Adventure Carrying Out The Task Of The Gods

Adventure Carrying Out The Task Of The Gods
Kompetisi dimulai



Hi para pembaca setiaku!đŸ‘‹đŸ»


°


°


°


°


°


Kompetisi yang akan dimulai keesokan harinya mengundang banyak keantusiasan para ahli bela diri yang sudah menunggu lama sekali.


Tapi berbeda dikediaman putra mahkota lebih tepatnya ruang belajar.


Putra mahkota memikirkan rencananya yang gagal membunuh gadis kecil tersebut ia sangat marah mengetahui pengawal terkuatnya terbunuh semua.


Putra mahkota sekarang sangat benci gadis kecil tersebut tapi ia akan mengurusnya nanti saja karena ada hal penting yang sedang dijalankannya.


Yaitu menyingkirkan kakak beradik yaitu tang chen dan tang san, karena akhir akhir ini ia merasakan ada yang aneh kepada kedua kakak beradik tersebut.


"gimana apa semua sudah sesuai rencana" tanya putra mahkota kepada pengawal bayangan yang berada didepannya.


"menjawab yang mulia semua sudah sesuai rencana" jawab pengawal bayangan sambil menunduk hormat.


"bagus kau boleh pergi dan jangan gagal mengerti" ucap putra mahkota menatap tajam kepada pengawalnya.


"m mengerti yang mulia, kalau begitu saya pamit dulu" ucap pengawal bayangan gemetar ketakutan dan berlalu pergi menyisahkan putra mahkota.


"heh liat saja aku akan membuat kalian diusir atau menjadi bahan tertawaan seluru benua" ucap putra mahkota sambil menyeringai.


Keesokan harinya dilapangan khusus kerajaan tang. 


Hari ini adalah hari penting karena akan dimulainya kompetisi, banyak sekali orang yang sudah mulai berkumpul dilapangan khusus tersebut.


Bahkan lapangan tersebut hampir penuh banyak orang yang berdesak-desak untuk menonton.


Beda dengan seorang gadis kecil yang memakai topeng hitam bersandar diatas pohon besar dan tinggi yang berada ditempat tersebut, melihat semuanya yang berada dibawah melalui atas pohon.


Tidak ada yang menyadari kehadirannya karena gadis tersebut menyembunyikan aura kehadirannya dan lagi pohon tersebut rindang jadi tak ada yang bisa melihat keatas pohon, sedangkan keenam orang dibuat pusing karena tidak menemukan orang yang mereka sayangi.


Setelah mencari kemana mana dan tidak menemukan mereka ber-enam sampai putus asa tapi tiba-tiba orang yang mereka cari mengirim pesan melalui pikiran keenam orang tersebut yang membuat mereka lega.


Gadis kecil yang melihat orang tersayangnya bernafas lega hanya terkekeh gegeli, ia melihat dari atas bahwa keenam orang tersebut mencarinya, jadi gadis kecil tersebut memilih mengabarinya agar mereka tidak khawatir.


Ya gadis kecil tersebut ialah luo ran dan keenam orang tersebut adalah Luo sin, Luo wei, Qin satu, Qin dua, Tang chen dan Ren.


Tidak lama datanglah para raja dari keempat kerajaan beserta keluarga mereka.


Mereka semua menduduki kursi yang memang tersedia diatar tempat yang lumayan tinggi dari arena.


Tidak lama munculah seorang kasim maju kedepan dan memulai sambutan dilanjutkan sambutan dari raja kerajaan tang selaku tuan rumah. 


Peraturannya dikompentesi ini siapapun boleh menantang orang lain, jika mereka menang mereka akan berduel dengan jendral setiap kerajaan, dia yang menang akan bebas memilih menjadi jendral dikerajaan mana saja dan lagi tidak dilarang semua orang boleh mengikuti kompetisi tersebut.


Peserta diperbolehkan memakai kemapuan yang mereka miliki dan lagi boleh juga memakai senjata serta siapapun boleh mengikuti kompetisi maupun itu perempuan ataupun laki-laki.


Tidak boleh melakukan trik-trik curang, siapapun yang curang akan segera dieliminasi.


Setelah kasim memberi sambutan dan peraturan kompetisi, giliran raja kerajaan tang.


Yang memulai sambutan dan memberitahukan apa saja acara setelah diadakan kompetisi yaitu.


-kompetisi berburu


-jamuaan keempat kerajaan serta pertunjukan bakat.


Setelah mnyampaikan hal tersebut kompetisi dimulai dengan suara bunyi gong dipukul sangat keras.


Gong


Gong


Tidak lama majulah seorang pria berbadan kekar dengan seorang pria tampan membawa kipas.


Pertarungan tak seimbang tersebut dimenangkan oleh pemuda yang membawa kipas.


Pertarungan terus berlanjut luo ran merasa sangat membosankan, tapi tiba ada satu pertarungan yang menarik perhatiaan luo ran.


Seorang pemuda tampan tanpa membawa senjata memenangkan berapa kali petarungan hingga sekarang.


