ADERFIA GANG (Support System)

ADERFIA GANG (Support System)
pertemuan pertama derren



"sorry kek nya gua nggak ikutan ke Aderfia house mau balik gua,soal nya nyokap nelpon in terus


" tumben nurut ren"cetuk bian


"ah.. iyaa kesambet apa an lu" sean ikutan menuduh derren yang tidak seperti biasa nya,karena biasa nya cowok titisan elsa itu tidak akan peduli sama sekali


"pusing gua,duluan ya" derren berlalu meninggal kan ketiga sahabat nya itu,bian dan sean saling tatap keheranan sedangkan aska hanya diam saja dan masuk ke dalam mobil,seperti nya hanya raga nya saja yang ada di sana sedangkan pikiran cowok itu entah berada di mana


......................


crit..... suara rem motor derren memekik membuat ban belakang dari motor itu terangkat seperdetik kemudian kembali ke permukaan


"woi.. jalan gunain mata" teriak derren sambil membuka kaca helm nya, namun seseorang yang hampir ia tabrak tadi berdiri dan melanjutkan jalan nya dengan sempoyongan tampa tampa memperdulikan teriakan derren membuat cowok itu menurunkan standar motor nya dan berlari ke arah cewek itu yang terlihat sangat tidak baik-baik saja


"hei,lo ****.. lo mabuk" pertanyaan konyol,dari derren padahal sudah jelas aroma alkohol sangat menyengat memasuki indra penciuman nya,namun lagi lagi cewek itu hanya menatap nya datar kemudian mencoba melanjutkan jalan nya, namun dengan cepat derren menghentikan langkah cewek itu dengan mencekam pergelangan tangan nya


"lepasin" suara lemah dan Expresi datar cewek berkulit putih dengan rambut sebahu di kuncir namun sudah acak-acakan,


penampilan cewek itu membuat derren mengejutkan dahi nya,ia mengunakan pakaian sangat terbuka yang menampilkan hampir semua dari lekuk tubuh nya,yang tiba-tiba membuat bulu-bulu halus di tangan dan tengkuk nya meremang, pikiran nya menerka-nerka,tentang siapa cewek di hadapan nya ini,


"ok sorry" derren mengangkat kedua telapak tangan nya berniat pergi saja dari sana,soal cewek yang sedang mabuk itu dia tidak lagi memikirkan nya,dalam pikiran derren cewek itu pasti sudah terbiasa seperti ini


"uwek uwek... " suara cewek di belakang nya membuat derren kembali menoleh,ah.. ternyata cewek barusan sudah berdiri di pinggir jalan dan seperti nya sedang mengeluarkan seluruh isi dalam perut nya,kemudian terduduk lemas,membuat derren sedikit merasa kasihan.


"lo nggak Apa-apa" pertanyaan deren sontak membuat cewek itu menatap nya sinis


"nggak papa-papa kepala bapak lu"


"nggak butuh penonton budiman gue"cewe itu berusaha untuk berdiri tapi tenaga nya sudah hampir habis dan kepala nya semakin pusing,membuat pandangannya menjadi sedikit kabur, cewek itu sedikit menggeleng-ngelengkan kepalanya, dan sesaat sesudah nya cewek itu pun ambruk kejalan,membuat derren sigap memeluk tubuh mungil cewek itu


" aduh,woi.. bangun"derren menggaruk kepala nya yang menjadi sedikit gatal,ah.. bodoh nya kenapa dia samperin ini cewek tadi toh kalau sudah seperti ini akan ia apa kan cewek ini,mau di antar kan kemana orang nya juga udah tepar gini


derren merogoh saku nya dan mengeluarkan benda pipih di sana,membuka aplikasi dan memesan taksi online,Satu-satunya tujuan ia sekarang adalah Aderfia house,karena tidak mungkin ia akan membawa cewek ini ke hotel apa lagi meninggal kan nya di pinggir jalan seperti ini,derren masih sedikit Berperasaan


tidak terlalu lama taksi pesanan derren pun sampai ia memasukkan cewek itu ke dalam taksi dan mengatakan alamat Aderfia gang sedangkan diri nya mengikuti taksi itu dari belakang,derren yang semula nya ingin pulang pun lupa tujuan nya


"anterin ke alamat ini ya pak,saya ngikutin dari belakang" ah.. kesal rasa nya saat menatap supir taksi itu menatap nya dengan tatapan aneh,lagian siapa juga tidak akan aneh jika mendapati cowok yang membawa cewek mabuk dengan pakaian yang seperti itu


hampir 30 menit perjalanan kini jam sudah hampir dini hari,taksi itu berhenti di depan pagar rumah,yang terlihat sangat rapi walaupun di malam hari seperti in,sedangkan derren turun dari motor nya dan membuka pagar,seperti yang di harap kan anak-anak Aderfia sudah pulang,tidak ada satu pun motor yang terparkir di sana,bukan nya apa,jika ada salah satu teman nya derren tidak tau harus mengatakan apa,kepada mereka dini hari seperti ini ia membawa seorang cewek dengan penampilan seperti ini kerumah mereka,bukan nya tidak mungkin teman-teman nya akan meledek dia nanti


derren memarkirkan motor nya dan kembali keluar,dan membawa cewek itu seperti karung goni ya.. di pikul nya saja, sangat tidak ramah sekali,sekarang Aderfia house tidak menggunakan kunci,melainkan memakai sandi,derren yang merancang rumah cerdas untuk mereka,sebab mereka sudah tidak memiliki mbok ima di sana,


mbok ima dan pak asep sudah kembali ke kampung halaman mereka,dan membuka warung kecil-kecilan di sana,yang di modalin oleh Aderfia gang sebagai bentuk pertanggung jawaban dari mereka yang hampir mencelakai kedua suami istri itu,


perlahan pintu itu terbuka,dan lampu-lampu di ruangan itu kembali menyala,kedatangan nya di sambut oleh asisten Google


"selamat malam tuan,dan selamat datang"derren tersenyum puas ah.. tidak sia-sia ia merancang ini cukup lama,hasil nya sangat memuaskan


derren berjalan menaiki tangga menuju lantai dua yang menjadi tempat tidur untuk anak-anak Aderfia kalau menginap di sana,namun sekarang sudah tidak seperti dulu orang yang tidak pernah absen menginap di sana udah. tidak ada lagi,membuat lengkungan tipis terukir di wajah derren mengingat sosok ALM willi dengan senyuman mengambang,selalu menyambut kedatangan nya di saat ia lelah dengan pertengkaran orang tua nya,dan datang ke sini


langkah derren berhenti di depan sebuah pintu kamar dan membuka nya,sama seperti di bawah tadi lampu kamar dan ac derren berjalan masuk menuju sebuah kasur di depan sana,membaringkan tubuh cewek itu dan menyelimuti nya,derren juga cowok normal jika terlalu lama ia menatap cewek ini bisa-bisa ia akan melewati batasan nya,


derren berjalan ke arah meja di samping kiri dan mengambil sebuah benda kecil dan meletakkan sedikit mendekat ke arah mulut nya


" oke google lampu tidur"derren membisikkan ke benda itu dan membuat lampu yang tadi nya terang berubah menjadi lampu berbentuk bulan dengan aroman terapi yang membuat orang akan nyaman dan tentram menikmati istirahat mereka