3Month For Love Or School

3Month For Love Or School
Ketukan Surat ?



Lama kelamaan mereka jadi sering melihat Ardi bulak-balik melewati mereka entah itu memang ada keperluan atau hanya sekedar ingin lewat saja.kadang mereka memperhatika sikap nya dan saling tukar pandang,merasa satu pemikiran mereka pun saling tertawa.


" perasaan dia lebih sering bolak-balik mulu deh " kata lili


"yoi..kagak tau kenapa " balas sera.


Hari ini surat datang lumayan banyak karena hujan lebat yang terjadi akhir-akhir ini mengakibatkan banyak kejadian,longsor,pohon tumbang bahkan sampai banjir,yang membuat mereka harus banya mendisposisi surat itu hari ini juga.Saat mereka sedang mendisposisi surat tanpa melihat siapa yang lululalang di depan mereka,tiba-tiba suara ketukan di meja membuat mereka sedikit terkejut,dan melihat siapa itu.


" serius amat ngerjain surat nya..fokus..fokus " kata Ardi sambil tersenyum melihat ekspresi mereka dan pergi ke pintu belakang.


" apaan sih tuh orang gaje banget " kata lili sambil tertawa bersama sera.


" hahahha ia ..ia gaje banget " balas sera.


mereka pun kembali mendisposisi surat itu.


Tidak beberapa lama Pak Dens masuk dengan kopi ditangan kanannya dan wajah seperti baru bangun tidur padahal waktu sudah menunjukan pukul 11 siang.


" banyak surat masuk ? " tanya nya sambil duduk dan menaruh kopi diatas meja.


" ia Pak lumayan " kata sera melihat pak dens sebentar lalu menulis lagi.


Lili memperhatikan Pak Dens sebentar


" baru bangun tidur ya " ledek nya


" ia abis bergadang main cacing tadi malam " jawab Pak Dens sambil menyeruput kopinya,yang masih panas terlihat dari kebulan asap yang masih agak banyak.


" main cacing sampai jam 2 subuh,memecahkan rekor dapat 3,5 juta ,eh mati sama yang kecil " ceritanya pada mereka.


" emang suka kesel kalo uadah gede-gede eh mati sama yang kecil " kata lili sedikit emosi.


Mereka menyelesai kan disposisian surat nya dan kembali berdiam diri ,Lili memainkan hp nya sementara Sera levih fokus di komputer menonton ulang film Train To Busan,yang sempat ia tonton dirumahnya.


" wey-wey minta nomer " kata Ardi menyodorkan 3 lembar surat tugas.


" li sama lu sono" kata sera pada lili


" mau kemana de " tanya Pak Dens,ya panggilan Ardi tidak hanya Usu tapi dede juga.banyak lah panggilan lainnya tapi lebih sering dipanggil usu jika sedang bercanda.


" biasa Pak CekLok " jawab nya tersenyum.


" nomerin atuh " kata ardi pada sera.


" ia..ia bentar " jawab sera meraih mouse dan mempause videonya.


" noh sama kamu Ra " kata lili bergeser tempat duduk memberi lahan pada Sera.


" di cap ? " tanya Sera mendongkak kan kepalanya menghadap Ardi.


" Cap atuh masa nggak " kata nya sambil menghisap pave-nya.


"kirain.." kata sera mengambil cap di laci meja.


"nih 1 buat arsipan " kata sera memberikan 2 lembar pada Ardi dan mengambilnya 1.


" ia..ia..mangga ,ambil we " kata Ardi.


" pak duluan " kata Ardi pada Pak Dens,dan melihat kearah sera seraya meng-isyarat kan " duluan" dengan kepalanya,dan kembali ke ruangan nya.Sera kembali kelayar Komputer meneruskan film yang sempat terhenti tadi.


Ketika di-Scene dimana seluruh penumpang berhenti distasiun kosong,yang mendapat berita bahwa mereka akan dikarantina ditempat tersebut.Adzan dzuhur berkumandan.


" shalat..shalat" kata Pak Dens ,"istirahat udah jam 12 " lanjutnya.


" ia pak " kata sera menghentikan film nya


" Li ke merhid yo " katanya sambil berdiri mengambil almamter di kursinya yang tadi sempat ia lepas karena merasa gerah.Mereka pun melaksanakan shalat dzuhur ,setelah melaksanakan shalat seperti biasa mereka mampir di warung dekat mesjid atau sekali-kali mereka membeli cilok yang di motor saat amang pedagannya berhenti untuk menunaikan shalat di mesjid itu,setelah selesai mereka pun kembali ke BPBD,saat baru tiba mereka sudah mendapati beberapa surat masuk diatas meja.


" ni neng surat masuk,disposisis " kata Pak Dens memberikan nya pada mereka.


" ia pak " kata mereka dengan senyum tipis terpaksa.


" baru jam 13.35 bentar lagi juga waktu pulang " Kata Lili melihat jam ditangan nya,untuk menyemangati dirinya dan menepuk pundak sera.


" ia sebentar lagi " kata sera terdengar sedih candaan.


" Li ntar kamis gue mau langsung ke sekolah buat tecmit" kata Sera yang melihat pesan di Group WhatsApp nya.


" Tecmit apa Ra " tanya lili


" Tecmit buat acar sekolah XXX " jelas sera


" gak PKL dong " tanya nya agak muram


" PKL cuma pulangnya maksud gue langsung kesekolah nggak ke rumah dulu " jelasnya


" oh ..oke..oke.. " kata lili terlihat tenang kembali


" cie bakal kangen ya " goda Sera.


" bukan kangen ,yang ada ntar gue kerepotan ,kalo ada banyak surat masuk sama yang minta nomor " bela lili.


sera tertawa mendengar jawaban lili.