
Kamis 14 Juni 2018 , Hari pembagian Surat diterima bagi siswa yang mendaftar kan diri di SMK XX.
Reyhan memakai seragam putih biru tanpa dasi, duduk di kasur-nya sambil melihat hp-nya.
Reyhan : Ra mau berangkat sekarang ke sekolah -nya ?
Sera : Ia ini tinggal berangkat
Reyhan : Kata guru BK abis ngambil surat langsung pulang apa langsung ke sekolah SMK-nya ?
Sera : Info-nya sih kemarin suruh langsung ke SMK-nya soal-nya cuma tinggal bayar administrasi doang.
Reyhan : Sama Ortu ?
Sera : Sendiri juga bisa kata-nya , makanya aku juga sendiri nggak sama umi.
Reyhan : Oh Oke.
Sera berangkat dengan mengenakan seragam lengakp dan tas hitam nya.Ia berangakat sendiri karena Lili sudah berangkat bersama orang tua-nya. Saat di pertengahan jalan Reyhan datang menjemput-nya.Sera sedikit hera kenapa Reyhan datang menjemputnya?
Reyhan memarkirkan motor-nya.
" Ra ayo naik " kata Reyhan
" Ngapain kesini ? " Tanya Sera.
" Malu aja ke SMK nya sendiri mah, mending sama kamu " jawab Reyhan agak gugup
" Ayo naik " katanya lagi.
Sera pun naik ke motor Reyhan. Suasan dalam perjalanan sunyi tanpa ada percakapan sama sekali sampai tiba di SMP. Sera pun turun dari motor Reyhan di depan gerbang sekolah-nya. Dan menyapa teman-temannya yang sudah ada di sana untuk mengambil surat.
10.32
Pengambilan surat pun selesai.
" Ra mau bareng gak ke SMK -nya ? " Tanya Lili
" em...e..gue udah bareng sama Reyhan " jawab Sera sambil melihat Reyhan yang sudah menunggu-nya.
" Oh yaudah gak papa , hati-hati ya " kata Lili.
" Yaudah kalo gitu duluan ya " jawab Sera sambil berjalan menuju Reyhan.
Meraka pun berangkat duluan, saat di jalan dekat gang ojek, Reyhan membuka kaca helm nya.
" Ra kerumah aku dulu ya " kata Reyhan
" Mau ngapain ? " tanya Sera.
" Mau minta uang dulu buat bayar administrasi " jawab Reyhan
" Emang nya belum minta tadi pas berangkat ? " tanya Sera lagi.
" Belum " jawab Reyhan.
Saat akan memasuki gang rumah Reyhan Sera minta berhenti.
" Aku tunggu disini aja deh " kata Sera
" Gak papa ikut aja, takut lama soal-nya " jawab Reyhan tanpa menghentikan motor-nya.
Ya mau tak mau Sera harus ikut dengan Reyhan.
" Ra kalo nanti adik aku ngomong sesuatu jangan di dengerin ya " kata Reyhan yang sudah hampir sampai di rumah-nya.
Sera bingung denga perkataan Reyhan
emang nya adik lo bakalan ngomong apa.an ?
Mereka pun sampai dirumah Reyhan.Sera turun dari motor Reyhan, dan menunggu didepan rumah Reyhan, Sementara Reyhan mencari ibu-nya.
" Mah..mamah " teriak Reyhan.
" Ia sebentar mamah ambil dulu " kata mamah-nya.
Reyhan pun keluar dari rumah-nya di ikuti oelh ibu dan kakak-nya karena ayah-nya bekerja.
Sera menyapa ibu dan kakaknnya Reyhan dan bersalam dengan mereka.
" Neng juga sekolah di SMK XX " tanya ibu reyhan
" ia bu " jawab Sera sambil tersenyum ramah
" Tolong jaga in Reyhan ya, kalo nakal pukul aja " kata ibunya lagi
Sera hanya mengangguk sambil tertawa kecil mendengar kata dari ibu Reyhan itu.
" Ih mamah emang nya Reyhan anak kecil apa " kata Reyhan sambil mengenakan Helm-nya.
" Reyhan berangkat dulu ya Assalamualikum " Kata Reyhan sambil naik kemotor nya dan menunggu Sera yang bersalam.an denga ibu dan kakak nya lalu berpamitan mengucap salam.
" Waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh " jwab ibu dan kakak nya.
Mereka pun berangkat menuju sekolah sampai di sekolah sekitar jam 12 lebih, jadi di perjalanan pulang mereka mampir di mesjid untuk melaksanakan shalat dzuhur baru melanjutkan pulang-nya.
Setelah selesai shalat dzuhur perut Sera berbunyi kelaparan, karena tadi ia berangkat tanpa sarapan terlebih dahulu.
" Lapar Ra ? " tanya Reyhan
" Hheh ia nih belum sarapan " jawab Sera.
" Yaudah beli bakso dulu aja yuk " ajak Reyhan
" Aku tau kok tempat bakso yang enak " lanjutnya.
" Boleh " kata Sera penuh semangat.
" Sebener-nya aku gak terlalu suka bakso " Kata Reyhan sambil mengendarai motor-nya
" Kenapa ? " tanay Sera.
" Nih liat tangan ku , alergi sama daging sapi " jawab Reyhan
Sera sedikit memajukan duduk nya dan menyentuh tangan Reyhan.
" Ah sayang banget " kata Sera
" Kenap sayang ? " tanya Reyhan
" Gak bisa makan bakso dong " jawab Sera.
" Nggak lah, kan da Mie Ayam juga tuh " jawab Reyhan menunjukan tempat makan nya dan berhenti disana.
Mereka pun memesan Bakso dan Mie Ayam dan memakan-nya. Setelah selesai Sera hendak membayar nya namun ternyata sudah dibayar oleh Reyhan.
" Nih " kata Sera menyerahkan uang pada Reyhan
" Gak usah Ra gak papa " jawab Reyhan sambil memakai helm-nya
" Ih gak mau, ambil " kata Sera sambil memasukan disaku baju Reyhan.
Reyhan refleks memegang tangan Sera yang masuk kedalam saku baju-nya, dan menarik-nya keluar.
" Gak usah Ra beneran deh " kata Reyhan dengan lembut dan masih memegang tanga Sera.
" Udah naik yok " lanjut Reyhan masih memegang tanga Sera.
" Y-yaudah lepasin dong tangan-nya " kata Sera melepaskan tangan-ya dari genggaman Reyhan dan naik ke motor Reyhan
Terlihat senyum di bibir Reyhan, sementar wajah Sera memerah, karena malu.
Flashback End
Ya meskipun Reyhan mencoba untuk melupakan perasaan-nya pada Sera ia tetap masih memiliki perasaan pada Sera. Hubungan mereka sampai sekarang masih berstatus teman.