
Hampir seminggu Lili dan Sera melaksanakan prakerin,kini mereka sudah dekat dengan para pegawai bahkan mereka sering bersendau gurau bersama.Pak Ghazali yang menetap di bagian surat,yang waktu pertama masuk sudah memberi password wi-fi.
kini dekat dengan mereka,Pak Anang akhir-akhir ini jarang terlihat karena kabar yang kami dengar ia kurang sehat.
Saat sedang asyik bercanda bersama karena tidak ada pekerjaan dan waktu pun sudah menunjukan pukul 10 siang,sera meminta izin untuk menggunakan komputer.
" Pak boleh main komputer gak? mau buka Youtube " kata sera pada Pak Ghazali.
" boleh asal volumenya kecilkan " kata Pak Ghazali.
Sera pun mulai lihai memaikan tangan nya dengan komputer didepannya bersama lili disampingn-nya
" mau requst lagu nggak ? " tanya Sera pada Lili.
" boleh...coba puter EXO-LoveShoot " ujar lili
Mereka pun memutar musik nya dan saling terkesan dengan video klipnya,sesekali mereka ikut bernyanyi.
saat pemutaran selesai Sera mengalihkan ke aktor favoritnya yaitu Kang Jun member C-clown.
" sera...sera Korea terooossss " kata Pak Ghazali.
" ya gak papa atuh pak..ini suami saya pak " balas sera dengan tawa sambil menunjuk pada video yang menampilkan Kang Jun.
" suami itu dunia nyata bukan hayalan,awas jatuh sakit loh.." balas candanya
" ah bapak bisa aja,ini suami Sera masih di korea pak "
" tuh di XXX banyak orang korea "
ketika asyik bercanda Ardi keluar dari ruangannya,ia berada di bagian keuangan.
Pak Ghazali menyapa-nya dan menyuruhnya untuk duduk dulu ikutan nimrung bersama.Ardi berdiri di depan Sera dibelakang komputer mencoba melihat apa yang sedang ditonton oleh mereka. Ardi pun duduk di bangku kosong sambil menghisap Pave nya yang ber-aroma durian.
" nih Usu juga putih ganteng mirip sama kang jujun kamu " kata Pak Ghazali
Usu itu panggilan Ardi karena ia dikenal paling kecil disini ( usianya bukan badannya ya ) .Ardi hanya melirik sebentar ke layar komputer dan tersenyum tipis.
" Kang jun bukan kang jujun, gantengan juga Kang Jun " bela Sera.
" yu ah pak saya ke belakang sebentar " kata Ardi beranjak dari duduk nya dan tersenyum
" korea..korea " gumamnya dan pergi keluar
Sera hanya memanyunkan bibir nya mendengar gumaman Ardi.
mereka pun kembali bercanda,hingga tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 12 siang.
" Ra ke mesjid bawah yuk " ajak lili yang sedari tadi sibuk dengan hp-nya
" yok " beranjak dari kursinya tanpa mematikan komputer yang masih menyiarkan video klip dari BoyBand C-clown.
" pak kebawah dulu ya dah jam 12 " kata sera pada Pak Ghazali.
" iya udah waktunya istirahat " jawabnya beralih tempat ke depan komputer.
" astagfirullah halazim ,gue kirain siapa " kaget Sera
" kenapa Ra " tanya lili melihat ketempat duduk.
" mau kemana ? " tanya ardi santai
" kemesjid bawah " jawab sera
Ardi mengangguk-anggukan kepalanya.
" yok ah li " ajak sera.
mereka pun perfi ke mesjid.dimesjid Sera malah berbaring.
" Ra gue ambil air wudu duluan ya " kata lili melepas jam tangan hitam dan kos kaki nya.
Sera tertidur sejenak,ia belum bisa melepas kebiasaan nya saat di sekolah,karena ia selalu tidur di saat jam kosong atau setelah shalat dzuhur.
Setelah selesai melaksanakan shalat dzuhur mereka mampir ke warung dekat mesjid dan membeli Yakul,serta cemilan kecil lainnya dan kembali lagi ke BPBD.
saat kembali ke tempat mereka tidak mendapati Pak Ghazali ada di tempat
" kemana Pak dens? " gumam Sera.
Panggilan Pak Ghazali adalah dens,cus .tidak pernah ada yang memanggil dengan nama asli disini kecuali para pegawai perempuan.
" gak tau, lagi keluar kali " jawab lili sambil duduk ditempatnya.
mereka menikmati cemilannya sambil memutar musik. Seorang pegawai menanyakan dimana keberadaan Pak Ghazali, tapi mereka tidak bisa menjawabnya
" emm dimana ya neng ? " tanya nya
" nggak tau bu,datang kesini juga udah nggak ada " jawab sera menghentikan makannya.
" yaudah kalo ada ntar bilangin dicari bu Vey, di sekretariat ya " katanya sambil kembali keruangan nya.
" oke bu " jawab sera.
" dimana sih pak dens ? " kata sera.
" gak tahu..diruangan abah kali " jawab lili
" pak dencus..pak dencus " kata sera dengan bibir kecil nya sambil agak manyun.
" Pak Ghazali " seru Ardi yang melewat didepan mereka dengan senyum tipis dibibirnya melihat Sera mengucap nama pak dens.
Lili menertawakan sera yang terlihat sangat malu akan tingkahnya tadi.
" arrghh kenapa haru muncul orang sih " kata sera menutupi wajahnya
" lagian biasa aja kali panggil pak dens nya " kata lili masih menertawakannya.
" euh stop..janagn ketawa mulu lu , malu gue" kata sera sambil menutup mulut lili dengan tangan nya.