Orang orang yang melihat tersebut tak henti-hentinya berteriak histeris karena pemuda tersebut sangat kuat.


Beda lagi dengan kedua orang tersebut yang mengetahui jurus bela diri pemuda tampan itu.


‘ran ran apa kamu melihatnya’ telepati tang chen kepada ran ran.


‘aku melihatnya ge dia menggunakan jurus bela diri modern, jangan bilang dia berasal dari dunia kita ge’ balas luo ran sangat terkejut melihat jurus tersebut.


‘sepertinya iya ran ran kalo begitu gege akan menyuruh ren mencari tau tentang pemuda tersebut’ ucap tang chen melalui pikiran.


‘baiklah gege suruh gege ren berhati-hati jangan sampai ketahuan kalo dia berasal dari dunia kita dan bisa menguasai bela diri modern pasti memiliki insting yang kuat’ peringat luo ran.


‘baik gege mengerti, apa kamu akan melawan dia menggunakan jurus bela diri modern juga?’ tanya tang chen.


‘sepertinya tidak gege, aku akan menggunakan jurus yang sudah kupelajari saja, ran ran penasaran siapa pemuda tersebut jika sudah mendapatkan informasi jangan lupa kabari ran ran gege’ balas luo ran sambil memasang smirik dan memutus telepatinya.


...


Sedangkan diarena banyak teriakan histeris dari para penonton karena pemuda tampan tersebut sangat kuat, bahkan para raja memujinya lalu putri putri dari kerajaan pada jatuh cinta pada pemuda tersebut.


Pemuda tampan yang melihat tatapan pemuja tersebut tersenyum menggoda membuat para perempuan berteriak histeris.


‘ternyata menyenangkan juga menjadi orang kuat, kalo bukan karena perempuan cantik bak iblis tersebut aku tak mungkin terlempar kedunia ini’-batin pemuda tersebut.


"apa kah ada lagi yang mau menantang" teriak kasim tersebut kepada para penonton.


"kalau begitu---"ucap kasim terpotong.


"saya menantang pemuda tersebut" ucap seorang gadis kecil yang turun dari pohon dan mendarat mulus di arena, hanfu putihnya berkibar tekena angin dan topeng hitamnya menambah kesan misterius digadis kecil yang baru datang.


Semua orang terkejut dengan kemunculan gadis kecil yang turun dari pohon.


Bahkan pemuda tampan tersebut juga terkejut karena tidak merasakan kehadirannya.


Begitupun para raja, keluarganya dan para penonton yang tidak menyadarinya juga.


"apa kau yakin mengikuti kompetisi ini gadis kecil" ucap kasim setelah pulih dari terkejutnya dan memandang remeh gadis dihadapannya.


Luo ran yang dikatai gadis kecil tidak suka dan menatap kasim tersebut dengan tatapan tajam membuat kasim itu terkejut dan badannya bergetar ketakutan.


"saya yakin" ucap gadis cantik itu dingin, ialah luo ran.


Mendengarkan suara dingin gadis tersebut membuat yang lain pulih dari terkejutnya.


Dari mana gadis ini berasal.


Dia turun dari pohon besar itu saya bahkan tidak merasakan keberadaanya.


Betul tapi dia hanya seorang gadis kecil tapi dia sok sok.


Gadis kecil itu pasti ingin menarik perhatian saja.


Kau betul pasti dia juga lemah.


Bisik bisikan mulai terdengar dari kursi para penonton, tapi luo ran hanya acuh tak acuh.


Sedangkan di putri jendral long yang melihat gadis tersebut langsung memberi tahukan ayahnya bahwa gadis itulah yang mengalahkan prajurit terbaiknya.


Jendral long yang mendengernya seketika langsung memadang luo ran dengan tatapan pembunuh.


Luo ran tau kalo jendral long memberikan tatapan pembunuhnya dia hanya acuh tak acuh saja.


Berbeda lagi dikursi khusus keluarga kerajaan aksum, cucu satu-satunya kerajaan aksum yaitu aksum ke'er melihat kakak yang waktu itu bersorak senang.


"akak akak yey ada akak" ucap ke'er senang sambil bediri dipangkuan ayahnya menbuat seluruh keluarga kerajaan aksum menatap binggung kepada cucunya yang tidak seperti bisanya.


"kakak" binggung aksum san yang melihat keantusiasan anaknya tersebut sendari tadi ia hanya diam saja tak terlalu fokus menonton pertandingan.


"tuh yah akak dicana yang aktu itu acih aku emem" ucap ke'er dengan suara cadelnya menarik lengan bajunya dan menujuk luo ran.


Sedangakan pemuda tersebut yang melihat anaknya menarik serta menunjuk arena matanya beralih mengikuti apa yang ditunjukkan oleh putranya tak lama senyum tipis tercetak jelas diwajahnya.


‘ternyata dia mengikuti kompetisi kita bertemu lagi gadis kecil’


Jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL BUATAN AUTHOR YANG INI YA😉.



(pemuda yang dicurigai luo ran dan tang chen yang bisa jadi berasal dari dunianya).