
Sabtu ini Sera sudah mempunyai janji dengan Reyhan, yang akan mengajaknya main entah kemana.
Sera bangun pagi membereskan tempat tidur dan membersihkan rumah.
Sekitar pukul 10 siang semua pekerjaan rumah nya selesai, Sera mengambil hp dan merebahkan dirinya di lantai ruang tengah.
" Gak ada yang nge chat, miris banget idup gue " kata sera dengan nada prihatin melihat hp nya tanpa ada notif satu pun.
" Mau mandi takut cantinya ilang, tidur lagi aja dah " Sera pun kembali ke kamar nya.
" Sera beresin rumah, tidur mulu " teriak ibu nya .
Sera yang baru saja akan terlelap langsung bangun lagi .
" Ya allah emang nya dari tadi gue ngapain ? Nyikatin monas apa" kata sera kesal.
" Udah beres mi " kata sera sambil menghampiri ibunya
" Semua udah beres " lanjut sera.
" Belum mandi ? " tanya ibunya.
" Belum hehhe nanti aja, orang gak bakal kemana-mana" jawab sera duduk di samping ibunya.
Di depan rumah mereka berkumpul bersama Sera ibunya kakak nya dan keponakannya.
" Ra main gak? Klo mau main kakak mau nitip belanja " kata kaka nya
" Belanja apa? " tanya sera.
" Telur , soalnya sedikit lagi "
" Oke nanti sore paling jga ".
" Sama siapa? " tanya ibunya
" Sama Reyhan temen mi " jawab sera takut terjadi salah paham
" Yakin temen? " ledek nya
" Ya ia lah masa tukang ojek " jawab sera sambil masuk kedalam rumah sebelum perbincangan semakin panjang.
Sera melihat hp nya masih tidak ada notif apapun.ia pun tertidur dengan alunan musik yang diputar di hp nya.
13.26
Reyhan : Ra lgi ngapain?
Reyhan : Ra ?
Reyhan : Sera..
Reyhan : Woy ra?
Reyhan : ra gue jemput jam 2 siang ya
Masih tidak ada jawab.Reyhan pergi membersihkan diri, dan bersiap-siap.
Sera bangun dari tidur nya karena mendengar teriakan ibunya yang menyuruhnya shalat.
" kenap Ra? Awas jatuh , jangan lari-lari " kata ibunya agak teriak .
Setelah menunaikan shalt Sera bersiap-siap memilih baju yang akan di gunakan nya.
Nada telpon berbunyi telpon dari Reyhan.
Reyhan : halo , assalamualaikum Ra?
Sera : waalaikumsalam rey.
Sera mengaktifkan pengeras suara karena ia masih sibuk memakai baju.
Reyhan : udah siap belum? Bentar lagi gue otw
Sera : ia bentar lagi , lagi pake kerudung ni juga.
Padahal ia masih sibuk mengenakan pakaiannya.
Reyhan : oke..kalo udah beres jalan dulu aja ya kebawah
Sera : oke..oke
Reyhan : yaudah , tutup dulu ya
Sera : oke.
Sera segera merapihkan baju nya, ia menggunakan kemeja denim dengan rok denim lembut dan kerudung fasminah abu-abu.ia sedikit menggunakan pelembab bibir dan krim wajah.
" Kak jadi gak nitip nya " teriak sera sambil mengenakan sandal nya.
Kakak nya keluar dan memberikan uang " telur 1 kg ya "
"Oke " kata sera malah kembali ke dalam rumah dan berpamitan pada ibu dan kakak nya lalu pergi.
Sera : Rey gue dah di jalan ni
Sera keluar dari gang rumah nya melihat kearah jalan nan " masih di bawah kali " gumam nya.
" Ra " panggil Reyhan yang sudah memarkirkan motor di jalan atas.
Sera melihat lakilaki itu kemeja kotak-kotak yang dilipat se siku tangan dengan paduan celana jens hitam dan sandal gunung, cukup membuat senyum di bibir sera melebar.
" Ayo naik " kata Reyhan
" A-ah ia ayo " jawab sera sadar dari lamunannya.
" Mau ke mana? " tanya Sera.
" Tar jga tau " jawab Reyhan.
" Kakak nitip telur, bisa gak mampir di ruko dulu ? " kata Sera agak sedikit gugup.
" Ia gak papa, entar pas pulang aja " jawab reyhan
" Oke..oke"
Sera menikmati perjalanan ini,Sera terbiasa naik motor tanpa berpegangan, karena menurut nya itu membuat dirinya tak nyaman, tanpa sengaja motor yang dinaiki mereka melewati jalan bekas kubangan kering yang membuat Sera terkejut dan refleks memeluk Reyhan.
Reyhan tertawa dan bernya apa Sera kaget.Sera menjawab ya tentu saja ia kaget,setelah sadar jika ia memeluk Reyhan ia pun bergegas melepaskan pelukannya dan meminta maaf.