
Kelas 9 SMPN XXX
Sera sedari dulu memang pribadi yang periang,ia cepat akrab dengan teman di kelasnya baik itu perempuan atau pun laki-laki.Saat dia masuk kelas 9 ia satu kelas dengan Rezal dan juga Reyhan.
Rezal itu tipe anak pendiam,ia jarang bergaul dengan teman sekelas nya,Sera pertama kali dekat dengan nya saat ditugas kan dalam kelompok pelajaran matematika,dan Rezal memang pandai dalam pelajaran itu.
Sera yang sedikit kaku untuk mendekati Rezal memilih untuk mendekatinya dengan cara lewat Reno temannya yang juga berteman dengan rezal.
" rez gue boleh duduk disini ? " kata sera menunjuk bangku sebelah rezal.
" duduk disini aja Ra " kata Reno menawarkan kursi kosong disebelahnya.
" oke thank ren" jawab sera sambil duduk dan menyimpan buku di meja.
mereka mulai mengerjakan tugas kelompoknya,Rezal sesekali memperhatikan Sera,ingin mengajaknya ngobrol namun bingung bagaimana caranya. saampai ia melihat raut wajah sera seperti kebingungan dengan soal yang didapatnya,yang memberanikan rezal untuk menawarkan bantuan nya.
" Ra mau dibantu? " tanya nya singkat
" em..boleh..boleh,gue mudeg sama soal ini dah mentok" kata sera memberikan bukunya pada Rezal.
Eezal pun menjelaskan cara nya dan sekalian ia mengerjakan soal itu.setelah selesai mengerjakannya ia pun mengembalikan buku nya pada sera.
" thank ya gue bener-bener mudeg ni " kata sera sambil menepuk paha rezal,rezal sedikit kaget dan agak menggeserkan diri,Sera tidak sadar akan reflek yang diberikan oleh rezal.
" Ra beres belum maju sono tinggal no bagian lu juga " kata Reno
" ole..oke..gue dah beres kok" jawabnya dan maju kedepan mengerjakan soal bagian.nya.
Serelah semua mengerjakan dan di periksa bel istirahat berbunyi,sera dengan temannya yaitu ,erin dan rahma pergi kekantin.
Setelah jam pelajaran dimulai.kini berganti ke pelajaran IPA.
saat bu Diana menjelaskan tentang gejala penyakit sambil berjalan-jalan di sekitar bangku siswa ia terhenti di vangku Rezal dan melihat bintik-bintik kecil ditangan Rezal
" kamu kenapa? " tanya bu diana sambil menyentuh bintik-bintik itu
" gak papa bu " jawab rezal
" kamu alergi ya ? hati-hati loh sekarang banyak banget yang memiliki gejala bintik-bintik gini " jelas bu diana.
semua murid melihat kearahnya.Sera yang merasa masih mempunyai minuman gelas menawarkan nya pada rezal tanpa suara,rezal hanya menggeleng dengan senyuman.sera pun kembali menyimpan minumannya di loker meja nya.
saat masa di MPLS ,setiap sera tidak memenuhi barang yang harus dibawa oleh siswa baru,Rezal selalu membantunya bukan satu atau dua kali,tapi selama MPLS berlangsung ,apabila ia tidak menemukan barang yang dituju maka rezal selalu ada untunya.
Sampai masa MPLS selesai hubungan mereka semakin akrab bahkan Sera sering diantar-jemput oleh Rezal. hingga suatu hari Sera gusar akan kedekatannya dengan Rezal dan memberanikan diri untuk menanyakannya
Rezal Putra
20.15
Sera : Assalamualikum
Rezal : waalaikumsalam Ra ?
Sera : lagi apa nih?
Rezal : gak lagi ngapa-ngapain,kenapa emang?
Sera : nggak kok cuma nanya aja.
Rezal : oh
Rezal : kamu lagi ngapain?
Sera : tiduran aja
Rezal : temenin boleh😅
Sera : sini aja 🤣🤣
Rezal : Serius nih 🙄
Sera : ya kalo beraniðŸ¤ðŸ¤
Rezal : kagak 🤣🤣
selang beberapa menit sera kembali berfikir apa dia harus bertanya apa tidak.
Layar hp Rezal
Sera : sedang mengetik....