
안영 내 친구 여러분💜
Tetep dukung dan jadi pembaca setia ku ya, InshaAllah aku akan rajin update dan memberikan cerita-cerita yang pastinya membuat kalian penasaran 🤗
HAPPY READING ALL 😘
Cemburu?
Yu Ri memikirkan cara untuk bisa menjawab pertanyaan pria itu.
"Oh tidak lihat dibelakang mu !!" Ucap Yu Ri menunjuk kearah belakang pria itu.
"Kau pikir aku bodoh? Berhenti mengelak, cepat jawab pertanyaanku !!" Jawab pria itu.
Yu Ri menghela nafas dan berkata, "Baiklah aku minta maaf karna aku salah memberi tahu mu arah jalan yang benar, karna aku tidak tahu jalan menuju tempat yang kamu maksud" Ucap Yu Ri.
"Kenapa harus berbohong, jangan-jangan kau memang sengaja ya ingin mempermainkan ku !!" Tuduh pria itu.
"Hah tidak aku tidak bermaksud begitu, sumpah aku tidak tahu jalan nya, aku pikir aku takut dengan orang asing dan mulut ku juga bicara dengan refleks" Ucap Yu Ri.
"Kali ini aku memaafkan mu karna aku masih selamat dan tidak tersesat" Jawab pria itu.
Yu Ri membungkukkan badan nya dan berkata, "Terima kasih banyak kau memang baik !!"
"Siapa nama mu?" Tanya pria itu sembari tersenyum.
"Namaku Kim Yu Ri" Jawab nya.
"Hallo Yu Ri namaku Nam Ja So" Ucap Ja So.
"Senang berkenalan dengan anda" Jawab Yu Ri sopan.
"Berarti kita bukan orang asing lagi kan?" Tanya Ja So.
"Iii.. iya kita sudah berkenalan berarti kita bukan orang asing lagi haha" Jawab Yu Ri.
"Apa kau suka melihat keindahan?" Tanya Ja So.
"Suka sekali apalagi jika melihat bintang dimalam hari" Jawab Yu Ri.
"Kalau begitu mau ku tunjukan suatu tempat yang bagus?" Tanya Ja So.
Yu Ri merasa aneh dengan pria itu, ia kemudian terdiam setelah mendengar ucapan Ja So.
"Tenang aku tidak akan berbuat apapun, aku hanya ingin menunjukan saja" Ucap Ja So.
"Baiklah kalau begitu" Jawab Yu Ri tersenyum.
Saat sampai ditempat yang dikatakan oleh Ja So, terlihat padang rumput yang sangat luas. Dipenuhi dengan beberapa bunga-bunga yang cantik dan hamparan angin membuat rumput dan bunga itu bergoyang.
Yu Ri melongo melihat tempat itu, "Wahh ini indah sekali dari mana kau tahu ada tempat seperti ini?" Tanya Ja So.
"Seseorang yang sangat berarti bagiku menunjukan tempat ini padaku" Ucap Ja So.
"Seseorang yang berarti? Ah aku tahu pasti kekasih mu?" Tebak Yu Ri.
Ja So tertawa pelan mendengar ucapan Yu Ri, "Kau memang cepat tangkap, tapi sekarang orang itu sudah menghilang dari hidup ku" Ucap Ja So.
"Memangnya dia menghilang kemana? Tanya Yu Ri penasaran.
"Tidak apa-apa kurasa aku tidak akan memberi tahu ini pada orang yang belum dekat dengan ku" Jawab Ja So.
Selama beberapa saat mereka mengobrol ditempat itu, sampai sore hari hampir tiba.
"Ja So kurasa aku harus segera pulang !!" Ucap Yu Ri.
"Benar sudah hampir sore, biar ku antarkan kau pulang" Jawab Ja So.
"Tidak usah aku bisa pulang sendiri, lagi pula masih cerah kok belum gelap" Ucap Yu Ri.
"Tidak aku akan mengantar mu, bolehkan?" Tanya Ja So.
Yu Ri tersenyum dan berkata, "Baiklah terima kasih sebelum nya" Ucap Yu Ri.
Ja So kemudian mengantar Yu Ri pulang kerumah nya, namun nampak dari kejauhan Jeong terlihat menunggu seseorang.
"Sampai sini saja, terima kasih Ja So" Ucap Yu Ri.
Dari kejauhan Jeong memperhatikan Yu Ri dengan seorang lelaki.
