
Hai para pembaca setiaku semoga novel aku tidak membosankan bagi kalian ya:))
°
°
°
°
°
"sebenarnya nona inilah yang chen ceritakan ke ibunda dan gege" jelas tang chen kepada ibundanya, dan memberi kode untuk membuka topengnya.
Tang chen menceritakan ke ibundanya dan gegenya tentang obat yang ia berikan kepada gegenya untuk menyembuhkan tenaga dalam yang parah, butuh 5 hari saja untuk tang san memproses pill tersebut makanya tang san melakukan pelatihan tertutup hingga ia benar-benar sembuh dari luka tenaga dalam.
Dan itu membuat ibundanya terkejut akan pill tersebut dan bertanya dimana tang chen mendapatkan pill berharga ini.
Tang chen menjelaskan bahwa berapa hari ia tidak dirumah karena melakukan perjalanan bersama ren menuju kekerajaan meng saat mendengar bahwa ada pelelangan pill berharga.
Bahkan tang chen bercerita bahwa ia juga melelang belati kembar kesayangannya atau yang disebut senjata tingkat hitam.
Dan belati tersebut terjual dengan harga 10.000 koin emas, tapi saat pelelangan bagia pill berharga dimulai tidak ada satupun pill yang berhasil dibeli oleh tang chen jadi ia memutuskan untuk mengambil uang hasil pelelangan belatinya.
Saat ia kekantor manajer ternyata disana ada direktur ia mengasih uang hasil penjualan belati kembar kesayangannya dan memberitahukan bahwa ada pesan untuknya.
Direktur tersebut memberikan selembar kertas kata penulis pesan jika tang chen bisa membaca tulisan dikertas tersebut, ia harus menemui orang yang menulis pesan ditempat yang sudah tertera di kertas.
Saat tang chen membaca pesan tersebut sangat terkejut dan memilih menemui orang yang menulis pesan tersebut.
Ternyata orang yang mengirim pesan dan menulis pesan adalah orang yang pernah tang chen ceritakan ke ibundanya dan gegenya.
Orang tersebut adalah orang sangat berarti bagi tang chen dikehidupan sebelumnya, dan orang tersebut jugalah yang memberikan banyak pill termasuk pill penyembuhan tenaga dalam serta membantu kultivasi tang chen serta ren.
"Jadi nona ini adalah orang yang berasal dari kehidupan pertamamu chen?" tanya ibunda ia terkejut.
Ia tidak menyangka akan bertemu orang yang diceritakan putra bungsunya, ia sudah diceritakan oleh tang chen bahwa dia bukan jiwa asli pemilik tubuh ini.
Jiwa pemilik tubuh ini sudah meninggal dan digantikan olehnya, jiwa asli tang chen berpesan kepadanya untuk menjaga keluarga dan menyayangi keluarganya juga.
Selir agung dan tang san sempet binggung serta ga mengerti, akhirnya tang chen menjelaskan bahwa ia berasal dari dunia yang disebut bumi.
Dunia yang jauh berbeda dari dunia ini, dan ia mati karena menyelamatkan orang yang sangat berarti baginya tapi ternyata jiwanya berreinkarnasi ke tubuh tang chen.
Dan nona muda inilah orang yang tang chen selamati dikehidupan sebelumnya, orang sangat berharga dan penting bagi hidupnya.
Akhirnya selir agung dan tang san mengerti bahwa putra bungsunya dan adik kecilnya sudah tiada, tubuhnya ditempati jiwa dari dunia lain.
Selir agung dan tang san tetap menerima jiwa yang berada ditubuh tang chen dan tetap menganggapnya seperti keluarga, tang chen yang mendengar itu terharu dan bertekad melindungi keluarga ini.
Tapi tang chen tidak menceritakan tentang luo ran yang seorang pemimpin organisasi yang disegani ataupun tentang tugas yang diberikan dewa untuk luo ran.
Sontak kedua orang tersebut ingin berterimakasih kepada luo ran saat keduanya melihat luo ran betapa terkejutnya mereka berdua.
Terutama tang san mukanya sudah semerah tomat dan selir agung mukanya sudah memerah bagaimana muka mereka merah begitu karena didepannya terdapat kecantikan yang mampu menghancurkan seluru benua, kecantikan yang seperti bukan berasal dari benua ini, kecantikan luo ran tidak bisa dideskripsikan karena membuat orang yang melihatnya terpanah dan memerah mukanya.
