"You Are My Happiness"

"You Are My Happiness"
Musibah



Kevin yang saat itu tidak mengenakan sabuk pengaman langsung terpental keluar dari pintu mobil,dan mendapatkan sedikit luka dibagian kaki dan tangannya akibat tubuhnya yang terkena gesekan aspal jalan.


Tapi tidak dengan Risa,kondisinya sangat tidak memungkinkan karena saat itu posisi tubuh Risa masih berada didalam mobil dan ikut terguling hingga kejauhan 2 meter dari tempat kejadian.Bahkan,mobil Kevin sempat tertindih oleh truk besar pengangkut kayu tersebut saat bertabrakan.


Kevin yang melihat kejadian itu dengan mata kepalanya sendiri pun terduduk kaku.Yang ada dalam pikirannya saat itu hanya Risa,Risa,dan Risa saja.


Orang-orang yang kebetulan lewat dijalan itupun berbondong-bondong mengevakuasi tubuh Kevin dari jalan dan membawanya kepinggiran.


" Pak! tolong calon istri saya pak,dia masih ada didalam mobil. " ucap Kevin kepada kerumunan orang yang membantu mengangkat tubuhnya,sambil menunjuk kearah mobil yang tadi ia tumpangi.


Kevin terus saja menatap kosong kearah mobil miliknya.Ia pun menyadari adanya asap yang keluar dari mobilnya,seolah mobil itu sudah siap untuk mengeluarkan larva api yang siap membakar habis seluruh mobilnya.


Kevin langsung berlari untuk menyelamatkan Risa yang masih terjebak didalam mobil miliknya, orang-orang yang berada disana mencoba menghalangi langkahnya karena mobil itu sudah mengeluarkan asap dan api yang sangat hebat.Tapi,itu tidak menghalangi niat Kevin untuk tetap menyelamatkan calon istrinya.


Beberapa orang sudah mencoba menghubungi ambulance dan kantor polisi terdekat.Bahkan media pun sudah mulai berkumpul untuk menyorot kejadian tragis yang menimpa 2 orang anak pengusaha sukses dan ternama di Indonesia.Mereka terus saja memotret dan mengambil gambar.


Kevin berhasil mengeluarkan Risa dari dalam mobilnya dan mengangkat tubuh Risa menjauh dari mobil itu sebelum mobil itu benar-benar akan meledak.


duarrrrrrrrrrrrrrrr


Tiba-tiba mobil itu meledak dan mengeluarkan larva api yang sangat besar disana.Semua orang yang menyaksikan kejadian itupun segera menjauh dari tempat kejadian.


Pemadam kebakaran,polisi,bahkan ambulance sudah ikut bergabung untuk mengevakuasi kecelakaan tragis yang menimpa anak orang nomer satu se-Asia ini.


Kevin yang tadinya mengangkut tubuh Risa,kini hanya bisa menatap sendu kearah calon istrinya itu.Kondisi tubuh Risa begitu memprihatinkan,tubuhnya bersimbah darah akibat luka yang ia alami disekujur tubuh dan kepalanya.


" Pak! tolong pak! " ucap Kevin dari kejauhan sambil mencoba mengangkut tubuh calon istrinya itu.Tetapi,Kevin gagal karena kondisi tubuhnya yang juga sudah mulai ikut melemah.


Dengan segera ambulance membawa tubuh Kevin dan Risa ke rumah sakit untuk diberi pertolongan.Sepanjang perjalanan Kevin terus saja mengucapkan kata maaf kepada Risa,tapi matanya terpejam,hanya bibirnya yang berucap.


Kini,semua media televisi mengangkat berita kecelakaan tragis yang menimpa 2 anak orang tersohor di Indonesia itu.Dan kabar itupun sudah tercium hingga ke media luar mancanegara dan ikut memberitakan tentang kecelakaan tragis yang menimpa Kevin Pratama Adiyasa dan calon istrinya itu.


Keluarga yang sudah mendengar berita itupun segera pergi kerumah sakit tempat Risa dan Kevin dirawat.


Mama Mira adalah orang pertama yang begitu terpukul saat mendengar kabar tentang putra sulung dan calon menantu kesayangannya itu,bahkan ia sempat pingsan sebanyak dua kali saat mendengar berita tentang kecelakaan tragis yang menimpa anaknya itu.


" Papa! Kevin pa! ucap mama Mira yang masih menangis sesenggukan.


Seorang dokter yang menangani Kevin pun kini keluar dari ruangan Kevin dan menemui Mira,Teguh,Bayu,Ira,Naysila dan seluruh keluarga yang turut hadir disana.


