"You Are My Happiness"

"You Are My Happiness"
Rencana Pernikahan



There goes my heart beating


Cause you are the reason


I'm losing my sleep


Please come back now


There goes my mind racing


And you are the reason


That i'm still breathing


I'm hopeless now


I'd climb every mountain


And swim every ocean


Just to be with you


And fix what i've broken


Oh, cause i need you to see


That you are the reason


There goes my hands shaking


And you are the reason


My heart keeps bleeding


I need you now


If i could turn back the clock


I'd make sure the light defeated the dark


I'd spend every hour, of every day


Keeping you safe


I'd climb every mountain


And swim every ocean


Just to be with you


And fix what i've broken


Oh, cause i need you to see


That you are the reason


You Are the reason


I'd climb every mountain


And swim every ocean


Just to be with you


And fix what I've broken


Cause I need you to see


That you are the reason \=> alunan irama lagu YOU ARE THE REASON yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi yang berasal dari Mancanegara seketika memecah suasana haru biru kala itu.


" dansa...dansa..dansa " teriak salah seorang tamu, yang akhirnya diikuti oleh semua tamu undangan yang hadir pada malam hari ini.Kata dansa seolah menggema di seluruh ruangan aula.Semuanya menjadi tidak sabar menunggu pasangan yang baru saja mengikat tali pertunangan ini berdansa di hadapan mereka semua.


" Argh , ada-ada saja mereka ini " Gumam Risa dalam hati,yang sedari tadi hanya menundukkan pandangan nya karena malu.


Tuukkkk " tiba tiba lampu tersorot kearah nya,membuat wanita cantik itu menjadi kalang kabut dibuatnya.


" Aduh , kenapa harus diarahin kesini sih " gerutu Risa kesal,sambil membalikkan tubuhnya kearah depan , tiba tiba sudah ada tangan seseorang menariknya dan berjalan menuntunnya kearah panggung "


" Eh kamu ngapain sih," tanya Risa


Tetapi Kevin hanya diam tanpa berbicara sepatah katapun, sepertinya ia sedang tidak berselera untuk berdebat dengan calon istrinya itu saat ini.Tiba tiba Kevin meletakkan kedua tangan Risa diatas pundaknya,dan Kevin langsung meletakkan kedua tangannya di pinggang Risa.Risa ingin menghindar,tetapi semakin ia ingin menghindar,semakin erat tangan Kevin mendekapnya,sontak membuat wajah Risa memucat dan bercucuran keringat karena merasa gugup.


Akhirnya mereka pun berdansa mengikuti alunan musik yang dinyanyikan oleh penyanyi itu.


Prok..prok...prok suara tepuk tangan dari para tamu undangan membuat riuh seisi ruangan.


Sedangkan dari sudut sana,terlihat Naysila sedang menatap sinis kearah saudaranya itu.


***


Malam semakin larut, tamu undangan yang hadir pun satu persatu meninggalkan aula hotel tempat acara berlangsung.Begitupun keluarga Nasution dan keluarga Adiyasa.


***


° Keesokkan harinya


Teguh dan Mira sudah terlebih dahulu turun dari mobil mereka,Teguh memakai kemeja yang senada dengan gaun milik istrinya.Sedangkan Mira terlihat sangat cantik dan elegan,ditambah lagi kalung berlian yang senada dengan aksesoris lainnya.


Tidak lama kemudian Kevin turun dari mobilnya dengan pakaian jas berwarna hitam yang senada dengan celananya , serta baju dalam berwarna putih , benar-benar sangat cocok ditubuh kekarnya.


" Wah benar-benar tampan sekali " timpal Naysila,yang sedari tadi tidak henti-hentinya menatap kearah Kevin.


Sedangkan dikamar!Risa telah begitu siap untuk menemui calon suaminya itu,dengan menggunakan gaun berwarna navy yang dipadu padankan dengan kalung dan anting yang senada dengan rambut yang diikat pita,


sungguh membuat teduh bagi setiap pasang mata yang melihatnya.


Risa terlihat sedang menuruni anak tangga dan segera bergabung bersama semua orang yang sedang berkumpul diruang tamu mereka saat ini.


***


Semua keluarga pun akhirnya berkumpul untuk membicarakan tanggal pernikahan antara Marisa dan juga Kevin.


" Bagaimana menurutmu ? Apa sebaiknya kita percepat saja pernikahan mereka,tidak baik bila harus ditunda-tunda! Benarkan! ucap Teguh sambil menikmati hidangan yang sudah disediakan dirumah itu


Risa dan juga Kevin hanya tertunduk kaku mendengarkan pembicaraan antara orang tua mereka.


