
Pagi hari Reyhan sudah bangun lebih awal dari biasa-nya. Ia bersiap-siap untuk berangkat kesekolah.
" Han pagi banget tumben " kata kakak perempua-nya yang duduk di ruang tenah.
" Ah nggak juga, ini mah biasa " jawab Reyhan mengelak.
" Udah sarapan belum ? " tanya kakak nya lagi.
" Belum hehhe " jawab Reyhan
" Yaudah Sarapan dulu gih, mamah udab nyiapain di meja makan dapur " kata kakak nya sambil menunjuk ke arah meja yang memang terlihat dari ruang tengah itu.
Reyhan pun segera menuju dapur dan menghabiskan makanan nya dengan cepat.
" Kak , aku beranvkat dulu ya " kata Reyhan sambil berasalaman pada kakak nya.
" Mamah mana? " tanya nya sebelum keluar.
" Lagi di halaman kayak nya " jawab kakak nya.
Reyhan pun keluar dan menghampiri ibu-nya yang sedang membersihkan halaman lalu berpamitan .
07.25
Disekolah Reyhan duduk di bangku-nya, teman sekelas nya sudah hampir datang semua namun Sera belum juga terlihat, ya dia sudah dari SMP suka datang siang , padahal saat SD ia selalu paling pagi jika datang ke sekolah.
jam menunjukan pukul 07.55, dan bel masuk akan segera berbunyi, Reyhan mencoba untuk keluar melihat dimana Sera kenapa belum datang juga apa dia tidak masuk hari ini ? fikirnya.
Tepat sebelum bel berbunyi Sera pun datang denga karton biru ditangan-nya. Ia menunu kelas dan behadapan dengan Reyhan di depan pintu.
" Reyhan ? " kata sera dengan sedikit ragu. Sudah lama Sera memang agak tidak terlalu mengingat nama teman-teman nya, ia terkadang suka lupa akan nama teman nya atau bahkan kerabat dekat-nya sekali pun.
Reyhan mengangguk , meng ia kan perkataan Sera.
" Buat bikin gambar pelajaran IPA " jelas Sera.
" Oh oke..oke " jawab Reyhan mengambil Karton dan spidol itu.
Sera pun permisi untuk menuju ke bangku-nya sebelum bel benar-benar berbunyi. Reyhan memberi jalan untuk Sera namun ia sendiri masih agak mematung sambil memperhatikan Sera menunu bangkunya dan saling sapa dengan teman perempuan-nya.
" Woy bengong aja " kata Azin yang membuat Reyhan tekejut sampai menjatuhkan Spidol yang dipegang nya. Reyhan dan Azin sama-sama satu kelas lagi saat kelas 9.
" Ah kagak juga " jawab Reyhan sambil mengambil spidol yang jatuh dan pergi ketempat duduk-nya. Azin yang jelas-jelas melihat Reyhan bengong dari tadi hanya bisa menggeleng-geleng kepala-nya melihat tingkah teman-nya itu.
Bel berbunyi pelajaran pun dimulai, dari mulai jam 08.15 samapi dengan 11.45 dan Istirahat, karena pada saat itu mereka belum menggunakan kurikulum yang diwajibkan untuk full day school maka mereka pulang samapai jam pelajar selesai, dan yang paling sore itu hanya sampai pukul 14.25 sama dengan hari ini.
Dirumah Reyhan
Reyhan sudah memakai baju biasa dan bebaring dikamarnya, bermain game di hp-nya. Sesekali ia dipanggil oleh orangtua nya untuk membantu sesuatu.
Saat malam hari Reyhan menyiapkan karton dan peralatan lain-nya untuk menggambar tugas-nya. Namun ia sedikit bingung dengan ukuran yang harus ia gunakan pada gambar-nya. Ia pun menjadikan itu sebagai alasan untuk bisa mengirim pesan pada Sera.
Ia mengambil hp di meja belajar-nya dan melihat akun medsoso nya, Ia melihat titik hinau di akun Sera, yang berarti ia sedang online. Ia pun mengklik di akun Sera dan mengirim nya pesan.
Reyhan : Ra gambar buat tugas IPA ukurannya gimana ?
Sera : Sesuai.in aja sama karton-nya , tapi jangn terlalu gede sisain lahan buat tulisan-nya juga.
Reyhan : oke..oke
Reyhan merasa sedikit gugup, dan mensudahi percakapan-nya dengan Sera dan mulai menggambar tugas-nya.
Saat sedang mengerjakan tugas-nya notifikasi *F*acebook nya menyala, tanda ada pesan dari seseorang. Reyhan mengambil hp nya dan melihat pesan yang ternyata dari Sera yang mengucapkan Semangat, dan jangan terlalu bergadang buat mengerjakan tugas-nya.
Reyhan tersenyum melihat pesan itu dan kembali mengerjakan tugas nya, sampai jam 22.35, ia pun selesai dengan tugas-nya. Dan bersiap-siap untuk tidur.