
Setelah mereka makan bersama,kini reyhan akan mengantar angel pulang kerumahnya.
Jam menunjukkan pukul 19.00 wib,reyhan harus membawa angel sampai rumah kurang dari pukul 21.00 malam.
"Sayang gapapa ini kita udah malem banget." Tanya reyhan tidak enak hati.
"Gapapa dong sayang aku dah biasa juga kok. Kamu tenang aja ya,mamah nggak bakal marah kok." Ucap angel.
"Yaudah deh."
Selama perjalanan mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Ketika angel baru saja mau memejamkan matanya,tiba-tiba mobil reyhan berhenti di suatu tempat. Namun angel tidak menghiraukan itu ia kembali memejamkan matanya. Sedangkan reyhan sudah keluar membeli sesuatu.
"Mbak bucket mawar 1 ya mbak." Ucap reyhan kepada penjaga toko. Ia ingan bahwa tadi waktu di taman,angel sempat kagum dengan bunga mawar dan nampaknya ia mau.
"Ini mas." Ucap pelayan sambil memberikan bunga tersebut kepada reyhan.
"Makasih ya mbak."
Kemudian reyhan berjalan memasuki mobil lagi,ia lihat bahwa angel sedang tertidur. Reyhan tidak membangunkan angel,biar nanti angel bangun dengan sendirinya. Baru saja reyhan menyalakan mesin mobilnya,angel terbangun.
"Maaf ganggu kamu tidur ya?" Tanya reyhan tak enak hati sudah membangunkan angel.
"Ah gapapa kok yang. Tadi kamu beli apa?" Tanya angel sambil mengucek matanya.
"Emm apa ya coba kamu tebak."
"Kue?"
"No"
"Martabak?"
"No"
"Apa sih yang. Atau beli coffe?" Tanya angel lagi.
Di balas gelengan reyhan.
"Apa sih kasih tau aja lah yang. Kepo ini aku tauk."
"Taraaa." Ucap reyhan sambil menunjukkan bunga yang ia beli tadi.
"Wahh ini seperti yang di taman tadi yang." Ucap angel antusias.
"Suruh nebak aja kagak becus kamu yang. Coba kamu lihat kesamping tuh flores" ucap reyhan.
Angel meringis malu bisa-bisanya ia tidak melihat papan toko bunga di sana. "Nggak kepikiran"
"Udah yuk jalan keburu malam. Atau mamah mau kamu beliin sesuatu?" Tanya reyhan kepada angel.
"Nggak usah deh udah malem."
***
Setelah mereka sampai di rumah angel,reyhan dan angel pun langsung memasuki rumahnya. Disana sudah ada mamah dan ayah angel.
"Assalamualaikum ma?" Salam angel sambil mencium tangan mamahnya. Begitu juga reyhan mengikuti angel dari belakang.
"Waalaikumsalam,ada reyhan juga."
"Iya mah." Ucap reyhan.
"Sini-sini duduk han." Pinta ayah angel kepada reyhan.
"Terima kasih yah." Kemudian reyhan duduk di samping angel.
"Mamah ambilin makan dulu,kalian jangan protes ya harus mau terutama reyhan harus mau." Paksa mamah angel.
"Gimana kerja kamu han?" Tanya ayah kepada reyhan.
"Alhamdulilah sejauh ini lancar yah." Jawab reyhan.
"Tapi masih satu studio sama angel kan han kamu?" Tanya bunda kepada reyhan.
"Masih kok bund,cuma kadang kan reyhan juga nggak berpacu di studio tempat angel kerja. Banyak bund yah yang kontrak dia." Ucap angel kepada reyhan.
"Kamu bisa aja. Enggak juga kok bund,cuma emang si iya kadang nggak di studio,cuma kan nggak terus. Lebih seringnya bareng angel." Jawab reyhan.
"Bagus deh sekalian biar syifa ada yang jagain juga. Nih kalian makan habisin." Pinta bunda.
"Kamu kok jarang main kesini sih han? Bunda baru ketemu kamu cuma satu kali dulu waktu kamu antar angel pulang." Tanya bunda.
"Iya bunda tadi kebetulan aja reyhan ngajakin angel jalan bentar jadi barengan. Kadang kan reyhan belum selesai motret,sedangkan angel udah selesai jadi nggak selalu bareng gitu jamnya. Nah si angelnya nih bund aku suruh tunggu bentar udah nggak sabar pengen balik aja." Adu reyhan kepada bunda.
