"You Are My Happiness"

"You Are My Happiness"
Masa lalu



Flashback off#


° 4 tahun yang lalu


Marisa baru saja mengikuti jam pelajaran tambahan dikelasnya.Tiba tiba dering ponselnya berbunyi,terlihat nama " Love " dilayar ponsel miliknya.Ternyata yang menelepon Risa adalah Rivano pacar Marisa yang juga menuntut pendidikan diuniversitas yang sama dengannya.


" Vano! " Gumam Risa dalam hati sambil menatap kelayar ponsel miliknya dengan tersenyum sumringah seakan ada kebahagiaan tersendiri ketika mengetahui yang saat ini menelepon dirinya adalah Vano kekasihnya.


" Sa kamu lagi dimana ? " Tanya Vano


" Ehem aku lagi dikelas nih Van! Ada apa ? Kok tumben kamu nelepon aku. " Jawab Risa


" Mmmmm ngga papa kok Sa! Aku cuma pengen ketemu kamu aja,mau ada yang aku bicarain! Bentar aja! Kamu bisa ngga ? " ucap Vano dengan suara lirih


" Emang kamu lagi dimana sekarang ? " Tanya Risa


" Oh aku lagi mau jalan ketempat biasa nih,kamu langsung kesini aja ya! Aku tungguin. " Jawab Vano sambil berjalan kearah tempat biasa mereka bertemu dan dengan segera langsung mematikan sambungan teleponnya bersama Risa.


" Ada apa sih ? Kok aku penasaran ya! Arghhh semoga aja bukan berita buruk deh, " Gumam Risa dalam hati sambil memasukkan lagi ponselnya kedalam tas mini miliknya dan berjalan cepat menuju kearah tempat biasa mereka bertemu.


Dari kejauhan sudah terlihat Vano duduk dibangku sambil menikmati minuman yang sudah dipesannya.Wajahnya terlihat sangat murung,seakan menandakan bahwa ada kesedihan didalam dirinya.


Risa pun langsung menghampiri Vano yang sudah sedari tadi menunggunya disana,ia pun langsung memposisikan tubuhnya tepat bersebelahan dengan Vano.Namun Vano hanya diam tanpa mengatakan sepatah katapun,bahkan ia mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.


" M-mmm ada apa ? " Tanya Risa gugup


" Sa aku minta maaf. " Jawab Vano sambil menggenggam erat tangan Risa


" Apa maksudmu ? " Risa mengernyit dengan keheranan.bahkan, ia gagal mencerna apa yang dimaksud oleh kekasihnya itu


" Minggu depan a_aku akan pergi ke New York untuk meneruskan S2 ku disana! " Vano berucap dengan suara datar dan menyayupkan kedua matanya,Risa hanya melirik tajam ke arah Vano hingga membuat Vano menjauhkan tangannya dari tangan Risa


" Benarkah! Yasudah pergi saja! Dan jangan pernah lagi kembali kesini. " Seru Risa kesal


" Maafkan aku!" Vano menundukkan wajahnya karena merasa bersalah akan keputusannya itu,sejak awal mereka sudah saling berjanji untuk menggapai cita-cita mereka bersama-sama


Risa hanya bisa diam dan menarik napasnya dengan sesegukan,mencoba menahan air matanya agar tidak jatuh.


" Pergilah! aku tidak akan menghalangimu!" ucap Risa,Risa berdiri membelakangi Vano dan menundukkan wajahnya sambil mengusap kedua sudut mata nya yang basah


Vano menarik tubuh Risa dan mengangkat wajahnya.Ia memperhatikan wajah Risa dengan begitu seksama sambil mengusap sisa-sisa bulir air mata dipelupuk mata Risa.Sejenak mereka saling beradu pandang


° 1 bulan kemudian


Vano dan Risa masih menjalani hubungan jarak jauh/long distance relationship ( LDR ),tapi hubungan mereka tidak bertahan lama.Entah apa alasannya,Vano memutuskan hubungannya dengan Risa begitu saja.


Semenjak itu,Risa tidak pernah lagi membuka hatinya untuk laki-laki.Bahkan untuk berteman saja ia harus memilah-milah yang mana yang akan menjadi temannya.


###


Tanggal pernikahan sudah ditetapkan,tinggal menunggu akad dan resepsi pernikahan mereka minggu depan.


Segala persiapan mulai dilakukan,dari membuat undangan, memilih Souvernir,bahkan memesan catering untuk jamuan para tamu undangan.


