"You Are My Happiness"

"You Are My Happiness"
H-7 Wedding Day



Kini Kevin sudah istirahat total dirumah tanpa melakukan kegiatan apapun yang berhubungan dengan perusahaan milik mereka,karena Kevin akan sangat disibukan dengan berbagai persiapan yang masih belum rampung.Apalagi beberapa hari ini Kevin juga terlihat sangat lelah,karena harus bolak-balik mempersiapkan semua berkas-berkas yang akan diberikan kekantor urusan agama ( KUA ).


Kevin kini hanya harus memfokuskan pikirannya pada pernikahan yang tinggal menghitung hari saja.Risa pun melakukan yang demikian,sejak melakukan fitting baju kemarin,ia jarang keluar dari kamarnya.Bahkan,wajahnya terlihat sangat murung,menandakan bahwa ia memang benar-benar tidak bahagia akan adanya pernikahan ini.Tapi apalah daya,semua persiapan sudah dilakukan dan hanya tinggal menghitung hari saja,untuk menolak pun rasanya sudah tidak memungkinkan.


Tidak banyak sebenarnya yang harus mereka lakukan dalam mempersiapkan pernikahan termegah yang diinginkan oleh orangtua keduanya.Karena,keluarga dari mempelai pria sudah menyewa jasa seorang WO ternama yang akan menghandel semua pekerjaannya dengan sempurna dan sudah pasti mereka adalah orang-orang pilihan yang dipercaya untuk mempersiapkan ini semua.


Oleh karena itu,Kevin dan Risa hanya perlu duduk diam dan memilih destinasi mana saja yang akan mereka pilih untuk berbulan madu nanti,selebihnya semuanya sudah dipersiapkan dengan sangat matang oleh kedua keluarga mempelai pengantin.Terkecuali,mengurus semua berkas-berkas yang harus diberikan kekantor urusan agama,Kevin harus berkecimpung langsung,untuk memastikan semuanya sudah beres.


Hari ini Risa dan Kevin akan mengambil sebuah cincin pernikahan yang sebelumnya sudah dipesan langsung oleh papa Teguh.Karena,setelah acara pertunangan kemarin,papa Teguh memesankan sebuah cincin pernikahan spesial yang diukir khusus dengan nama mereka berdua di Italia,dan hari ini adalah jadwal yang sudah ditentukan untuk pengambilan cincin tersebut.


Dan setelah itu Risa dan Kevin akan mendatangi seorang Designer terkenal yang ada di Indonesia untuk merancang gaun pengantin impian untuk acara resepsi pernikahan mereka,dan melakukan fitting terakhir sebelum acara resepsi pernikahan mereka dilangsungkan.Mereka berdua memang sudah membeli gaun pengantin disebuah butik yang sangat terkenal di Jakarta,tetapi gaun itu akan dikenakan khusus saat acara akad nikah dilakukan.Karena,sebelumnya ayah Bayu meminta acara akad dilangsungkan dirumahnya, terpaksa mereka harus membuat lagi gaun khusus yang akan dikenakan saat hari H resepsi nanti.


Ting


Tong


Ting


Tong


Tiba-tiba terdengar suara bell berbunyi dari luar rumah Risa.Bi Mar yang sedang asyik melakukan aktivitas nya di dapur pun kini harus terpaksa meninggalkan pekerjaannya untuk melihat siapa orang yang bertamu kerumah milik majikannya itu.Saat dibukanya,ternyata Kevin yang sudah berada didepan rumah mereka sejak tadi.


" Eh selamat pagi tuan muda. " ucap bi Mar.


" Selamat pagi bi, " Kevin tersenyum kearah asisten rumah tangga calon istrinya tersebut.


" Silahkan masuk tuan muda! Saya akan memanggil non Risa sebentar. " seru bi Mar.


" Baiklah bi! Terimakasih! " ucap Kevin.


Kevin pun masuk dan duduk disofa ruang tamu yang ada dirumah keluarga itu,sembari memainkan ponsel miliknya.


Tak lama kemudian,ada suara seseorang memanggil-manggil namanya,entah suara siapa itu ? Kevin sendiri pun tidak begitu menghiraukannya dan tetap asyik memainkan ponsel miliknya disana.


