
sudah hampir 2 minggu dari hari pernikahan mama nya dan om alaska,hari ini aska ingin kembali ke indonesia,sedang kan 3 teman nya sudah pulang dari sehari sesudah acara
"aska" pak alaska menepuk pelan pundak cowok yang sedang sibuk merapikan baju-baju nya
"iya pa" aska tersenyum hangat,jika anak-anak lain agak sulit untuk dekat dengan papa sambung berbeda dengan aska yang merasa alaska lebih mirip papa kandung nya di bandingkan papa nya sendiri
"ini" alaska memberikan sebuah kunci mobil
"nggak usah pa,kan nanti aku kuliah nya di sini,aku cuma mau pulang beberapa minggu aja pa"aska sedikit menunduk ia nyaman di sini namun ada seseorang yang tidak bisa di pungkiri selalu masuk ke dalam pikiran nya sejak hari pertama di sini
"ini mobil untuk di sini aska dan ini kunci rumah di indonesia,maaf sebelum nya aska,papa udah usahakan membeli rumah yang kamu tempati dulu namun mereka tidak ingin menjual" perkataan alaska terhenti saat remaja itu memeluk nya
"aku nggak mau rumah itu lagi pa" aska terisak tuhan begitu baik pada nya,ia Mengirim laki-laki baik yang sekarang berada di depan nya dan menjadi papa sambung nya,laki-laki yang menerima mama nya apa adanya,laki-laki yang menerima ia sebagai anak nya,orang ini sosok yang paling sempurna untuk aska,sewaktu kecil ia selalu memikirkan jika ia bukan anak papa nya,karena papa nya tidak seperti papa taman-taman nya,
awal nya mama aska selalu mengatakan papa nya sibuk maka nya setiap kali pengambilan lapor hanya mama nya saja,dan saat aska berusia 8 tahun baru lah ia tau kenapa papa nya tidak pernah ada untuk pengambilan lapor nya,
karena laki-laki yang ia sebut papa waktu itu juga memiliki anak lain seumuran dengan nya,itu adalah alasan yang sangat masuk akal kenapa papa nya tidak pernah bisa untuk nya,karena anak itu juga membutuhkan papa nya,
Tapi itu hanya hal yang sudah berlalu,sekarang aska memiliki papa untuk diri nya sendiri
"ya sudah son papa mau balik kekantor" alaska berjalan keluar kamar aska,ia kembali hanya untuk makan siang bersama anak dan istri nya di rumah,membuat laki-laki yang selalu ikut kemana pun ia pergi tersenyum cerah,alaska sudah kembali seperti alaska yang dulu sewaktu awal ia bekerja dengan laki-laki itu,laki-laki itu selalu pulang untuk makan siang bersama tuan dan nyonya besar,tidak ada hal yang lebih penting untuk laki-laki yang mulai memasuki dunia bisnis di usia 25 tahun waktu itu,sedang laki-laki yang dengan bertengger di hidung nya itu menjadi sekertaris nya sedari awal,jika di tanya orang yang paling tau tentang luka yang aska bawa hingga bisa memiliki wanita nya,ia lah orang nya
alaska sudah mengatakan pada aska ia tidak bisa mengantarkan aska ke bandara karena ia akan ada rapat dalam 1 jam ke depan,aska tidak mempersalahkan nya sebab melihat alaska yang selalu menyempatkan diri untuk pulang saat makan siang dan tidak pernah terlambat untuk makan malam,selalu membuat hati nya menghangat,apa lagi perlakuan laki-laki itu kepada mama nya
" 50 menit lagi ada rapat tuan"
ucapan nya hanya di jawab dengan anggukan kepala laki-laki itu sambil melirik Pergelangan tangganya
"orang-orang kita di indonesia sudah di kabari tentang kepulangan anak saya kan" alaska bertanya tampa menoleh ke orang yang berjalan di belakang nya
"kamu memang selalu bisa di andal kan"pujian yang membuat laki-laki dengan kacamata itu tersenyum puas
"bagai mana dengan sekolah alvian? apakah dia sudah Menentukan universitas mana yang ingin ia masuki?" alaska menanyai tentang anak dari laki-laki yang berada di belakang nya
"belum ada rencana,seperti biasa tuan dia selalu meminta saya untuk memilih kan nya"
"kalau seperti itu,bagai mana kalau ia masuk ke universitas aska" alaska cukup memperhatikan aska,dan ia tau aska sedari kecil sulit untuk dekat dengan orang selain ke 3 teman nya,dan keputusan aska untuk melanjut pendidikan nya di sini membuat ia harus terpisah dari ke 3 teman nya,
derren dan bian akan melanjut kan pendidikan di dalam negri sedangkan sean akan melanjut pendidikan di turki,alaska hanya tau itu saja sedang kan alasan mereka memilih berpisah-pisah alaska tidak tau
aderfia grup
aska: hari ini gua balik ke indonesia
aska sengaja memberitahukan kepulangan nya,rencana nya ia dan teman-taman nya akan merenovasi rumah mereka saat ia kembali,yang beberapa bulan terakhir ini terbengkalai,selain aska dan tiga sahabat nya,beberapa teman mereka juga pergi keluar negri untuk melanjut pendidikan,seperti nya jumlah aderfia gang akan berkurang,tapi mereka tidak mempersalahkan kan kemana teman-taman nya akan melanjutkan cerita mereka,yang pasti mereka sama sama memiliki mimpi yang sama
aska keluar dari kamar nya sambil membawa koper di tangan nya,berjalan menuruni tangga sambil memamerkan senyuman Mengambang yang selalu sukses membuat orang-orang yang bekerja di rumah itu antusias menatap kearah nya,khusus nya pelayan wanita,rumah yang saat ini ia tempati berkali-kali lebih besar dan mewah,saat pertama kali ke sini aska cukup terkejut saat banyak nya orang berpakaian hitam putih berjejer menyambut kedatangan mereka
rumah yang berada di tengah-tengah kota yang cukup ramai dan cantik dengan warna Putih dan emas menambah kesan mewah bak sebuah istana,
Rumah ini bukan lah rumah yang aska tempati saat pertama kali datang untuk menemui mama nya
ia berjalan menghampiri seorang wanita yang keadaan nya jauh lebih baik dari beberapa bulan yang lalu,wanita itu tidak lagi diam dengan tatapan kosong,ia sekarang sedang duduk dengan wajah yang lebih cantik dan cerah,ada beberapa orang pelayan yang juga duduk di sana,meski pun belum berbicara namun sudah ada senyum di bibir cantik nya
"ma,aska ke indonesia untuk seminggu atau 2 minggu ke depan ya" aska berjongkok di hadapan wanita yang sedang duduk di kursi roda