti tidak biasanya, muncul beribu pertanyaan diotaknya.
Jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL AUTHOR YANG INI OKE :))