"Baiklah, terima kasih sudah meluangkan waktu mu" Ucap Ja So.
"Sama-sama terima kasih juga sudah mengantar !!" Jawab Yu Ri.
"Bisa, datang saja kerumah atau kau menunggu di tempat kita bertemu biasanya aku suka kesana jalan-jalan" Jawab Yu Ri.
Jeong masih memperhatikan Yu Ri dan Ja So sembari berkata, "Siapa pria itu, mereka terlihat dekat !!" Ucap Jeong.
"Kalau begitu aku pergi, dahh !!" Ucap Ja So sembari melambaikan tangan.
Yu Ri tersenyum membalas lambaian tangan Ja So.
Kemudian Yu Ri berjalan menuju pintu rumah.
"Wah siapa pria itu, kalian terlihat dekat" Ucap Jeong.
"Kami baru saja kenal, dan tadi dia menunjukan suatu tempat yang sangat indah !!" Jawab Yu Ri.
Jeong cemberut mendengar ucapan Yu Ri dan berkata, "Kau tidak boleh pergi dengan orang asing Yu Ri !!" Perintah Jeong.
"Apa urusan mu terserah aku, lagi pula dia baik tahu" Jawab Yu Ri.
"Pokok nya tidak boleh !! Apalagi kalian baru berkenalan kita tidak tahu kan bisa saja dia memiliki rencana buruk dengan memberikan sifat manis di awal nya" Ucap Jeong.
"Jeong kenapa kamu memerintahku?" Tanya Yu Ri.
"Karna aku teman mu, pokok nya aku tidak mengizinkan kau pergi dengan lelaki yang baru kau kenal titik !!" Ucap Jeong kesal.
"Ingat Yu Ri setiap orang tidak bisa dipercaya begitu saja" Tambah nya.
"Kalau begitu aku akan mengenalnya lebih jauh !!" Jawab Yu Ri.
Jeong menatap Yu Ri sembari mengerutkan dahinya.
"Baiklah terserah, dasar keras kepala !!" Ucap Jeong sembari meninggalkan Yu Ri.
"Dasar tukang memerintah !!" Gerutu Yu Ri.
Jeong memasuki kamar nya dengan perasaan kesal.
"Buat apa juga aku harus kesal, terserah dia saja hidup-hidup dia" Gerutu Jeong.
"Awas saja jika memang pria itu berniat melakukan hal buruk pada nya, aku tidak akan membantu nya !!" Ancam Jeong dalam hati.
Tok-Tok-Tok..
Suara ketukan pintu terdengar ke telinga Jeong, lalu ia membuka pintu tersebut.
"Apa lagi?" Tanya Jeong dingin.
"Kau sudah makan?" Tanya Yu Ri.
Jeong lalu menutup kembali pintu tanpa menjawab ucapan Yu Ri.
Saat pintu tertutup Yu Ri melongo melihat sikap Jeong yang aneh.
"Itu orang kenapa sih? Tiba-tiba mood nya berubah" Gerutu Yu Ri.
"Jeong kalau kau tidak mau keluar dan makan, aku yang akan menghabiskan makanan ini !!" Teriak Yu Ri sambil menunggu keluar nya Jeong dari kamar.
Namun Jeong tak kunjung membuka pintunya.
"Kalau begitu aku akan keluar dengan pria tadi ya !!" Teriak Yu Ri.
Dengan cepat Jeong membuka pintu kamar nya dan menatap Yu Ri dengan sinis.
"Kamu tidak mendengar ucapan ku?" Tanya Jeong mengerutkan dahinya.
"Akhirnya kamu keluar juga" Ucap Yu Ri.
"Ka.. kau akan pergi dengan pria itu?" Tanya Jeong malu-malu.
"Tentu setelah selesai makan, aku akan pergi menemui nya !!" Jawab Yu Ri.
"Kamu benar-benar tidak mendengar ucapanku?" Tanya Jeong kembali.
Yu Ri terkejut mendengar ucapan Jeong sembari menatap nya dengan wajah tak berekspresi.
"Kenapa kau tiba-tiba melarang ku?" Tanya Yu Ri.
"Jawab saja pergi atau tidak !!" Ucap Jeong kesal.
Seketika wajah Yu Ri memerah, pipinya serasa terbakar dan jantung nya berdegup tak karuan.
-TO BE CONTINUE -