VERY BEAUTYFUL

VERY BEAUTYFUL
project dadakan



Pukul 23.00 reyhan masih belum tidur,ia masih kepikiran tentang angel. Ia tidak mau melihat angel kesulitan,tetapi disisi lain angel sama sekali tidak mau ia bantu.


"Gimana ya caranya biar angel mau menerima bantuanku?" Gumam reyhan sambil menatap langit-langit kamarnya.


Reyhan membuka ponselnya,ia melihat akun instagram angel. Disana banyak sekali foto-foto angel selama bekerja. Reyhan menscrooll hingga ia berhenti pada satu foto pertama kali ia bekerja sama dengan angel.


Pada saat itu angel memakai gaun berwarna pink dengan polesan make up yang sangat tipis,angel memiliki dasaran wajah yang cantik walaupun tidak ia poles bedak sekalipun.


Moment tersebut adalah moment dimana pertama kali reyhan jatuh cinta pada pandangan pertama kepada angel.


"Kamu cantik banget." Gumam reyhan sambil mengelus foto angel.


"Aku gatau bagaimana perasaan kamu yang sesungguhnya,yang pasti disini aku sayang banget sama kamu ngel." Ucap reyhan sungguh-sungguh.


Saat melihat foto angel,tiba-tiba reyhan teringat sesuatu. Kemudian ia menutup aplikasi instagramnya dan beralih ke galery ponselnya.


Ia melihat salah satu foto seseorang yang sangat ia sayangi. "Reyhan rindu." Ucap reyhan sedih. Sambil sesekali mencium foto tersebut.


Tanpa sadar reyhan memeluk ponselnya hingga tertidur pulas.


Sementara di tempat lain,angel sedang bersiap untuk tidurnya. Ia pertama mandi terbelih dahulu setelah mandi,angel duduk di meja riasnya dan mulai membersihkan wajahnya.


"Haduu lupa nggak bersihin tadi habis make up. Besok jerawatan nggak ya? Semoga nggak deh." Gumam angel.


Angel mulai menuangkan micellar water di kapas kemudian membersihkan wajahnya. Setelah ia rasa wajahnya bersih,ia segera mengoleskan toner,serum dan sleping mask.


"Udah deh. Tinggal pakai body lotion."


Setelah memakai body lotion,angel merebahkan tubuhnya di kasur dan mulailah masuk ke aram mimpinya.


***


Kini sinar mentari sudah mulai menembus tirai kamar reyhan. Suara deringan ponsel yang membuatnya terbangun dari mimpi indahnya.


Dreettt dreeettt dreettt


"Euhhhh siapa sih yang telfon pagi-pagi." Gumam reyhan sambil mengambil ponselnya.


Setelah memencet tombol hijau,panggilan pun terhubung.


"Assalamualaikum siapa?" Tanya reyhan kepada penelfon di sebrang sana.


(Waalaikumsalam reyhan. )Ucap sesoorang di sebrang sana.


Reyhan yang awalnya matanya terpejam kini membulat sempurna. Segera ia melihat siapa yang sedang menelfon,dan ternyata managernya mrs.dona


"I-iya mrs. Maaf saya tidak melihat tadi,ada apa ya mrs. Tumben pagi-pagi telfon reyhan?" Tanya reyhan sopan.


(Ah tak apa rey. Em.. jadi gini rey,mrs. Ada kerjaan buat kamu sama yang lain. Di puncak,kebetulan mrs juga udah disini kalian nyusul bisa kan?) Ucap mrs. Dona dari sebrang sana.


"Kok dadakan banget mrs. Nggak breaving dulu gitu setidaknya kita biar bisa siap-siap." Ucap reyhan.


(Breaving disini aja rey. Nanti mrs share location kalian buruan kesini.) Pinta mrs. Dona.


"Yaudah share aja mrs. Nanti rey coba hubungin yang lainnya."


Setelah panggilan terputus. Reyhan mendapat sharelocation dari mrs.dona


Buru-buru reyhan mandi dan menjemput angel. Ia sengaja belum memberi tahu angel dulu.


Disisi lain angel sedang bersiap seperti biasanya,setiap pagi angel bersiap dan berdandan cantik sebelum berangkat kerja.


Namun ketika angel sedang merapikan alisnya,bunda datang dari balik pintu kamar angel. "Angel?" Panggil bunda kepada angel.


Sontak angel terkejut dengan kehadiran bundanya.


"Ih bunda ngagetin angel aja,angel kan lagi dandan bund." Gerutu angel. Untung alisnya masih rapih.


"Ish jangan marah dulu. Bunda kesini mau beritahu kamu kalau di bawah ada reyhan." Ucap bunda.


"Hah? Ngapain kesini?" Tanya angel terkejud.


"Udah samperin gih. Bunda nggak tau ada apa buruan kasian reyhan udah nunggu lo ngel." Pinta bunda.


Sesuai permintaaan bundanya kini angel turun kebawah dan menemui reyhan. Disana terlihat benar ada reyhan yang tengah duduk di sofa.


"Hey sayang? Kok kesini tumben ada apa?" Tanya angel kepada reyhan.


Reyhan yang tadinya sibuk melihat interior rumah angel. Kini menoleh kearah sumber suara. "Jadi gini yang. Aku tadi pagi di telfon mrs. Dona katanya kita ada project di puncak,kebetulan mrs. Dona udah disana sekarang kita di suruh nyusul." Jelas reyhan kepada angel.


"Lah? Nggak breaving dulu yang?" Tanya angel terkejud. Pasalnya ia belum mempersiapkan apa-apa. Baju apa lagi,pasti disana akan lama.


