A Miracle

A Miracle
16. Bab 16



안영 내 친구 여러분💜


Tetep dukung dan jadi pembaca setia ku ya, InshaAllah aku akan rajin update dan memberikan cerita-cerita yang pastinya membuat kalian penasaran 🤗


HAPPY READING ALL 😘


HARUS BERTEMU LAGI


"Silahkan masuk !!" Ucap Yu Ri sembari memanjangkan tangan nya ke arah kanan.


"Terima kasih pengawal" Jawab Jeong dengan senyum seringai.


Saat Jeong berjalan melewatinya, Yu Ri seakan-akan ingin memukul Jeong.


"Oh ya, malam ini sesuai dengan janji mu kita akan melakukan misi !!" Ucap Jeong.


Yu Ri menggaruk kepala dan berkata, "Haha aku tidak yakin aku pernah bilang begitu" Ucap Yu Ri.


"Apa kamu bilang? Jangan coba membodohi ku ya, atau aku akan memberimu hukuman !!" Jawab Jeong sembari meletakan kedua tangan nya di pinggang.


"Apa kau akan menyuruhku untuk memandikan monyet itu lagi?" Jawab Yu Ri.


"Aku akan menyuruh mu melakukan misi itu, dan aku juga teman ku yang akan melihatmu. Dan kamu harus masuk kerumah-rumah itu, mau?" Tanya Jeong.


Yu Ri mengerutkan dahi nya dan berkata, "Baiklah aku akan menuruti mu malam ini kita akan melakukan misi agar kita bisa makan OKE !!! " Ucap Yu Ri sembari menekankan suaranya.


"Mandi sana badanmu bauu !!" Ucap Jeong meninggalkan Yu Ri sembari menutup hidung nya dengan tangan nya.


"Aaaa... apa? Hei asal kau tahu ya saat aku masih di duniaku aku mandi 100x dalam sehari tahuuu !!!" Teriak Yu Ri.


Jeong hanya berjalan meninggalkan Yu Ri sembari menutup telinga dengan kedua tangan nya.


"Dasar lelaki plin plan" Gerutu Yu Ri.


Malam pun tiba, sesuai dengan ucapan Yu Ri mereka akan melakukan sebuah misi untuk bisa bertahan hidup.


"Ayo kau sudah siap?" Tanya Jeong.


"Sudah, tapi aku mengantuk sekali" Ucap Yu Ri sembari menguap.


"Hei awas saja kalau kau merepotkan ku dan tertidur dijalanan, lihat saja aku tidak akan membawa mu pulang !!" Ancam Jeong.


Yu Ri menguap, "Haaa... iya-iya aku tidak akan tidur ko dasar tidak bisa diandalkan !!" Gerutu Yu Ri.


"Cepat jalan !!" Perintah Jeong.


Lalu kami kemudian berjalan dan berdiam di semak-semak tempat biasa Jeong menunggu.


"Baiklah kalau kau bisa membawa uang lebih banyak, aku akan memanjakan mu" Ucap Jeong pada monyet itu.


Monyet itu kemudian berlari kesebuah rumah melakukan misi seperti biasa.


Yu Ri terus menguap, "Haaa.. Jeong kenapa harus larut malam begini sih?" Tanya Yu Ri yang mulai mengantuk.


"Agar lebih aman lah, kalau kita melakukan misi nya belum terlalu malam mereka masih bangun, sekarang mereka pasti sedang terlelap dalam mimpi.. " Tiba-tiba Jeong berhenti bicara.


"Khookkkk... khookk... " Suara dengkur Yu Ri.


"Ya ampun kenapa malah tidur sih !!" Ucap Jeong dengan suara pelan.


"Bangunnn !!!" Tambah nya.


Jeong memukul pundak Yu Ri dan berkata, "Bangunn kau kerbau tidur seenaknya" Ucap Jeong.


Kepala Yu Ri dan badan nya mulai terjatuh ke tanah.


Namun Jeong merasa kasihan pada Yu Ri mungkin dia kelelahan, inisiatif Jeong kemudian membangunkan Yu Ri dan menyandarkan kepala nya di pundak Jeong.


Saat Yu Ri bersandar di pundak Jeong ia berkata, "Kalau dilihat-lihat hidung mu mancung, kulit mu putih, bibir mu kecil dan bulu mata yang lentik. Kau juga cantik" Ucap Jeong sembari melihat ke wajah Yu Ri.


Lalu monyet itu kembali kepada Jeong dengan membawa sekantung penuh emas.


"Bagus teman, sesuai janji ku aku akan memanjakan mu !!" Ucap Jeong sembari mengelus kepala monyet itu.