Tiba-tiba terdengar lagi suara itu tepat disebelah kanan punggungnya,seketika Kevin pun langsung menoleh keasal suara itu,ternyata Naysila yang sejak tadi sudah berdiri disebelahnya dan memanggil-manggil namanya.


" Hai kak! " ucap Naysila sambil menyelipkan sebuah senyuman manis disana.


" Ada apa ? " ketus Kevin,sambil mengerutkan dahinya seolah menandakan rasa ketidaksukaan akan kehadiran wanita itu disebelahnya.


" Tidak apa-apa! Bolehkah aku ikut bergabung disini ? " tanya Neysila.


" Silahkan saja! Inikan rumahmu,untuk apa meminta izin dari ku. " Cetus Kevin.


" Huh sombong sekali! " gumam Naysila dalam hati.


" Mmmm kak Kevin ada urusan apa kemari ?" tanya Naysila.


" Memangnya kenapa ? " ucapnya tanpa menoleh kearah wanita yang duduk disebelahnya ini.


" Tidak apa-apa kak! Hanya bertanya saja,siapa tau kau memiliki urusan denganku. " cetus Naysila dengan tidak tau malunya.


Kini Kevin pun semakin menunjukkan rasa ketidaksukaannya akan kehadiran wanita itu yang seketika merusak moodnya.


Syukurnya,Risa datang dan Kevin pun langsung mengajak Risa untuk segera pergi dari sana.


" Ada apa ? " tanya Risa.


" Tidak apa-apa! "


" Kenapa wajahmu seperti itu ? jelek sekali. " celetuk Risa.


" Memang aku cantik, buktinya kau tidak menolakkan menikahiku. " Risa terkekeh membuat Kevin semakin kesal dibuatnya.


" Enak saja! siapa bilang aku mau.Jika bukan karena mama,mana mau aku menikahi gadis jelek sepertimu." ketus Kevin.


" Iya iya terserah kau saja! " ucap Risa,ia pun segera masuk kedalam mobil milik Kevin yang sudah terparkir rapi di halaman rumahnya.


###


Di dalam mobil,Risa hanya diam saja sambil memandangi jalanan sekitar yang mereka lalui.


" Ada apa ? " tanya Kevin


" Ada apa apanya ? " Risa mengernyit bingung.


" Kau diam saja! "


" Memang aku harus apa ? Harus menari ala-ala topeng monyet gitu disini. " Risa berdecak dengan kesal.


" Iya bukan begitu maksudku! Setidaknya berbicaralah kepadaku! " seru Kevin.


" Aku sedang malas berdebat denganmu. " Risa berucap tanpa menoleh kearah Kevin sedikitpun.


" Baiklah! kalau kau tidak mau berbicara padaku,aku aku mengendarai mobil ini dengan kecepatan penuh. " timpal Kevin.


" Silahkan saja kalau kau berani! " ketus Risa.


Dan benar saja,Kevin lalu mengendarai mobil sport miliknya dengan kecepatan penuh,membuat Risa sangat ketakutan dan meminta Kevin untuk menghentikan mobilnya disana.


Tiba-tiba dari arah berlawanan,muncul sebuah truk besar pengangkut kayu menabrak sebuah pohon,dan truk itu pun terguling-guling dibadan jalan yang akan dilalui Kevin dan Risa.Saat itu truk yang dikemudikan oleh sopir itupun melaju dengan kecepatan penuh,sehingga saat insiden terjadi truk itu terpental hingga kejauhan 1meter, dan disaat yang bersamaan mobil Sport milik Kevin pun melaju dengan sangat kencang,sehingga tidak memungkinkan saat itu untuk Kevin menginjak pedal rem miliknya,


akhirnya musibah itu pun tak dapat terelakkan.


Separuh badan mobil Kevin pun kini ditindih oleh truk besar itu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Kali ini aku buat cerita yang tidak seindah judulnya.Maaf ya guys! Ini hanya berdasar pada imajinasi author semata.Jika kalian menyukai kisah Kevin dan Risa,tolong like and juga coment yang positif2 aja ya guys,biar author semangat terus melanjutkan kisahnya.Terimakasih!


SELAMAT MEMBACA!