
Pagi itu terlihat Bayu sudah siap dengan kemeja putih yang ia gunakan untuk berangkat kekantornya.
Saat itu Risa turun dan berjalan melewati mereka yang sedang sarapan dimeja makan,bayu memanggil Risa,namun Risa hanya menjawab kalau ia sudah terlambat untuk pergi ke kampus dan berjalan meninggalkan mereka.
saat sarapan Bayu mengatakan kepada Ira bahwa ia hari ini akan makan siang bersama teman masa kecil sekaligus rekan bisnisnya.
ia berkata bahwa ia akan bertemu dengan Teguh Pratama Adiyasa untuk membicarakan tentang proyek yang dulu pernah mereka rencanakan lalu tertunda karena ada sesuatu hal yang membuat akhirnya proyek itu batal terlaksana,namun kali ini Bayu ingin proyek itu segera terlaksana!. tutur nya
" Aku harus berangkat sekarang,karena sebentar lagi ada meeting dikantor . Ucap Bayu
" Iya mas hati-hati ya , dan jangan lupa transfer uang bulanannya ya mas , aku lagi kepingin shopping nih , udah lama ngga belanja sama temen-temen sosialita aku seru Ira sambil menggeluyuti tangan Bayu dan mengantar Bayu sampai depan pintu
" Iye deh nanti aku kirim ya,nanti aku kabarin kamu kalau udah . Ucap Bayu sambil masuk kedalam mobilnya
" Terimakasih mas , aku sayang deh sama mas . Ucap Ira lagi sambil melambaikan tangannya kearah Bayu
Sesampainya dikantor,sekretaris bayu mengatakan bahwa meeting akan segera dilaksanakan karena semua orang sudah berkumpul diruang meeting .
" Selamat pagi pak , ucap Dina sekretaris bayu
" Pagi , iya Din ada apa ? Jawab Bayu
" Semua orang sudah menunggu bapak diruang meeting , apa kita bisa kesana sekarang pak . Ucap sekretaris bayu
" Oh iya baiklah,apakah berkas-berkas yang saya minta sudah kamu siapkan . Tanya banyu
" Iya pak semuanya sudah beres,dan sudah saya siapkan . Jawab Dina
" Baiklah , mari kita pergi sekarang . Ucap Bayu lagi . sambil berjalan keluar dari ruangan
2 jam berlalu Bayu langsung kembali keruangannya untuk menandatangi semua berkas-berkas yang sudah tersedia sejak pagi diruangannya .
" Drttttt drttttt drttttt suara getar ponsel milik Bayu,seketika itu Bayu langsung mengambil handphone disaku celana nya dan melihat siapa yang menelponnya ...
" Hay yu bagaimana kabarmu . Suara seseorang ditelepon yang bukan lain adalah Teguh Pratama Adiyasa
" Gimana nih yu,kita jadikan ketemuan,karena sebentar lagi jam makan siang . Tanya teguh
" Wehhh jadi dong , dicafe biasa ya,tempat kita dulu sering nongkrong semasa kuliah , jawab bayu
" Lahh ayo deh kalau gitu , aku berangkat sekarang ya , sampai ketemu nanti . Ucap teguh
" Okedeh aku juga udah mau berangkat nih , semoga aja hari ini jalanan pada ngga macet ya guh ucap Bayu sambil tertawa
" Hahahaha iya yu semoga aja jawab teguh sambil mematikan sambungan telepon bersama Bayu
Dan sepertinya jalanan Jakarta hari ini begitu bersahabat,sehingga tidak ada halangan untuk teguh dan juga Bayu untuk bertemu.
Sesampainya disana Bayu menunggu teguh terlebih dahulu dimeja nomer 12.
" Guh sini . Panggil Bayu sambil melambaikan tangannya kearah teguh yang baru saja sampai dicafe itu.
" Eh yu ,udah lama nunggu nya . Timpal teguh kepada bayu
" Engga kok aku juga baru aja sampai sini dan langsung duduk aja karena kebetulan meja ini kosong jawab Bayu sambil menyuruh teguh untuk duduk bersamanya dimeja tersebut.
" Oh iya gimana yu proyek pembangunan yang kita rencanakan sebelumnya,apa kita bisa mulai kerjakan proyek ini secepatnya ?. Tanya teguh kepada bayu
" Iya guh aku juga ingin secepatnya proyek ini terlaksana,aku sudah tidak sabar ingin memberikan hadiah kecil ini untuk putriku Risa,aku yakin dia akan sangat senang sekali!. ucap bayu
" Yaudah yu secepatnya aja kita atur,aku juga sudah tidak sabar ingin melihat ekspresi calon menantuku setelah melihat hadiah yang kita berikan kepadanya!.ucap teguh sambil tersenyum
" Iya guh aku juga sudah tidak sabar ingin melihatnya,mungkin ini adalah waktu yang tepat karena Risa sebentar lagi akan menyelesaikan studi kedokterannya.Dan aku harap proyek pembangunan rumah sakit ini selesai bertepatan dengan acara wisudanya!.Ucap Bayu dan tanpa sadar air matanya pun menetes ketika membayangkan penderitaan yang selama ini Risa rasakan.
Risa sudah sangat menderita selama ini, dia selalu saja berpura-pura dihadapan ku , padahal aku tau semua yang dilakukan ibu dan adik tirinya selama ini.Anakku itu sungguh luar biasa,aku tidak percaya dia bisa sekuat ini bahkan mungkin jika aku diposisinya aku tidak akan sanggup menjalaninya!. tutur Bayu sedih sambil mengingat wajah anaknya
" Sudahlah yu yang terpenting kan kau sudah tau yang sebenarnya,walau kau belum pernah memergoki langsung perbuatan mereka . Tapi aku yakin suatu hari mereka akan sadar dengan apa yang sudah mereka perbuat kepada Risa!.ucap teguh sambil menepuk-nepuk punggung bayu
selama ini ternyata Bayu sudah mengetahui semua perbuatan istri dan anak tirinya itu dari bi mar asisten rumah tangga pak Bayu sekaligus orang kepercyaannya ,karena bi mar sudah 30 tahun mengabdi pada keluarganya jauh sebelum Marisa dilahirkan kedunia ini.Setiap gerak gerik Ira dan neysila selalu ia sampaikan kepada bayu tanpa terkecuali . Hanya saja Bayu sedang menunggu waktu yang tepat untuk memberikan pelajaran kepada mereka berdua.