ADERFIA GANG (Support System)

ADERFIA GANG (Support System)
luka yg makin bertambah parah



Aderfia gang sedang berkumpul di sebuah ruangan yg lumayan luas,ruangan VIP sebuah rumah sakit ternama do ibu kota,tadi malam orang tua gerri sayang dan membawa anak mereka untuk mendapatkan pasilitas yg lebih lengkap dari rumah sakit yg sebelum nya,


mereka semua sedang berduka,baru saja mereka mengantarkan anggota paling muda dari mereka semua ke peristirahatan terakhir nya,bening tidak ada yg memulai obrolan,sampai gerri membuka suara nya


"maafin gua,gua nggak bisa ngelindungin willi ka" lebih gerri


"ini udah takdir ger lu nggak perlu nyalahin diri lu sendiri" sean menepuk pelan pundak yg tidak di perban


mereka semua sudah tau siapa yg melakukan ini ke willi hanya saja mereka belum mengetahui bagai mana kronologi cerita kejadian nya


"lu udah bisa ceritain kronologi kejadian nya" aska membuka suara, sedikit serak selain duka atas Kepergian willi aska juga belum sembuh total tapi ia memaksa kan diri nya untuk ikut serta menyelesaikan masalah ini,derren tidak melarang nya karena ia tidak ingin aska merasa ia tidak berguna sama sekali bahkan untuk orang yg ia anggap adik nya sendiri


"Kemarin pas gua baru balik ke Aderfia house,gua bawain willi makan,kita ngobrol-ngobrol kek biasa nya,tapi sekitaran jam 11 an gua ke dapur ngambil minum,pas gua balik lagi itu anak udah berdiri didepan pintu gua kita dia cuma pingin ngunci pintu aja tapi gua salah,ternyata willi sadar dengan ada nya hal yang nggak beres,di situ dia balik lagi ke gua dengan terburu-buru,tapi belum sampai ke gua pintu utama rumah udah kebuka gede di situ gua lihat anak-anak Bruiser sama orang-orang yg badan nya gede-gede bahkan ada beberapa orang yg kemarin sampai kita bikini bonyok,gua ingat bener muka mereka,pantes aja anak itu lari, kita semua tau kek mana si ALM,anak itu nggak mungkin kabur kalau dia ngak benar-benar merasa nggak mampu


dari sana mereka ngehancurin rumah kita gua dan willi udah berusaha semampu kita Mempertahan aderfia house tapi kita gagal ka,bahkan gua penyebab willi mati ka" suara gerri mulai serak,teringat jelas bagai mana cowok yg lebih muda 2 tahun dari nya itu membela nya abis-abisan,tapi gerri tak mampu menyelamat kan nyawa cowok itu saat ketua gang Bruiser menik*m nya dari belakang


saat itu gerri sedang kewalahan mengahadapi preman-preman sewaan Bruiser,sampai ia terpojok kedinding dan salah satu anak Bruiser berlari ke arah nya membawa senjat* taj*m di tangan nya,ia desta,wakil dari Bruiser gang


melihat gerri terpojok dengan sebuah tenaga willi menghampiri nya menendang desta hingga terpental lumayan jauh,memukul cowok itu dengan brut*l membuat banyak dar*h keluar dari hidung dan pelipis cowok di bawah nya,tapi cowok itu tidak tinggal diam ia berusaha mengambil belat*h nya dan berhasil melukai lengan willi,


meski pun sudah terluka willi masih sempat melihat ke arah gerri yg babak belur di hantaman 3 orang yg berbadan jauh lebih besar dari mereka berdua,ia kembali berlari ke arah gerri tapi sebuah pukulan mendarat tepat di punggung nya,membuat cowok itu jatuh ke lantai,Mata nya berkunang tapi ia masih berusaha untuk bangkit,pukulan dari benda tumpul itu kembali mendarat ke tubuh nya membuat ia kembali sempoyongan tapi tetap berdiri berusaha berjalan menghampiri gerri yg terbaring lemah di lantai,tapi ke 3 orang itu masih mengajar nya tampa belas kasihan


langkah nya kembali terhenti saat desta menerjang nya dari belakang,apa yg di kata kan gerri tentang willi itu benar,


Ia kembali menghajar desta bahkan 2 teman desta membantu desta untuk menghalangi nya,cowok itu menyerang seperti orang gila bahkan ia seperti tidak kehabisan tenaga padahal bukan 1 atau dua luka yg ia dapat dari senjat* taj*m yg di pegang desta,melihat willi yg mencoba membela dirinya tampa memperdulikan hidup nya sendiri,gerri kembali bangkit mengerahkan semua tenaga nya untuk membantu willi


arhhh terdengar suara ngilu teriakan dari desta,gila willi sudah gila bukan 1 x tapi lebih dari 3 kali ia menancapkan benda taj*m itu ke desta


sampai seorang cowok yg sangat pamiliar di Mata gerri berlari ke arah willi dengan senjata taj*m panjang dan men*mb*s tubuh willi,membuat gerri yg tadi nya ingin berlari menghampiri cowok itu terkulai lemas di lantai,Mata nya menatap mata willi yg jatuh kelungkup di lantai dengan cairan mer*h yg mengenang,


Yg membuat gerri semakin sesak willi tersenyum ke arah nya seolah-olah ia Mengucap kan dalam perpisahan


gerri terisak tangisan nya tidak bisa lagi di bendung ada sesuatu besar yg menhantam dada nya begitu juga dengan anak-anak aderfia yg lain,bahkan sampai akhir willi tetap membela saudara nya,seperti janji awal berdiri nya aderfia gang,rumah yg tidak berbentuk bangunan yg mereka bangun untuk menata kehidupan yg lebih baik bersama-sama hingga mereka memiliki rumah sederhana yg penuh dengan kebahagiaan


......................


hening hanya adalah perasaan duka dan dendam di mata aderfia gang,awal nya mereka hanya mengira Bruiser tidak benar-benar sayang untuk membun*h tapi mereka salah Bruiser sudah merencanakan ini ternyata sampai mereka mengerahkan preman untuk ikut serta


rahang mereka mengeras dengan tatapan dingin,mereka semua keluar dari dalam ruangan gerri menyisakan aldi di dalam sana yg di minta untuk menjaga gerri,karena orang tua dari cowok itu hanya menempatkan 4 pengawal saja di depan kamar inap gerri, lalu mereka kembali melanjut kan pekerjaan nya, entah lh apa yg ada di pikiran orang dewasa yg berperan sebagai orang tua itu, mungkin mereka tidak bisa bakal sehari pun untuk tidak bekerja,sudah tidak ada yg terkejut dengan itu karena hampir semua dari mereka merasakan hal yg sama


......................


aska dan teman² nya menginjakan kaki di rumah yg menyimpan kenangan yg tidak terhitung,Memperhatikan Seluruh nya luluh lantah,bahkan ada banyak coretan-coretan dari Semprotan berwarna merah,yg kemarin Lusa belum ada


"asu anak bab*"bian mengumpat


____________________________________________________________________