"You Are My Happiness"

"You Are My Happiness"
Oleh-Oleh



Seketika Bayu terbangun dari tidurnya dan melihat kearah jam dinding yang ada di kamarnya.hah ternyata waktu sudah menunjukan pukul 19.25 WIB gumamnya lirih,Ia membuang nafas kasar dan beranjak melangkahkan kakinya ke kamar mandi yang ada didalam kamarnya itu.


Setelah Bayu sudah selesai bersiap,Bayu keluar dari kamar dan perlahan-lahan menuruni anak tangga menemui istri dan anak-anaknya yang sudah bersiap duduk untuk makan malam.


Flashback of#


Risa terlihat sedang membantu bi mar menyiapkan makan malam,lalu Ira datang dan menarik tangan Risa kasar.


"Awas saja jika kau sampai mengadu perbuatanku kepada ayahmu,aku tidak akan segan-segan menghukummu,Mengerti! Ucap Ira


" Mmmmm i i i iyaaa bu Risa mengerti,Risa tidak akan mengatakan apapun kepada ayah jawab Risa sambil menahan air matanya agar tidak menetes


"Bagus kalau gitu,jika ayahmu bertanya bilang saja kalau selama ini kami sudah memperlakukanmu dengan baik dirumah ini," timpal Ira,mencoba mengingatkan Risa agar tidak berkata sepatah katapun kepada ayahnya


"Denger tuh kata mama,kalau tidak kakak pasti akan dihukum lagi seperti kemarin , mau!!!! " Ucap Naysila sambil tertawa lepas melihat penderitaan kakak tirinya itu


"Yasudah cepatlah kalian duduk dimeja makan,biar aku saja yang membawa masakan ini, "ucap Ira sambil mengangkat beberapa piring ditangannya sambil berjalan kearah meja makan.


"Iya bu! Risa tidak akan mengatakan apapun ," ucap Risa sambil menahan sesak di dadanya karena rasanya ia ingin sekali cepat-cepat menumpah ruahkan air mata yang sudah sedari tadi ia tahan.


Mereka bertiga pun tengah siap duduk dimeja makan sembari menunggu Bayu keluar dari kamarnya


"Wah wah anak-anak ayah pada akur nih,,Gini dong jadikan ayah senang liatnya. "timpal ayah Bayu seraya mendudukkan tubuhnya di meja makan.


Yasudah kita makan dulu ya nanti ayah akan membagikan oleh-oleh yang ayah siapkan khusus untuk kalian bertiga .


Aku hanya diam tanpa kata,karena sudah menahan sesaknya didadaku,ingin rasanya aku lari dan pergi ke kamarku.tapi aku tidak bisa,karena aku tidak ingin merusak kebahagiaan ayah.ya ini semua aku lakukan hanya untuk ayah,aku tidak boleh cengeng,aku harus tetap tegar demi ayah,Ayah maafkan risa karena harus berbohong,risa hanya tidak ingin ayah terbebani dengan masalah ini,biar risa saja yang menanggungnya,biar risa saja yang menderita.cukup ayah melihat Risa baik-baik saja selama ini. Ya Tuhan apa salahku. " gumam Risa dalam hati :(


Setelah selesai makan,Bayu mengajak istri dan anak-anaknya untuk berkumpul diruang tamu.tidak lupa pula ia menyuruh pak imam dan bi mar ikut berkumpul bersama mereka.


Sebelum itu Bayu terlebih dulu pergi ke kamarnya,untuk membongkar semua isi didalam koper dan mengambil beberapa hadiah yang sudah jauh-jauh hari ia siapkan untuk istri dan anak-anaknya.


