
"Mau dianter gak?" tawar Agung.
Putri langsung menggelengkan kepalanya. "Gak usah. Aku udah gede Gung, bisa sendiri," jawab Putri dengan nada bercanda.
"Ya udah hati-hati ya."
Putri menaikan jarinya yang berbentuk huruf O kepada Agung. "Oke," kata Putri kemudian.
Setelah Agung pergi, Putri berjalan menuju taman itu. Ia melihat-lihat taman tersebut dengan langkah yang pelan. Tak berapa lama kemudian suara notification di ponsel nya berbunyi.
Anggi : Put masih dijalan?
Anggi : P
Anggi : P
Putri : Bentar ya Gi, Agung nganterin hp kakaknya dulu. Ini lagi di kampus.
Anggi : Oke, mau dipesenin gak? Soalnya yang lain udah pada nyampe, mau langsung pesen katanya.
Putri : Duluan aja. Aku sama Agung nyusul.
Anggi : Oke deh, nitip tahu bulat sama sotong ya😂
Putri : Nyari dimana? InsyaAllah ya kalo ada😥
Anggi :Wkwk canda Put, serius amat🤣
'Ish Anggi, kebiasaan suka ngejailin orang,' gumam Putri dalam hati. Saat sedang diam Putri merasakan ada sesuatu yang mengelus-elus kakinya, sontak membuat Putri berjalan mudur kebelakang. "Astagfirullah," ucap keduanya.
Suara laki-laki? Putri langsung menengokkan kepalanya kebelakang. Mata Putri membulat saat menyadari jika dia baru saja menabrak seorang laki-laki. "Ah maaf kak," ucap Putri sambil menjauh dan melihat seekor kucing berwarna hitam dengan sedikit bulu putih sedang menjilati badannya sendiri di tempat tadi Putri berdiri. Rupanya hanya seekor kucing yang mengejutkannya tadi.
"Iya gak apa-apa," jawab laki-laki itu ramah. Tampan, hanya satu kata itu yang ada dipikiran Putri. Namun, seorang laki-laki seperti ini tidak akan mungkin seperti Abi nya, pasti ia seorang playboy yang senang memainkan hati perempuan. "Permisi," sambungnya dengan senyuman yang ramah hendak pergi.
Putri yang melihat laki-laki itu langsung pergi dengan spontan membuka mulutnya. "Eh kakak kuliah di sini juga?" Pertanyaan yang bisa dibilang bodoh, sudah pasti jika laki-laki itu kuliah di sana, jika tidak mengapa bisa ada di sana!
Laki-laki itu menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Putri. "Iya, kamu juga?" tanyanya dengan sopan dan lembut, seperti menemukan Abi nya versi muda.
"Aku masih SMA kelas 3, kakak pasti ikutan Basket juga?" tebak Putri asal.
Namun, laki-laki itu menggelengkan kepalanya. "IRM," jawabnya kemudian.
"Hah?" Putri tak menyangka. Ia sudah salah menilai penampilan seseorang dari luar.
"Ikatan Remaja Masjid. Tau kan?" tanya laki-laki itu dengan senyuman.
"Putri." Baru saja Putri hendak menjawab. Tapi suara Agung yang sedang berjalan kearahnya menghentikannya.
"Temen kamu udah dateng. Permisi," ucap laki-laki itu tersenyum sambil berlalu.
Putri menggelengkan kepalanya, dia menatap kepergian laki-laki tadi dengan sedikit sedih. "Bukan. Tadi aku gak sengaja nabrak dia."
"Loh, kok bisa Put?"
"Kok cepet sih?" tanya Putri tanpa menjawab pertanyaan Agung.
"Cepetlah, lapangannya di sana. Gue lari hehe." Agung menunjuk sebuah lapangan yang lumayan luas dan agak jauh.
"Pantes. Yuk ah, yang lain udah nyampe sana."
"Yuk," jawab Agung.
▪️▪️▪️
Putri berjalan masuk menuju cafe bersama Agung. Seorang pelayan menghampiri mereka sambil tersenyum ramah. "Selamat siang silahkan. Untuk berapa orang kak?" tanyanya kemudian.
"Udah ada mbak, yang deket taman buat 8 orang," jawab Putri.
Seakan langsung mengerti pelayan itu tersenyum dan mengulurkan tangannya ke arah kanan. "Oh iya kak, bisa lewat sini."
Putri tersenyum manis sebelum melangkahkan kakinya. "Sekalian pesen Frozen Greentea ya mbak, Gung kamu mau apa?" tanya Putri.
"Emm, Hot capucino sama Bitterballen cheese."
"Frozen greentea, Hot capucino sama bitterballen 1 ya kak," ujar waiter mengulang pesanan.
"Iya, Makasih ya mbak."
"Iya sama-sama kak."
Putri dan Agung berjalan menghampiri teman-temannya yang sedang asik bergosip sepertinya. "Hai," sapa Putri sambil duduk disebelah Anggi dan Agung duduk disebelah Doni.
"Riko mana?" tanya Agung.
"Masih di rumahnya nunggu motor, di bawa kakaknya," jawab Dina.
"Eh mana tahu bulat titipan aku Put?" tagih Anggi.
"Ih katanya bercanda."
"Masa gak ngerti Anggi sih Put. Dia mah emang bercanda, tapi kalo dibeliin ya Alhamdulillah tapi kalo gak dibeliin yaaaa begitu lah," ujar Doni.
"Ish apaan sih. Sok tau banget," ketus Anggi.
⬛◼️◾▪️🌿▪️◾◼️⬛
Yusuf kenapa bikin semua perempuan baper ya?