3Month For Love Or School

3Month For Love Or School
Kencan? tentu saja bukan ( 2 )



" Masih jauh gak Rey ? "


" Bentar lagi juga nyampe "


WhatsApp


Sera mengambil hp di tas selempang nya, dan memeriksa pesan dari siapa.


Lili : Ra besok aku kerumah kamu ya


Sera : oke


" Siapa Ra? "


" Lili"


Reyhan kembali fokus menyetir , mereka sampai di sebuah danau besar yang sering dijadikan tempat untuk bermain atau bahakan berpacaran.


" Udah sampe " ujar reyhan menyisihkan motornya.


Sera turun dari motor dan takjub dengan pemandang yang ada di depan matanya.


" Suka gak ? " tanya reyhan memandang sera.


" Suka..bagus banget " jawab sera tanpa memalingkan wajah


" Sering main kesini ? " tanya Sera


" Kadang sama temen kalo lagi gabut " jawab reyhan sambil duduk di motor nya.


Sera menghampiri Reyhan dan berdiri di depan-nya, menatap wajah Reyhan yang terlihat sedikit raut sedih.


" Kenapa Rey? Ada masalah? " tanya Sera.


Reyhan sejenak menundukan kepalanya dan menatap Sera dengan senyuman yang agak dipaksa kan.


" Gak papa, gak ada masalah kok"


" Lo boong ya? Udah jujur aja gak papa kok"


" Serius , gue gak papa kok "


" Yaudah gue percaya , kalo ada masalah boleh kok lo curhat sama gue " kata sera sambil menepuk-nepuk lembut pundak Reyhan.


" Ra " kata reyhan memegang tangan sera yang di pundak nya


" emm? "


Reyhan memandang sera cukup lama " ga ..gak jadi "


" Aneh lu " kata sera melepaskan tangan nya dan berjalan mendekati danau.


" Tempat nya cantik banget, makasih udah ajak gue kesini " kata sera sambil mengambil beberapa photo danau itu.


" Ia cantik banget " jawab Reyhan namun sambil memandang Sera.


Suara dering telpon sera berbunyi sesorang menelponnya tertulis dilayar hp nya 'demi' lelaki kenalan nya di sosmed.Sera mengangkat telpon itu dan berjalan agak menjauh untuk mengobrol dengan demi.


Reyhan memperhatikan sera dengan wajah tidak suka.setelah selesai menelpon sera kembali ketempat duduk nya.


" Siapa Ra? Pacar ya " tanya Reyhan sambil tersenyum meledek yang sudah pandai menyembunyikan perasaan tidak suka nya.


" Pacar apanya, temen bukan pacar " jawab sera


" Oh temen....yakin? " olok reyhan


" Han jangan gitu ya ntar gue babuk lu" kata sera yang sudah siap-siap untuk memukul Reyhan.


" Udah..udah..cape gue " kata sera dengan nafas yang memburu


" Siapa suruh juga main kejar-kejaran" jawab reyhan yang sama kondisinya.


" Mau pulang kapan? " tanya Reyhan duduk di dekat motor nya


" Entar aja kalo udah ashar " jawab sera ikut duduk di samping reyhan sambil mengatur nafas nya.


" Mau minum nggak ?" Tanya reyhan


" Bawa emang?"


" Nggak, di depan ada warung kalo mau kita kesana beli" jawab reyhan sambil menunjuk warung kecil dekat tempat pemantauan danau tersebut.


" Yaudah ayo" seru sera sambil berdiri.


Mereka pergi kewarung itu dan membeli 2 botol aqua dan beberapa cemilan kecil dan kembali lagi kedekat motor reyhan.


" Han " kata sera yang sudah siap dengan kamera hp nya. Cekrek satu jepretan dapat, photo reyhan yang tidak kobe.


Sera tertawa melihat ekspresi reyhan di photo itu.


" Ah gak lucu Ra..hapus" kata reyhan berusaha merebut hp sera.


" Jangan..buat kenang-kenangan tau " jawab sera menghindar dari reyhan.


" Yaudah sini kita photo bareng aja" kata reyhan


" Serius? jangan ambil hp gue tapi ya " tanya sera tak percaya.


" Ia sini " kata reyhan melambaikan tanagn nya dan menepuk tempat duduk di sampingnya, Sera menghampiri reyhan dengan sedikit ragu, setelah sera duduk reyhan mengeluarkan hp nya dan mereka berfoto bersama. Reyhan menggeser duduk nya agar lebih dekat dengan sera.


" Bentar..bentar" kata sera yang merasa hp nya berdering.


" Siapa ra ? " tanya Reyhan


" Ada aja " jawab sera sambil membalas pesan itu.


" Kita pulang aja yuk " ajak reyhan sambil berdiri


" Lah kenapa? Kan belum ashar masih jam 15.15 , bentar lagi aja ya" kata sera dengan wajah memelas memohon.


" Yaudah..gak usah biki ekspresi gitu juga kali " jawab reyhan kembali duduk.


" Siapa sih Ra serius banget, orang penting ya ?" Tanay Reyhan yang sudah mulai tidak bisa mengontrol rasa tidak suka nya.


" Ia penting banget " jawab sera.


" Siapa emang orang pentingnya? Kenapa kamu gak pulang aja sekalian suruh tuh irang buat jemput kamu disini" kata reyhan sudah kelewatan kesal.


" Ya gak mungkin lah, orang kakak gue gak bisa bawa motor dan dia juga gak tau tempat ini " jelas sera sambil melihat reyhan


" cie cemburu ya " ledek nya sambil menyentuh pipi reyhan dengan telunjuknya beberapa kali.


Reyhan menahan tawanya terasa lega hati mendengar penjelasan dari sera.


" Siapa juga yang cemburu ngarep " jawab reyhan tanpa berani melihat sera.


" Emmm...yang bener " kata sera masih menusuk-nusuk pipi reyhan


" Aku gak cemburu Ra " kata reyhan yang tiba-tiba memegang tangan sera dan memandang sera, wajah mereka sangat dekat, mata mereka saling bertatapan untuk beberapa saat.


Sampai suara dering hp Reyhan menyadarkan mereka dan nembuat suasana gugup diantar mereka.