"You Are My Happiness"

"You Are My Happiness"
Kesan Pertemuan Pertamaku



° Keesokan harinya


Kevin terlihat sedang bersiap untuk berangkat kekantor milik papanya,Kevin harus menggantikan papanya untuk melangsungkan meeting penting bersama para investor perusahaan mereka.


Kevin lalu mengemudikan pelan mobil miliknya itu!. Drrrtttt drrttt drrttt terdengar suara getar handphone disaku celana Kevin.


" Ahhh sial , siapa lagi sih yang telepon!. gerutu Kevin sambil mengeluarkan handphone yang ada disaku celana nya,sehingga pandangan nya teralihkan kearah layar handphone nya itu


brukkkkkkkkkkkk!.terdengar bunyi mobil Kevin menabrak sesuatu yang ada didepannya


" Astaga!.Kacau kacau kacau pakai acara nabrak orang segala lagi,aduh gimana nih ? Jangan-jangan tu orang mati lagi ?.gumam Kevin yang sudah terlihat sangat panik,bahkan ia terlihat sangat gelisah memikirkan orang yang baru saja ditabraknya itu. " Aduh gimana nih ? turun ngga ya! "


Seseorang yang di tabrak Kevin ternyata adalah Risa.Saat itu Risa memang sedang terlihat ingin menyebrangi jalan untuk pergi ke toko buku yang berada di seberang jalan tersebut.


Dan syukurnya Risa baik-baik saja,hanya ada sedikit luka lecet dilututnya.Risa pun akhirnya bangkit berdiri dan menghampiri mobil Kevin.


" Hei! turun kau!. Celetuk Risa Marah


Kevin pun akhirnya terpaksa keluar dari mobil karena sedari tadi Risa terus-menerus mengetuk kaca pintu mobilnya.


" Kau tidak punya mata ya ?.Celetuk Risa sambil mempelototkan matanya


" Emmm iya sorry,gue ngga sengaja!.Jawab Kevin santai


" Kalau punya mata itu dipakai dong! Jangan dijadiin pajangan doang.Sakit tau! liat nih! Celetuk Risa kesal sambil meringis kesakitan menahan sakit di lututnya


" Ya kan gue udah minta maaf,lagian salah loe sendiri lah mau nyeberang ngga liat-liat! Jawab Kevin cuek sambil memalingkan wajahnya


" Lah kok aku sih yang disalahin!.Yang nabrak kan kamu ?. Saut Risa sambil mengernyit keheranan


" Ya terus elo mau nya gimana ? Cepetan! gue lagi buru-buru nih! Timpal Kevin sambil meninggikan sedikit suaranya


" Ya tanggung jawab lah!. ketus Risa


Kevin pun lalu mengeluarkan lima lembar uang ratusan dari dalam dompetnya.Lalu memberikan nya kepada Risa sebagai ganti untuk mengobati lukanya


" Nih uang buat obatin kaki loe,udah selesaikan !.Ucap Kevin sambil memberikan uang tersebut ke tangan Risa


" Eh aku ngga butuh ya uang kamu,nih ambil buat kamu aja!. Saut Risa sambil berjalan meninggalkan Kevin disana, karena sedari tadi ia sudah begitu kesal karena ulah laki-laki itu


Kevin masih tidak beranjak pergi meninggalkan tempat itu,ia masih menatap heran kearah gadis yang baru saja ditabraknya.


" Apaan sih tuh cewek,ngga jelas banget!. Tadi mintanya tanggung jawab , giliran dikasih uang malah nolak!. Gerutu Kevin sambil berjalan masuk kearah mobilnya


Dan dilain tempat,terlihat Risa sedang duduk di bangku taman sendirian,ia menangis karena tidak tahan merasakan sakit di lututnya.


" Huh gara-gara laki-laki itu aku jadi batal ke toko buku.Kenapa nasib ku harus sesial ini Tuhan ? Semoga saja aku tidak bertemu dengannya lagi.Aku sangat membencinya! Kalau aku bertemu dengannya lagi sudah pasti akan ku remas-remas wajah menyebalkan nya itu!. gerutu Risa sambil mengingat-ingat kejadian yang baru saja menimpa nya.


Lebih baik aku pulang saja,dari pada harus memikirkan laki-laki menyebalkan itu.Tapi aku harus naik apa ya ? Sepertinya tidak ada taksi yang lewat didaerah sini ? Ucap Risa bingung


° Setelah pulang kerumah


Ira berulangkali memanggil nama Risa,namun tidak ada jawaban! Saat itu Risa memang sedang tertidur pulas di kamarnya,ia terlihat begitu kelelahan ditambah lagi karena menahan rasa sakit yang ada di lututnya.