" Bagaimana dok ? " tanya Teguh pada dokter Rian yang menangani Kevin.


" Alhamdulillah pak! Pak Kevin tidak mengalami cedera apapun,hanya luka ringan saja di bagian kaki dan tangannya.Tetapi,kami masih perlu menganalisis lebih lanjut agar tidak salah mengambil tindakan.Kita tunggu hasil Rontgen nya nanti sore ya pak! " ucap dokter Rian itu mencoba menjelaskan.


" Dan bagaimana dengan putri saya dok! " ucap Bayu yang sedari sudah sangat gelisah menunggu dokter yang menangani Risa keluar dari ruangan.


" Maaf pak! untuk itu saya belum tau bagaimana yang lebih lanjutnya,bapak harap bersabar dulu sampai dokter keluar dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepada putri bapak. " ucap dokter Rian,dan berlalu pergi dari tempat itu.


Kini,seluruh keluarga pun berkumpul diruangan tempat Kevin dirawat,sembari menunggu dokter yang menangani Risa keluar.Kevin masih belum bisa membuka matanya,akibat pengaruh obat yang diberikan oleh dokter kepadanya.Tetapi,mulutnya tidak henti menggerutu dan menyebut-nyebut nama Risa disana.


###


" Bagaimana keadaan Risa ma ? " tanya Kevin.


Mama Mira yang tidak tahan dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh anaknya itupun langsung berlari keluar dan meninggalkan ruangan Kevin.


Kevin bingung dan dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia terus bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada Risa.


Semua orang yang berada disana bungkam,bahkan tak satupun dari mereka yang mengatakan kepada Kevin bagaimana keadaan Risa yang sebenarnya.


" Pa! tolong kasih tau Kevin pa, sebenarnya apa yang terjadi kepada Risa ? " tanya Kevin lagi mencoba mencari tau bagaimana keadaan Risa.


" Kevin! Lebih baik kamu istirahat nak dan pikirkan tentang kesembuhanmu.Soal Risa biarkan kami yang menanganinya.Kau tak perlu khawatir nak! Dia pasti akan baik-baik saja. " seru papa Teguh mencoba menenangkan putranya itu.


" Ini semua salah Kevin pa! Andai saja Kevin mendengarkan perkataan Risa,mungkin tidak seperti ini kejadiannya. " timpal Kevin,dan tak terasa air matanya pun semakin deras mengalir dari pelupuk matanya.


" Ini semua takdir nak! Tidak seorang pun dari kita menginginkan ini.Sekarang lebih baik kamu berdoa dan meminta kesembuhan kepada Tuhan. " ucap papa Teguh.


###


Sudah dua hari Kevin berada dirumah sakit.Tetapi,belum juga ia mendapatkan kabar bagaimana keadaan Risa sekarang.Kevin pun semakin merasa bersalah dan mengutuk dirinya sendiri akibat kecelakaan yang ia tidak sengaja lakukan.


" Risa! Maafkan aku! Aku harap kamu tidak membenciku. " gumam Kevin lirih.


Toktoktok


Tiba-tiba terdengar ketukan pintu sebanyak dua kali dari luar ruangan kamar rawat Kevin.


Saat dilihatnya,pintu itu sudah sedikit terbuka.Kevin lalu memicingkan kedua matanya,alangkah terkejutnya ia saat melihat seseorang dibalik pintu itu ternyata Rivano adiknya.


" Are you okey brother, " sapaan khas Vano kepada abang kesayangannya itu.


" Hai bro! kamu disini ? " tanya Kevin.


" Bagaimana mungkin adikmu ini tidak pulang,ketika mendengar berita tentang musibah yang menimpa abangnya." Vano tersenyum.


Seketika Kevin langsung tertunduk kaku saat mendengar perkataan yang baru saja dilontarkan oleh adiknya itu.


" Musibah! " gumam Kevin dalam hati.


" Kak! kak Kevin harus kuat.Jangan seperti ini lagi kak,mama akan sedih melihat wajah kakak yang selalu murung seperti ini. " tutur Vano.


" Aku hanya merasa bersalah saja kepada calon istriku no,andai kakak sekali saja mendengar perkataannya,mungkin kejadian ini tidak akan terjadi. " ucap Kevin.


" Mungkin Tuhan sedang memiliki rencana lain untuk kalian berdua,kakak yang sabar ya! " ucap Vano.


Kini,Vano terlihat membantu Kevin untuk melakukan aktivitas makannya ditempat tidur rumah sakit.Vano begitu prihatin melihat kondisi kakaknya yang selalu sedih dan murung itu.