3Month For Love Or School

3Month For Love Or School
Sikap yang awal ( Alfan )



Apel pagi dimulai, hari ini Sera terlihat seperti biasanya, Sera masih terlihat kagum apa bila melihat Alfan , meskipun Sera sudah tahu betul kalau Alfan sudah memiliki pasangan.


Setelah selesai Apel, Lili dan Sera terdiam di tempatnya karena tidak ada pekerjaan . Surat-surat sudah mereka serahkan pada Kasubag umum, tapi belum datang kembali .


" Ra di luar yu , gerah nih " ucap Lili mengajak Sera.


" Ayo "


Mereka pergi keluar dan duduk di kursi yang ada.


" Ra mana no Alfan ? "


" Oh ia, ini " ujar Sera memberikan hp nya dengan kontak Alfan.


" Eh takut gak di respon " kata Lili setelah menyimpan kontak Alfan.


" Gak kok, Alfan mh orangnya gak dingin kalo di chatting mh "


" Bener? Emang udah di chatting? "


" Udah atuh "


" Wih yang bener, gimana-gimana respon nya? " Tanya Lili penuh dengan ke kepo.an nya.


" Ya gitu deh " jawab Sera singkat sambil tersenyum.


" Ih, gitu..."


" Udah ah..chat aja coba "


" Eh BTW, datang belum Alfan nya? "


" Gak liat ,belum deh kayak nya "


Lili memberikan HP-nya pada Sera dan menyuruh Sera saja yang mengirim pesan pada Alfan lewat HP-nya.


Saat Sera menulis pesan dan sudah mengirimkan nya, Alfan sudah ada di pintu belakang itu, otomatis Sera yang tadinya ketawa-ketawa karena sudah berhasil mengirim pesan langsung terdiam, dengan hp yang masih ia angkat sedada-nya.


Alfan berjalan menuju kamar mandi, Sera dan Lili memperhatikan nya sambil menahan tawa.


[15/4 11:07] ( 墨 ): Setelah mendengar panggilan dari Pak Dens, Sera dan Lili pun kembali ke meja mereka.


Alfan yang sudah dari kamar mandi mengintip kearah tempat Sera dan Lili duduk tadi.


" Woy fan lagi ngapain " sapa Ardi yang baru selesai mandi.


" Gak kok " jawab Alfan dengan gaya so cool nya.


Alfan pun kembali keruang nya. Seperti biasa tanpa menengok kanan dan kirinya.


" Hei Pak ! " Sapa Ardi pada Pak Dens.


" Hei Su "


Ardi berjalan ke loker nya mengambil gel rambut dan menyisir rambutnya, dan pergi keruang nya.


" Pak besok libur ya " ucap Sera.


" Emang ia? Kenapa libur? "


" Kan Coronan pak " jawab Sera.


" Ia, bapak juga libur. Kalau pegawai digilir liburnya "


" Oh bapak kebagian , hari Senin juga ?" Tanya Lili.


" Ia, cuma dua hari "


" Untung lah , pak kalau sekarang pulang jam 12 boleh ?" Ucap Lili


" Mau kemana emang? "


" Gak kemana-mana cuma kan yang lain juga udah pada pulang, kan hari Jum'at " jawab Sera.


" Jangan atuh tunggu jam 4 aja " jawab Ardi yang sudah ada di depan mereka.


" Heol...jam 4 batasnya juga jam 2 " jawab Sera.


" Gak papa ya Pak pulang jam 4 aja " ujar Ardi.


Mereka berdebat kecil, seperti anak kecil memperebutkan mainan nya.


" Udah ah pergi ke mesjid sono ,dah jam set12 juga " ucap Sera dengan nada agak kesal.


Tapi Ardi malah membuat Sera semakin geram dengan terus menjaili nya . Sementara Lili yang melihat keduanya terbesit rasa sedikit tidak suka.


Bukan nya bersiap-siap untuk pergi ke mesjid, Ardi malah kembali keruangannya.


" Pak nggak jum'at.an ?"


" Jum'at .an dong " jawab Pak Dens beranjak dari duduknya, bersiap-siap untuk pergi ke mesjid.


" Alfan nggak pergi apa ? " gumam Sera.


" Hah apa Ra? "


" Gak kok " jawab Sera dengan senyuman.


" Alfan gak keluar ya " ujar Lili.


" Baru aja gue ngomong kayak gitu " ucap Sera.


" Kapan? kagak denger gue "


" Ah lu mh ,hp aja terus "


Bid.KL


Alfan masih duduk di kursinya, Alfan melihat jam di tangan kirinya yang sudah menunjukkan pukul 11.45, Alfan pun menunda pekerjaan nya dan beranjak dari duduknya.


Alfan melihat Hp nya tapi tidak ada notifikasi apapun. Ia pun berjalan keluar sengaja ia memilih jalan belakang selain karena lebih dekat ke jalan mesjid , Ia juga ingin sekalian melihat Sera.


Karena menurutnya sikap Sera lucu jika sedang SalTing. Ya bener saja ketika Alfan melewati mereka, Sera senyum-senyum tak karuan sambil memukul-mukul Lili. Alfan dengan gaya stay cool nya berjalan melewati mereka. Saat dirasakannya sudah jauh, terlihat Senyum di bibir Alfan ,sambil mengelus poni rambut nya.