" Risaaaaaaaaaaaaa! teriak Ira yang saat itu memang sudah berada tepat di dalam kamarnya.


" Cepat bersihkan sepatu ku ini ? perintah Ira


" Iya bu baiklah!. Saut Risa


" Cepet dong lelet banget sih! timpal Ira sambil mendorong-dorong tubuh Risa.


" Ibu jangan bu! kaki Risa sakit sekali!.rengek Risa sambil menahan air matanya


" Biarkan saja kakimu sakit! Aku tidak perduli! hahhahahhahaaaaa! Saut Ira sambil tertawa melihat penderitaan anak tirinya itu." Yasudah cepat bersihkan,tunggu apalagi ?" lalu Ira pergi meninggalkan Risa sendirian


Risa hanya bisa menangis.Ia begitu terpukul dengan semua perlakuan yang selama ini ibu tirinya itu lakukan.Apa salah ku ? Mengapa mereka selalu saja menyakitiku,padahal aku tidak pernah berbuat salah kepada mereka,aku sayang mereka.Tapi mengapa mereka tidak bisa menerima ku.Tuhan tolong aku ? gumam Risa yang sedari tadi sudah menangis sesenggukan


Risa kau harus bersabar!.Ucap Risa mencoba menguatkan dirinya sendiri.Ini adalah cobaan,biarkan semua berjalan sesuai rencana Tuhan.Kau hanya perlu menunggu waktu,waktu dimana kebahagiaan akan menjadi milik mu!.Kau harus percaya Tuhan sudah menyiapkan rencana yang sangat indah untukmu!.Tutur Risa sambil menghapus air mata yang sedari tadi sudah menggenang di pipinya


° Sore harinya


Sepulang dari kantor,Ayah Bayu langsung melihat bagaimana keadaan Risa.Karena sewaktu tertabrak mobil,Risa sempat menelpon Ayah nya dan meminta untuk dijemput ditaman


Toktoktok ( Ayah Bayu mengetuk kamar Risa )


" Risa! Apakah ayah boleh masuk nak ? Tanya Ayah Bayu yang sejak tadi sudah sangat khawatir dengan keadaan putrinya itu


" Iya ayah! Silahkan masuk! Jawab Risa yang sedari tadi sudah mendudukkan tubuhnya di tempat tidur sambil membaca buku favorit nya.


" Bagaimana keadaanmu nak ? Apa ada yang sakit ? Apa kita perlu ke Dokter untuk memeriksa keadaan mu ? Maafkan Ayah sayang karena tidak bisa menjemputmu tadi di taman! Ucap Bayu yang sudah sangat merasa bersalah kepada putri kesayangannya itu.


" Ayah tenang saja! Risa tidak apa-apa kok yah.Risa baik-baik saja , ini hanya luka kecil biasa kok dan Risa sudah mengobati nya! Besok juga pasti sudah akan sembuh! Tutur Risa yang tidak ingin melihat ayah Bayu mengkhawatirkan keadaannya


" Baiklah sayang! lebih baik sekarang kamu istirahat ya! Ayah tinggal dulu! Kalau kau membutuhkan apa pun jangan sungkan untuk mengatakan nya pada ayah ya sayang! Ucap ayah Bayu sambil mengecup kening putrinya itu.


" Iya ayah! Risa pasti akan memberitahu ayah kalau Risa membutuhkan sesuatu! Ayah tenang ya,Risa tidak apa-apa kok,Risa kan kuat! Ucap Risa sambil tersenyum kearah ayahnya


" Yasudah! Ayah tinggal kekamar dulu ya! Jangan lupa diminum obatnya! Ucap Bayu mengingatkan


" Siap bos!


Bayu pun akhirnya berlalu meninggalkan kamar Risa dan pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri.Meski ia masih mengkhawatirkan keadaan putrinya itu,tapi ia sudah cukup tenang setelah bertemu langsung dengan putrinya Risa.


" Risa kau memang anak ayah yang paling hebat nak! Bahkan saat-saat seperti ini kau masih saja bisa tersenyum kepada ayah! Maafkan ayah nak,maafkan ayah belum bisa membuatmu bahagia.Semoga kelak seseorang bisa menggantikan ayah untuk memberikan kebahagiaan yang seutuhnya untukmu,semoga Tuhan selalu melindungimu! Gumam Ayah Bayu sambil berjalan kearah kamarnya


.


.


.


.


.


.


Selamat Membaca!