"Nah,maka dari itu aku juga nggak tau. Katanya kalau masalah perlengkapan kamu dan yang lainnya udah di siapin sama mrs. Dona tinggal kamu bawa baju satai aja yang." Ucap reyhan.


"Kok kamu nggak bilang dulu sih yang. Kan aku bisa siap-siap,lama loh yang aku nyiapinnya." Ucap angel kesal.


Bukannya takut jika angel ngambek,justru reyhan malah makin menertawakan angel. Menurutnya angel kalau ngambek semakin menggemaskan.


"Utututu pacar abang reyhan ngambek nih." Ucap reyhan sambil menoel pipi angel namun ia tepis.


Tetapi ketika angel berdiri,reyhan juga ikut berdiri. "Ngapain berdiri? Tunggu sini aja." Pinta angel kepada reyhan.


"Kan aku mau bantu. Boleh ya yang aku bantu kamu." Pinta reyhan memelas.


"Oke beneran bantu ya! Jangan malah ngerusuhin aku." Pinta angel kepada reyhan.


Reyhan menganggukkan kepala seperti anak kecil yang sedang menurut kepada ibunya. Hal tersebut membuat angel gemas.


"Ih gemes banget pacar angel." Kemudian angel mencubit pipi reyhan gemas.


"Apaan sih yang ih cubit-cubit sakit tauk." Jawab reyhan sambil mengelus pipinya.


Sedangkan angel sudah tertawa puas.


"Habis gemes sih. Dah ah yuk yang bantuin keburu siang nanti nggak enak sama mrs. Dona. Eh btw kita berangkat berdua atau rame-rame?" Tanya angel sambil berjalan lebih dahulu ke kamarnya.


Reyhan menggeleng." Rame-rame tapi kita beda mobil semua. Tapi tenang aja semuanya udah aku kabarin tadi." Ucap reyhan.


Sementara angel hanya manggut-manggut.


"Yang jangan kaget ya,keadaan kamar aku sangat memperihatinkan." Ucap angel sebelum membuka pintu.


Reyhan nampak mengangkat satu alisnya. "Kenapa?"


"Berantakan banget soalnya."


Hanya di balas oh oleh rehan.


Kemudian angel membuka kamarnya. Pemandangan pertama yang dilihat reyhan adalah rapih.


"Rapih." Gumam reyhan.


Angel mulai mengambil beberapa bajunya dari almarinya dan mengambil kopernya.


"Yang kamu bantuin aku ngemasin make up aja deh. Kalau baju aku aja." Ucap angel takut jika reyhan melihat barang bergarganya.


Sementara reyhan hanya menurut saja perinth tuan putrinya.


Buru-buru angel memasukkan baju-baju yang sudah ia pilih untuk ia bawa ke puncak. Angel mebawa baju santai kaos,celana pendek,hoddie dan beberapa baju penting saja.


Sepatu ia bawa snackers dan hells kesayangannya.


Sementara reyhan hanya memasukkan pensil alis,bedak padat,lipstik,dan eyeshadow. Karena ia sama sekali tidak faham dengan dunia permake up an


"Udah selesai deh. Ayang udah selesai belum?" Tanya angel kepada reyhan.


"Sumpah aku gatau ini yang harus aku masukin yang mana yang." Ucap reyhan pasrah.


"Yang penting aja yang orang aku juga nggak pernah pakai aneh-aneh. Kalau make up buat kerja kan disana udah di siapin." Ucap angel sambil berjalan mendekati reyhan.


Angel melihat tas make upnya yang baru diisi beberapa barang oleh reyhan.


"Ya ampun sayang. Kamu ih dari tadi masak cuma masukin barang cuma lima." Ucap angel kesal. Ia pikir pacarnya sudah paham yang dimaksut angel.


"Ya mana aku tau. Kan keperluan kamu yang aku nggak paham lah." Ucap reyhan kepada angel.


"Ayang ih. Bawa skincare aku aja yang lain mah nggak usah. Cuma pensil alis,lispstik sama eyelinier aja." Ucap angel sambil memasukkan skincarenya.


"Jadi cewek ribet banget." Gumam reyhan.


Padahal ceweknya ini tidak ribet sama sekali. Yang ia bawa hanya skincare,sedangkan wanita lain banyak yang ia bawa.


"Yaudah kalau udah ayok berangkat keburu siang." Jawan reyhan.


"Kamu udah bawa?" Tanya angel kepada reyhan.


Reyhan mengangguk menanggapi pertanyaan angel. "Di mobil. Siniin kopernya biar aku yang bawa."


Kemudian reyhan membawa koper angel kebawah untuk ia masukkan ke bagasi.


"Kalian kok bawa koper?" Tanya bunda tiba-tiba muncul dari dapur.


"Iya nih bund,angel ada project di puncak untuk beberapa hari." Ucap angel kepada bundanya.


"Sama reyhan juga?" Tanya bunda kepada reyhan.


"Iya bunda reyhan juga ikut." Jawab reyhan kepada bunda.


Bunda menghela nafasnya lega. "Yaudah kalau ada reyhan bunda kan tenang jadinya. Kalian hati-hati di jalan jaga diri baik-baik. Jaga kesehatan juga ya." Tutur bunda kepada keduanya.


"Iya bunda. Kalau begitu kami pamit dulu ya bund." Ucap reyhan kepada bunda. Kemudian mereka berdua mencium punggung tangan bunda secara bergantian.


"Daaa bunda. Sampai in salam angel untuk ayah ya bund." Ucap angel.


Dibalas anggukan oleh bunda.


Setelah mereka berpamitan dengan bunda,mereka berdua memasuki mobil reyha dan mulai meninggalkan pekarangan rumah angel.