Tak lupa pula mereka memilih tempat untuk melangsungkan pernikahan Kevin dan juga Risa dan menentukan bagaimana konsep pernikahan impian untuk anak-anak mereka itu.


***


Pagi itu Kevin sudah terlihat rapi dengan mengenakan kemeja polos berwarna grey yang senada dengan celananya,ditambah lagi kulitnya yang putih membuat ia terlihat sangat cocok mengenakan pakaian itu.


Kevin membuka knop pintu kamarnya,dan berjalan menuruni anak tangga menuju dapur,saat dilihatnya kedua orangtuanya sedang melakukan aktivitas makan dimeja makan,ia pun ikut mendudukan tubuhnya disamping mama Mira dan mengambil beberapa macam makanan yang sudah disediakan dimeja makan.


" Kamu mau kemana ? Kok rapi banget. " Tanya mama Mira,keningnya mengernyit heran karena selama pulang dari luar kota Kevin belum pernah berpergian kemana pun selain ke bar Zio dan menghadiri pesta kelulusan Risa waktu itu.


" Kekantor lah ma,Kevin bosen dirumah terus,mending kekantor bantuin papa. " Tukas Kevin menjawab pertanyaan mamanya


" Oh..." Mama Mira membulatkan mulutnya membentuk huruf O dan mengangguk-anggukkan kepalanya.


" Ngga ah pa,Kevin mau naik mobil Kevin sendiri aja ," saut Kevin sambil menepiskan senyumannya


" Baiklah! Tapi hati hati ya jangan kebut-kebutan.Bahaya! " ucap papa Teguh


Mereka pun akhirnya melanjutkan aktivitas makan mereka sambil berbincang-bincang,ditengah perbincangan tak lupa pula papa Teguh menyelipkan beberapa candaan,hingga membuat ruangan itu diisi dengan gelak tawa dari mereka bertiga


Setelah selesai melakukan aktivitas nya dimeja makan,Kevin pun akhirnya berpamitan dan berlalu pergi meninggalkan kedua orangtuanya yang masih asyik melahap semua makanan yang disediakan oleh asisten rumah tangga mereka.


" Ma pa Kevin pamit ya , " ucap Kevin,tak lupa pula ia menciumi punggung tangan kedua orangtuanya itu.


" Iya sayang,kamu hati hati ya! Jangan lupa pesan papa tadi , ucap mama Mira mengingatkan


Kevin lalu pergi menggunakan mobil Sport Ferrari keluaran terbaru miliknya,yang ia pesan langsung khusus dari Maranello, Italia.


Kevin melajukan mobilnya pelan,karena cuaca saat itu sedang tidak bersahabat.


Ditengah perjalanan ia tidak sengaja melihat Risa sedang berdiri dihalte bus,awalnya ia tidak yakin gadis yang dilihatnya berdiri dihalte bus itu adalah Risa,karena ia hanya melihatnya dari kejauhan saja.


Kevin lalu menghentikan mobilnya tepat didepan halte bus dan membuka kaca mobil miliknya.Saat dilihatnya dengan seksama, ternyata gadis itu benar-benar Risa.Kevin lalu keluar dari mobilnya dan menghampiri Risa.


" Sedang apa kau disini huh ? Dasar wanita liar " gerutu Kevin, dengan sedikit mengerutkan dahinya


" Seharusnya aku yang bertanya denganmu , sedang apa kau disini huh ? " Risa bertanya dengan ketusnya,ia meletakkan kedua tangannya di pinggangnya yang berbentuk ramping itu


Semua orang yang juga berada di halte bus saat itu,sontak tak percaya melihat anak orang nomer satu se-Asia itu sedang berada dihadapan mereka.


" Kau ini banyak tanya!cepat masuklah,aku akan mengantarkan mu , " perintah Kevin


" Tidak mau! aku naik taksi saja , " seru Risa sambil mengalihkan pandangannya ke sembarang arah


" Aku tidak suka mengulang perkataan ku,cepat masuk! Kevin mempelotokan kedua matanya,hingga terlihat kedua bola matanya seperti akan keluar dari tempatnya.


Akhirnya Risa pun terpaksa menerima ajakan Kevin untuk mengantarkannya ke toko buku favoritnya.


Selama diperjalanan Risa hanya diam dan mengalihkan pandangannya keluar pintu kaca mobil Kevin.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Maafkan author yang belum sempurna ini ya Guys!! semoga next novel akan lebih baik lagi dari ini 🙏🙏


Jangan lupa Vote and like ya Guys


ig : Liyaaa_____ ( follow )