A Miracle

A Miracle
20. Bab 20



안영 내 친구 여러분💜


Tetep dukung dan jadi pembaca setia ku ya, InshaAllah aku akan rajin update 🤗


HAPPY READING ALL🤗


******


"Haha aku tahu, pasti dia kan bisa kulihat dari matamu kalau kau menyukai nya !!" Ucap Sae Ron menggoda.


Jeong keluar meninggalkan Sae Ron dan berkata, "Sudah lah tidak ada guna nya bicara pada mu" Jawab Jeong.


"Hahaha ternyata hati mu sudah berpindah yaa !!" Teriak Sae Ron.


Hal itu membuat Jeong kesal dan memelototi nya lalu berkata, "Berhenti bicara atau ku bunuh kau !!" Ucap Jeong mengancam.


Sae Ron hanya tertawa dengan sikap Jeong. Lalu dia bertemu dengan Yu Ri yang sedang duduk di luar sembari menikmati pagi.


"Pagi !!" Ucap Jeong malu-malu.


Yu Ri menengok ke arah Jeong dan berkata, "Pagi" Jawab Yu Ri dingin.


Ia pun duduk di sebelah Yu Ri dan berkata, "Aku minta maaf atas kejadian kemarin" Ucap Jeong.


Yu Ri terdiam dan tak menjawab nya.


Karna tak ada respon dari Yu Ri dengan malu-malu Jeong memegang tangan Yu Ri dan berkata, "Kumohon maaf kan aku, aku akan lakukan apapun agar kau mau memaafkan ku !!" Ucap Jeong memohon.


Yu Ri sangat terkejut karna Jeong tiba-tiba memegang tangan nya.


Karna malu Yu Ri melepaskan pegangan nya dari Jeong dan berkata, "Hei.. kaa.. kau kenapa berani memegang tangan ku" Ucap Yu Ri gugup dan malu.


"Karna kau tidak menjawab perkataan ku !!" Jawab Jeong.


"Aduh kenapa jantung ku berdegup kencang begini sih !!" Gumam Yu Ri dalam hati nya.


"Baiklah.. aa.. aku memaafkan mu" Jawab Yu Ri.


Terlihat mulut Jeong yang mulai tersenyum membuat nya semakin tampan.


Yu Ri menatap ke arah Jeong. Wajah nya tampak cerah ditambah sinar matahari yang menembus ke wajah nya membuat lelaki bermata besar itu semakin mempesona.


"Glekk... " Yu Ri menelan air ludah nya karna terpesona.


"Hei kalian yang berada di luar cepat masuk aku sudah menyiapkan sarapan !!" Teriak Sae Ron.


Karna Yu Ri merasa malu dan jantung nya berdegup kencang ia dengan segera bangun dari duduk nya dan masuk kedalam.


"Pipi nya memerah !!" Gumam Jeong sembari tertawa.


Selesai makan Sae Ron melakukan kegiatan seperti, sedangkan Jeong mengajak Yu Ri untuk pergi bersama nya.


"Baiklah aku akan pergi, jaga rumah dan jangan rindu padaku hahaha.." Canda Sae Ron.


"Baiklah hati-hati" Ucap Jeong.


"Dah Sae Ron !!" Ucap Yu Ri.


Saat Sae Ron sudah meninggalkan rumah Jeong menatap Yu Ri dan berkata, "Pergilah dengan ku" Pinta Jeong.


Yu Ri memejamkan mata dan berkata, "Kumohon berhenti lah untuk berdegup kencang !!" Gumam nya dalam hati.


"Ehem.. kita akan kemana?" Tanya Yu Ri Malu.


"Pokok nya ikut saja" Jawab Jeong.


Bukan main, Jeong memberikan tangan nya untuk Yu Ri.


Yu Ri menatap aneh dengan sikap Jeong.


"Apa harus berpegangan?" Tanya Yu Ri malu.


"Kurasa ini akan lebih baik !!" Jawab Jeong.


Hati Yu Ri sangat senang, ia merasa ini adalah hari terbaik baginya. Yu Ri pun memberikan tangan nya pada Jeong dan mereka berpegangan tangan.


Kedua nya tersenyum malu.


"Ayoo !!" Ucap Jeong.


Yu Ri menganggukan kepala nya sembari tersenyum.


Mereka akhirnya berjalan menuju tempat pilihan Jeong.


Sebuah danau dengan perahu adalah tempat yang ingin Jeong perlihatkan pada Yu Ri.


"Kau belum pernah naik perahu sembari menikmati alam kan?" Tanya Jeong.


