
Jam menunjukan pukul 12.15 , Sera dan Lili yang masih mengagendakan surat menghentikan kegiata-nya karena adzan sudah berkumandan.
" Pak ke mesjid dulu ya " kata Sera
" Ia boleh " jawab Pak Dens.
Mereka pun keluar ruangan, saat melewati jendela ruangan KL Sera melihat Alfan yang tengah duduk di kursinya dengan baju BPBD-nya berwarna biru lengan pendek dengan kerah berwarna orange, dan earphone yang terpasang dikedua telinga-nya seperti sedang menonton atau mendengarka sesuatu.
Sera memperhatikan sejenak sampai Lili menyadarkan-nya
" Woy liatin apa sih ? ampe bengong gitu " kata Lili
" Ah nggak, cuma liatin dia aja " jawab Sera sambil menarik Lili menjauh dari jendela karena takut akan ketahuan oleh Alfan.
Namun ternyata sia-sia, sedari tadi Alfan menyadari bahwa Sera memperhatikan nya hanya saja ia pura-pura tak mengetahui-nya,
setelah Sera berlalu Alfan mengangkat kepala-nya menengok ke jendela sambil tersenyum tipis dibibir nya.
20.30
Sera merebahkan diri-nya diatas kasur dengan sprai berwarna merah dan kelambu berwarna hijau mengelilingi ranjang itu.
Ia menatap langit-langit kamar-nya mencoba mengingat akan perkataan Lili yang pertama kali melihat Ardi.
" Ganteng ya cakep ih suka deh " kata lili
Sera memejamkan mata-nya dan berbicara dalam fikiran nya
" *gue harus bisa , sebisa mungkin jangan suka sama Ardi, inget Ra temen lu yang suka sama dia , jangan sampae gue suka sama dia . dia itu nyebelin sikap nya titik. "
WhatsApp*
Reyhan : Kuy
Sera mengambil hp nya dan membalas pesan dari Reyhan
Sera : apa ?
Reyhan : besok libur gak ?
Sera : Libur , kan hari Sabtu. kenapa gitu?
Reyhan : main yuk ...
Reyhan : ada deh..mau gak ?
Sera : jam berapah ? soalnya kalo pagi pasti nggak bisa harus beres-beres dulu
Reyhan : ya sore juga gak papa.
Sera : yaudah...jemput tapi ya
Reyha : oke siap.
Sera : oke
Reyhan : tidur sono dah malam
Sera : ia malam kata siapa pagi 😴
Reyhan : hahahha ia
Reyhan : lagi ngapain
Sera : gak lagi ngapa-ngapain
Reyhan : oh..Prakerin lancar ?
Sera : alhamdulillah lancar
Reyhan : bagus -bagus.
Sera sudah biasa dekat dengan lelaki, ia mempunyai banyak teman lelaki namun kadang mereka pergi ketika sudah merasa bosan untuk berteman, hanya Reyhan yang selalu ada, meskipun tidak setiap hari.
Itu juga salah Sera yang sikap-nya terlalu dingin, ya prinsip dia itu " ditanya ya jawab gak ditanya ya diem " Sera itu paling anti untuk mengirim pesan duluan pada siapa-pun kecuali emang ia butuh, itu pun langsung ToThePoint fak pake basa-basi.
Sampai sekarang ia menganggap Reyhan sebagai teman-nya meski Reyhan pernah mengungkap kan perasaan-nya pada dia.
Karena dia fikir kehilangan teman itu mimpi buruk bagi-nya, karena jika ia menerima perasaan reyhan maka ia harus siap untuk kehilangan teman-nya saat ia dan reyhan harus putus.
Sera selalu menolak laki-laki yang suka pada-nya dengan cara halus meski jawaban para lelaki kadang selalu menilai Sera yang hanya mementingkan wajah mereka.
Namun begitu juga Sera memiliki pujaan hati yang sudah lama ia simpan , meski ia selalu bar-bar pada teman-teman-nya dan berkata jika dia menyukai lelaki lain.
Tak ada yang mengetahui jika Sera memiliki Cinta Pertama bahkan keluarga-nya sendiri.