
Kelas 9 SMP , Reyhan cukup mudah bergaul dengan teman sekelas-nya.Sera dan Reyhan sebenar-nya sudah satu kelas semenjak kelas 8, hanya saja Sera yang juga satu kelas dengan cinta pertama-nya tidak terlalu memperhatikan Reyhan.
Sementara Reyhan sudah sering melirik-nya , meski mereka belum saling mengenal. Mereka hanya saling berteman di media sosial.
" Hei kenal sam dia nggak ? " tanya Reyhan pada azin teman sebangku-nya.
" Oh kenal, Sera nama-nya " jawab azin.
Setiap kelas kosong atau pun sedang belajar kadang-kadang Reyhan menyempatkan diri untuk melirik pada Sera.
Pernah saat jam kosong di hari Sabtu , Sera dan tiga teman-nya sedang menggambar sambil bercanda, dan Reyhan menyuri-nyuri pandang memperhatikan Sera. Sera yang merasa ada yang sedang memperhatikan-nya mencoba melihat namun Reyhan dengan cepat mengalihkan pandangan-nya.
Hingga naik ke kelas 9, Reyhan belum berani untuk dekat dengan Sera atau sekedar berbicara pada-nya. Mereka kembali satu kelas sat kelas 9, namun sama seperti dulu , Reyhan tidak berani untuk berinteraksi dengan Sera.
Hingga lagi-lagi perbincangan pertama mereka di karenakan tugas kelompok.
Saat itu pelajaran IPA , Sera satu kelompok dengan Reyhan.
Mereka mengharuskan untuk menggambar Manusia namun hanya organ dalam-nya saja. Orang-orang yang satu kelompok dengan Sera menyarankan agar Reyhan yang menggambar-nya, meskipun mereka tahu bahwa Sera juga pandai dalam menggambar.
Namun mereka menempatkan Sera untuk menjadi moderator saat nanti presentasi, karena publicSpeaking nya yang bagus.
Sera oke-oke saja dengan mereka asalkan itu tidak membyat diri-nya terbebani. Gara-gara ini lah Reyhan memberanikan untuk mengirim pesan dukuan kepada Sera lewat facebook.
14.35
Dirumah Reyhan
Tadinya ia ingin mengirim pesan pada Sera tapi ia tidak melihat tanda online di akun fage nya. Ia pun menaruh hp-nya dan mengambil handuk dari belakang pintu kamarnya, dan pergi membersihkan diri.
20.13
Reyhan tiduran di kamar-nya ia mencoba untuk memejamkan mata-nya agar tertidur namun tetap tidak bisa. Ia mencoba unyuk menyetel musik di hp-nya berharap bisa membuat-nya untuk tertidur namun nihil hasil-nya ia masih terjaga hingga jam 22.00 malam.
Reyhan mencoba untuk melihat akun fage nya, dan melihat tanda online di aku Sera. Ia pun memberanikan diri untuk mengirim pesan pada Sera, hanya sekedar basa-basi biasa.
Reyhan : Ra gambar buat tugas kelompok gimana ?
Sera melihat pesan itu namun ia tidak mengenali Reyhan karena Photo fropil nya bukan dipasang dengan photo reyhan tapi animasi, Sera pun mencoba untuk melihat-lihat photo di akun Reyhan dan menemukan satu photo Reyhan.
Sera : Besok aja, soal-nya kan belum beli karton-nya
Reyhan : oke, ditunggu karton-nya ya
Sera : oke siap.
Reyhan tidak ingin chat ini berakhir hanya dengan seperti ini, ia pun mencoba unyuk menanyakan beberapa hal biasa , seperti kenapa belum tidur, lagi ngapain lah dan sebagainya.
Sampai tak terasa waktu sudah sangat larut malam, Sera yang sudah merasa sangat mengantuk izin pamit undur diri. Reyhan melihat jam dinding dikamar-nya dan baru saja tersadar jika ini memang sudah kelewatan waktu untuk tidur, ia pun sama-sama pamit dan logout dari medsos nya.
Menarik selimut berwana biru-nya sampai leher dan tertidur dengan senyum di wajah-nya.