"Seperti nya belum, di dunia ku aku juga belum pernah naik perahu" Jawab Yu Ri.


"Setelah itu aku akan membawamu ketempat yang aku buat" Ucap Jeong.


"Kita harus menyebrang melalui danau ini, dan disana tempat nya" Ucap Jeong sembari menunjuk ke arah barat.


"Ayo kita naik !!" Ucap Jeong.


Saat duduk diperahu Yu Ri menjadi lebih diam karna malu jantung nya tak bisa berhenti berdegup.


"Aku ingin bertanya sesuatu" Ucap Jeong.


"Bertanya apa?" Jawab Yu Ri.


"Apaa... kau menyukai Nam Ja So?" Tanya Jeong.


"Apaa, hahahaha?" Yu Ri terkejut dan seketika tertawa.


"Kenapa tertawa?" Tanya Jeong.


"Menurutmu aku suka padanya?" Tanya Yu Ri yang masih tertawa.


"Berarti kau menyukai nya?" Tanya Jeong dengan ekspresi datar.


"Yang benar saja, aku tidak menyukai nya" Jawab Yu Ri.


"Bohong, lalu kenapa kau..." Ucapan nya terhenti.


"Kau apa?" Tanya Yu Ri penasaran.


"Kau baru saja bertemu dan mengenali nya kenapa mau diajak keluar" Ucap Jeong sembari menatap ke arah Yu Ri.


"Karna pada dasar nya hati ku memang baik haha" Jawab Yu Ri.


"Lalu siapa yang kau sukai?" Tanya Jeong malu.


Tawa Yu Ri terhenti setelah mendengar ucapan Jeong.


"Siapa yang kau sukai?" Tanya Jeong kembali.


Yu Ri tak bisa berkata-kata, ia tidak mau lebih cepat mengungkapkan perasaan nya.


"Oh ki.. kita hampir sampai" Jawab Yu Ri memalingkan pembicaraan sembari malu.


Jeong menatap Yu Ri, hati nya berharap jika orang yang Yu Ri sukai adalah dirinya.


"Jadi dimana tempat itu?" Tanya Yu Ri.


Jeong sedikit kesal karna Yu Ri tidak menjawab pertanyaan nya, ia pun berjalan lebih dulu tanpa menjawab ucapan Yu Ri.


Setelah sampai terlihat sebuah rumah pohon yang dengan atap yang terbuat dari daun kelapa, namun terlihat cantik.


"Waw.. ini kau yang membuat nya?" Tanya Yu Ri.


"Iya, aku membuat ini saat kau pergi dengan Ja So. Kau tau alasan aku membuat ini?" Tanya Jeong.


"Apa?" Tanya Yu Ri.


"Karna aku juga ingin membuat mu terpesona" Ucap nya.


"Ja So bisa memperlihatkan tempat yang indah untukmu, kenapa aku tidak bisa? Akhirnya berniat membuat ini walaupun tidak sebagus itu, setidak nya akan memberikan kenangan" Jawab Jeong.


Kata-kata Jeong membuat hati Yu Ri tersentuh, ini adalah pertama kali nya ia mendapat kejutan buatan sendiri dari seorang lelaki.


"Terima kasih Jeong" Ucap Yu Ri sembari tersenyum.


Tempat yang ia buat mengarah kedepan pantai, saat matahari terbenam cahayanya terlihat sangat indah.


Mereka duduk berdua diatas rumah pohon tersebut sembari menikmati laut yang indah.


Jeong menatap Yu Ri, hembusan angin membuat rambutnya bergoyang dengan cantik.


"Yu Ri aku ingin bicara padamu" Ucap Jeong.


"Kenapa?" Tanya Yu Ri.


"Apa kau menyukai ku?" Tanya Jeong.


Hal itu sungguh mengejutkan Yu Ri, jantung nya semakin berdegup kencang.


Namun Yu Ri belum berkata apapun.


"Apa kau menyukai ku?" Tanya Jeong kembali.


Yu Ri memejam kan mata nya dan berkata, "Aku menyukai mu" Jawab nya.


Hari ini mungkin hari yang terbaik bagi mereka, kata yang sederhana terlontarkan dari mulutnya bisa membuat hati mereka bahagia.


Jeong menarik Yu Ri dan dia mencium nya.


Deg.. deg.. deg...


Jantung Yu Ri berdegup sangat kencang sekali seakan-akan jantung nya akan meledak.


"Ya Tuhan, aku mendapat ciuman pertama ku dari orang yang ku sukai !!" Gumam Yu Ri dalam hati.


*Mereka benar-benar berciuman......


To be continue*...