" Ya sebaiknya kita percepat saja pernikahannya! karena aku sudah tidak sabar ingin segera menimang cucu! ucap Mira sambil tersenyum usil menatap kearah anak dan calon menantunya.


" Baiklah! kalau begitu minggu depan kalian akan menikah! lanjut Teguh


" whattttt " teriak Risa dan juga Kevin berbarengan,dan saling menatap tajam kearah masing-masing


" Ayah,apakah ini tidak terlalu cepat,Risa kan baru saja menyelesaikan studi Risa dua hari yang lalu,bahkan Risa belum sempat menikmati profesi Risa sebagai Dokter dan bekerja dirumah sakit.


" Sayang,ini bukan waktunya untuk kalian saling membantah,kalian hanya perlu duduk dan ijab qobul,selebihnya biar kami yang mengurusnya, " timpal Bayu


" Baiklah,aku rasa pembicaraan kita cukup sampai disini,segera kalian urus semua keperluan untuk acara akad nikah dan untuk resepsi biar kita percayakan saja kepada ahlinya," ucap Teguh


" Baiklah guh! semoga semuanya berjalan dengan lancar." tutur Bayu


" Selamat untukmu yu,kita akan segera menjadi besan," ucap Teguh sembari memeluk tubuh sahabatnya itu begitupun sebaliknya.


Mereka pun akhirnya berpamitan untuk pulang dan Risa mengantarkan calon suami dan mertuanya hingga depan pintu rumah mereka.


Baiklah kami pamit pulang dulu,hubungi kami jika ada hal penting menyangkut pernikahan Kevin dan juga Risa ,kata Teguh pada Bayu


" Risa sayang! Jangan lupa main kerumah ya nak! ucap Mira sembari memeluk erat tubuh calon menantunya.


" Iya tante,nanti Risa pasti akan mampir kerumah kok, " jawab Risa tersenyum dan membalas pelukan sang calon mertua.


" Kok tante sih nak! mulai dari sekarang kamu harus manggil om dan tante mama dan papa ya! Timpal Teguh


" Eh hmm i-iyaa pa ma maaf! jawab Risa sambil menggaruk-garuk kepalanya karena merasa gugup.


Seketika semua orang yang ada di sana pun tertawa geli melihat tingkah Risa yang tersipu malu karena ulah calon mertuanya itu.


Sedangkan Kevin hanya menatap tajam kearah calon istrinya itu,ia benar-benar tidak habis pikir apa keistimewaan gadis itu,sehingga orang tuanya sampai ingin menjodohkan mereka berdua.Memang tidak mudah untuk mereka berdua untuk saling menerima satu sama lain,tapi Kevin yakin cinta akan datang karena terbiasa dan ia akan mencoba membuka hatinya agar bisa menerima Risa sebagai Teman Hidupnya.


Kevin sendiri merupakan laki-laki yang Introvert,kadang ia tidak perduli akan sekitarnya.Tapi jika itu sudah menyangkut tentang mama tercintanya,ia rela melakukan apapun,bahkan rela dijodohkan dengan gadis yang benar-benar ia belum kenal sebelumnya.


Sejak tadi Risa mengetahui Kevin sedang menatap tajam kearahnya,tapi ia berpura-pura tidak melihatnya,tapi semakin lama tatapan laki-laki itu membuat ia merasa tidak nyaman,Risa pun akhirnya memberanikan diri menatap laki-laki yang berada tepat dihadapannya.


" Apakah mungkin aku bisa menerima laki-laki ini sebagai suamiku, sedangkan aku sama sekali tidak memiliki perasaan apapun terhadapnya,aku masih mencintai Vano,bahkan sampai hari ini,dia masih memiliki tempat dihatiku.Tuhan! Bagaimana ini ? " gumam Risa dalam hati sambil menatap tajam kearah Kevin


sejenak mereka pun saling beradu pandang!


Kevin pun akhirnya berpamitan dengan kedua orang tua Risa, diciumnya punggung tangan kedua calon mertuanya itu,begitupun sebaliknya.


Setelah keluarga Adiyasa pergi,mereka pun masuk kedalam rumah dan beristirahat dikamar masing-masing.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Sekali lagi author ingatkan! Cerita ini hanya berdasarkan imajinasi author semata.


Semoga kalian semua dapat menerima karya author yang masih belum sempurna ini.


Dan Jangan lupa ikuti juga Novel kedua author.


Selamat Membaca ya Guys !!