Degg degg
‘ya lord tertinggi kecantikan semacam apa yang kau ciptakan membuat jantungku berdetak lebih cepat, ternyata dibalik topeng hitam tersebut terdapat kecantikan yang mampu membuat semua memperebutkannya, oh lord sepertinya saya jatuh cinta kepadanya’ batin tang san dengan muka semerah tomat.
‘kecantikan yang sungguh bisa membuat semua perempuan dibenua ini dibuat jatuh hati saat melihat kecantikan seperti ini bahkan akupun yang seorang perempuan jatuh hati kepada kecantikanan didepanku’ batin selir agung.
Luo ran yang melihat reaksi mereka memutuskan memakai topeng dan juga takut ada mata-mata.
"lihatlah ge muka mereka memerah saat melihat wajahku" ucap luo merasa bersalah.
Menurut luo ran mukanya ini akan membawa masalah besar bagi dirinya apalagi kecantikan seperti ini, makanya luo ran memilih memakai topeng.
"maafkan saya selir agung, gege san" ucap luo ran meminta maaf.
"ah tidak apa apa nona panggil saja ibunda seperti chen dan san" ucap selir agung yang baru sadar dari kekagumannya dan mengelus rambut luo ran lembut.
Luo ran merasakan sentuh yang sudah dirindukan selama satu tahun lebih sejak sampai disini ia tidak lagi merasakan elusan senyaman ini.
"panggil saja ran ran, apakah ran ran boleh peluk ibunda" tanya luo ran ragu-ragu.
"sini" ucap selir agung sambil tersenyum lembut dan merentangkan tangan.
Luo ran langsung memeluk selir agung sangat erat terasa hangat dan nyaman sama seperti pelukan mommynya, ah luo ran sungguh merindukan mommynya yang cerewet.
"ran ran kenapa menagis" ucap selir agung panik sambil menghapus air mata luo ran.
"ran ran kangen mommy ibunda" ucap luo ran menyebutkan kata mommy menggunakan bahasa didunia ini.
"mommy itu siapa ran ran?" tanya selir agung binggung.
"didunia luo ran mommy itu adalah panggilan sayang untuk ibu dan ran ran sangat rindu ibu" isak luo ran dibalik topeng tapi masih terdengar.
"kau bisa menganggap ibunda seperti ibumu" ucap selir agung sambil memeluk luo ran lagi.
Selir agung taunya luo ran sama seperti tang chen yang jiwanya terlempar didunia ini makanya ia merindukan ibunya dari kehidupan sebelumnya.
Tang chen yang mendengar adiknya kangen mommynya hanya bisa tersenyum tipis, sifat manja ran ran tidak pernah berubah menurutnya.
...
Sedangkan disisi lain istana dikediaman yang begitu mewah.
“Nona luo ran ternyata kau orang menarik juga” ucap tang zhong tersenyum tipis sambil duduk dimeja kerjanya setelah balik dari berburu.
"salam yang mulia" ucap pengawal bayangan yang menunduk hormat.
"bagaimana?" tanya tang zhong.
"saya tidak menemukan satu pembunuhan bayaran dihutan, jika di mati seharus jasadnya masih ada disana" jelas sen.
Prangg
"dasar tidak berguna" geram tang zhong sambil melempar gelas ke dinding.
"membunuh ke-3 hama saja tidak bisa" ucap tang zhong semakin emosi.
"y yang mulia b bagaimana k kalo kita memjalankan rencana B saja?" usul sen bergemtar takut merasakan aura tuannya.
"heh kau benar kalo begitu kita akan membuat kedua adik kakak tersebut malu" ucap tang zhong sambil menyeringai seram.
"kau bisa pergi sen menjalankan rencana tersebut dan jangan lupa kasih obat ini pada minuman nona luo ran" ucap tang zhong sambil memberikan satu obat ke sen.
"baik yang mulia kalo begitu hamba undur diri dulu" ucap sen mengambil obat tersebut dan menunduk hormat lalu pergi.
“kau akan menjadi milikku nona luo ran” gumam tang zhong sambil tersenyum licik.
Tang zhong dan sen tidak menyadari bahwa ada 1 orang yang mengintai saat ini, orang tersebut marah mengetahui bahwa queennya ingin dicelakai.
Jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL BUATAN AUTHOR YANG INI:))