Saat hendak pulang Jeong berniat meninggalkan Yu Ri saja karna merepotkan dan tidak mau membangunkan Yu Ri, namun karna hati kecil nya masih memiliki rasa kasihan Jeong kemudian menggendong Yu Ri dan membawa nya pulang.


Saat sampai dirumah Jeong membaringkan Yu Ri di ranjang nya dengan pelan-pelan.


"Ahh kau ini berat sekali" Ucap Jeong.


Jeong kemudian membentangkan selimut dan menyelimuti Yu Ri.


"Maafkan aku, harusnya kamu beristirahat saja" Ucap Jeong.


tiba-tiba Yu Ri mengigau...


"Papa.. mama.. Yu Ri rindu" Yu Ri mengigau.


Jeong menatap Yu Ri dan berkata, "Aish.. beruntunglah kamu masih punya orang tua, harusnya kau temui orang tua mu bukan nya mengigau" Ucap Jeong.


Jeong berbalik meninggalkan Yu Ri, namun ia tertahan karna Yu Ri memegang tangan nya.


"Tetaplah disini !!" Ucap Yu Ri.


"Kau masih mengigau saja" Jawab Jeong sembari melepaskan tangan Yu Ri.


Namun saat Jeong hendak melepaskan tangan nya, Yu Ri semakin memegang erat tangan Jeong.


"Kumohon tetap lah disini " Ucap Yu Ri.


Jeong menatap Yu Ri dan berkata, "Dasar anak manja, baiklah aku akan tetap disini" Ucap Jeong sembari duduk dipinggir ranjang.


Namun saat badan Jeong setengah tidur di ranjang Yu Ri ia malah terlelap tidur pula.


Esok pagi nya, Jeong bangun dari tidurnya. Namun saat bangun ia tiba-tiba kaget karna masih berada di kamar Yu Ri.


Dengan cepat Jeong berdiri dan meninggalkan kamar Yu Ri.


"Kenapa aku ada disana?" Tanya Jeong dalam hati.


Yu Ri kemudian terbangun dari tidurnya dan berjalan keluar kamar.


"Selamat pagi !!" Ucap Yu Ri kepada Jeong.


"Pagi, sarapan dulu" Jawab Jeong.


"Oh ya aku minta maaf kemarin aku ketiduran ya" Ucap Yu Ri.


"Memang kau sangat merepotkan, aku bahkan harus menggendong mu dan lebih parahnya kau mengigau agar aku tetap berada disamping mu!! " Ucap Jeong tanpa berpikir.


Yu Ri terkejut dan pipinya mulai memerah.


"Haha.. mana mungkin aa.. aku tidak mengigau" Ucap Yu Ri grogi.


"Kamu tidur tidak mungkin kau sadar apa yang kau katakan" Jawab Jeong.


"Sudahlah makan saja !!" Ucap Jeong.


Yu Ri sangat malu jika ternyata omongan Jeong benar.


Selesai makan Yu Ri meminta izin pada Jeong untuk berjalan-jalan.


"Aku ingin jalan-jalan sendiri boleh ya? Sekalian mengenal lebih jauh tempat ini" Ucap Yu Ri.


"Pergi saja tapi jangan sampai larut malam pulang nya, jangan merepotkan ku lagi" Jawab Jeong.


"Baiklah terima kasih" Ucap Yu Ri senang.


Sementara itu saat Yu Ri sedang berjalan-jalan, nampak seorang pria berjalan menghampiri nya.


Saat Yu Ri berjalan ia tidak memperhatikan pria itu melewatinya, ia hanya berjalan sembari menyanyi.


Lalu saat pria itu sudah melewati Yu Ri, ia kemudian berbalik ke arah Yu Ri.


Seseorang menepuk pundak Yu Ri, "Permisi apa kau ingat aku?" Tanya pria itu dengan wajah cuek.


Yu Ri dengan cepat membalikan badan nya ke arah pria itu. Lalu Yu Ri melihat kearah pria itu dan berpikir.


"Wajah nya tampak familiar" Ucap Yu Ri dalam hati.


"Ohh kau orang yang bertanya arah pada ku" Ucap Yu Ri.


"Kau ingat juga, akhirnya aku bertemu dengan mu. Aku mau bertanya satu hal, kenapa kau salah memberi ku jalan !!" Ucap pria itu dengan nada sedikit kesal.


Dalam hati Yu Ri berkata, "Mampuss aku pasti habis hari ini, aku harus jawab apaa !!!" Ucap Yu Ri kebingungan.


- TO BE CONTINUE -