" Sayang ini khusus untukmu,semoga kau suka dengan apa yang aku berikan ya! " ucap Bayu kepada Ira sambil memberikan kalung berlian yang ada ditangannya


" Wah mas (sapaan akrab Ira kepada bayu) ini sangat indah sekali,pasti ini mahal kan, "ucap Ira sambil memeluk tubuh ayah Bayu saat itu


" Emmm gini deh kalo udah ketemu,dunia serasa milik berdua,yang lain pada ngontrak. " timpal Naysila kepada bayu dan juga ira


" Risa hanya tersenyum melihat ulah orang tuanya itu.Andai saja ibuku yang diperlakukan oleh ayah seperti ini,mungkin aku sudah sangat bahagia saat ini.hmmmmm Ibu mengapa ibu meninggalkan Risa sendiri seperti ini,Risa rindu bu," gumam Risa dalam hati sambil menahan air matanya agar tidak menetes.


" Risaaa , kau terlihat murung sejak tadi . Apakah kau ada masalah ? Ayo ceritakan kepada ayah . tanya bayu


" T i i i dakkk yah,Risa tidak apa-apa , risa hanya tidak enak badan saja ." Jawab risa sambil menekuk wajah polosnya.


" Kamu sakit nak,coba sini ayah lihat," Ucap ayah Bayu seraya memegang pucuk kepala Risa


" Risa sakit ya,sini deh ibu anter kamu kekamar,nanti ibu akan bawain obat untuk kamu ya, kamu istirahat aja dulu."timpal ira dengan berpura-pura memberikan perhatian kepada Risa


" Tidak usah bu,Risa bisa sendiri, ibu temani ayah disini aja ya! "ucap Risa sambil berjalan menuju kekamarnya


" Risaaa,ini oleh-oleh untukmu nak," seketika itu Risa pun langsung menghentikan langkah kakinya,ayah harap kamu suka ya,maaf hanya ini yang bisa ayah berikan untuk mu,"ucap ayah Bayu sambil tersenyum memberikan hadiah kalung berlian yang tak kalah mewah dari yang ia berikan kepada Ira dan juga Naysila


" Ayahh ini sudah lebih dari cukup,bahkan jika ayah tidak memberikannya aku tidak akan marah,cukup ayah selalu disini menemaniku,itu sudah lebih dari cukup,aku tidak ingin apapun yah , hanya ayah yang aku inginkan," ucap Risa sambil menangis dipelukan ayah Bayu


" Anakku , maafkan ayahmu yang belum bisa menjadi yang seorang ayah yang baik," ucap Bayu sambil memeluk Risa dan tidak terasa air matanya pun ikut menetes


" Ayah " you're my Hero in my life " I love you ayah ." Ucap Risa


" Terimakasih sayang. " ucap Bayu sambil mencium pucuk kepala Risa


dibelakang terlihat Ira dan juga Naysila yang sedari tadi terlihat muak melihat drama ayah dan anak ini.mereka berduapun pergi kekamar masing-masing sambil membawa oleh-oleh yang diberi kan oleh Bayu kepada mereka.


Dikamar terlihat Naysila mencoba kalung yang diberikan oleh Bayu,wah ternyata enak juga ya menjadi orang kaya,untung saja mama menikah dengan Om Bayu jadi hidupku tidak perlu susah-susah tinggal santai dikasih hadiah-hadiah mahal deh hahahhahahaaha ."ucap Naysila sambil tertawa melihat dirinya didalam pantulan cermin dikamarnya


Sedangkan Risa juga langsung pergi ke kamarnya untuk meluapkan semua isi hatinya didalam buku harian yang selalu Risa simpan sebagai teman curhatnya.


Ya Tuhan kapan semua ini berakhir,aku sudah tidak kuat lagi.Mengapa engkau berikan aku cobaan yang begitu berat ? tapi aku percaya! engkau tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuanku , aku yakin semua akan indah pada waktunya," tulis Risa didalam buku harian nya ...


Setelah selesai,tidak lupa Risa menyimpan lagi buku harian itu didalam laci miliknya,agar tidak seorangpun tau curahan hati Risa selama ini.Risa masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci kakinya dan bersiap untuk tidur.Tak butuh waktu lama Risa pun langsung terlelap akan tidurnya