"Reyhan kamu kerja kok nyabang-nyabang nak? Nggak capek ya setelah seharian kerja masih kerja lagi." Tanya bunda.
"Ya capek bund tapi mau gimana lagi. Habis reyhan juga bingung sebenarnya bund,mau ngapain setelah pulang. Jadi reyhan kerja ada deh lagi."
"Kerja di perusahaan papah?" Tanya ayah angel kepada reyhan.
"Iya yah. Lumayan bisa bantu dikit-dikit jadi ilmu reyhan nggak selalu di pemotretan aja,biar ada bisnis-bisnisnya gitu hehe."
"Semoga sukses selalu nak." Ucap bunda kepada reyhan.
"Nanti kamu pulang nggak di cariin papah yang?" Tanya syifa sambil mengunyah makanannya.
"Enggak. Tadi udah nyempetin ijin sama papah." Jawab reyhan.
"Yaudah kalian habisin dong makanannya,reyhan nambah dong sayang masak nggak nambah lagi "
"Haduh udah bund kenyang banget udah ini." Jawab reyhan.
"Sering-sering main dong rey." Pinta ayah kepada reyhan.
"Reyhan usahain yah kalau ada waktu pasti reyhan kunjung kok."
Setelah mereka selesai makan,mereka berbincang sebentar sebelum reyhan pamit untuk pulang.
Reyhan melirik jam di tangannya menunjukkan pukul 21.00 wib,tidak enak jika terlalu lama berkunjung dirumah perempuan hingga larut. Akhirnya reyhan memilih untuk berpamitan pulang.
"Emm yah,bund reyhan pamit dulu. Udah malam takut kemalaman nanti sampai rumah,nggak enak juga sama tetangga." Ucap reyhan.
"Yah padahal baru bentaran lo nak reyhan." Ucap bunda sedih.
"Lain kali reyhan main lagi bunda tenang aja." Ucap angel.
"Yaudah kalau gitu gapapa. Nanti kamu di cariin papah kamu lagi,besok kan kerja juga kasian reyhan capek pasti." Ucap ayah.
"Iya bund lain kali reyhan kesini lagi kok. Yaudah kalau gitu reyhan pamit bund,yah." Ucap reyhan sambil mencium tangan kedua orang tua angel bergantian.
"Hati-hati ya sayang. Jangan ngebut udah malam juga soalnya." Ucap bunda angel.
"Yaudah bund angel anterin reyhan sampai depan dulu."
Kemudian angel mengantar reyhan sampai teras depan rumah angel.
"Makasih ya yang uda nganterin aku." Ucap angel sambil tersenyum.
"Sama-sama yang. Yaudah kamu setelah aku pupang bersih-bersih ganti baju terus bobo. Jangan sampai larut besok kerja biar fresh." Ucap reyhan sambil memegang kedua pipi angel.
"Kamu juga ya. Hati-hati juga." Ucap angel.
"Aku pamit ya,sampai jumpa besok." Ucap reyhan kemudian mengecup kening angel sebentar. Setelah itu reyhan masuk kedalam mobil dan pulang kerumahnya.
**
Reyhan sampai dirumahnya pukul 22.30 wib. Ketika reyhan masuk rumah papahnya masih sibuk dengan laptopnya di ruang tengah.
"Papah kok masih kerja?" Tanya reyhan begitu duduk di samping ayah.
"Eh kamu udah pulang. Jadi ayah nuntasin kerjaan dikit lah biar nggak tanggungan." Jawab papah kepada reyhan.
"Iya habis dari rumah angel pah. Em papah tau nggak?" Tanya reyhan kepada papahnya.
"Apa tuh?" Tanya papah sambil masih fokus dengan laptopnya.
"Tadi reyhan mengajak angel jalan bentar,terus kita sharing-sharing. Ternyata angel menyimpan beban yang amat berat sendirian loh pah." Ucap reyhan kepada papahnya.
"Kenapa angel?" Tanya papah.
Kemudian reyhan menceritakan semuanya kepada papahnya,papah reyhan pun menyimak pembicaraan reyhan dan menunda sebentar kerjaannya.
"Beliin aja han. Kasian kalau dia harus mikir gitu segala,toh ya belum tentu kan gajinya bulan ini cukup buat beli mobil. Pasti ada kebutuhan lainnya,apalagi angel punya adik cewek dan ia juga yang biayain kan?" Jelas papahnya kepada reyhan.
"Itu masalahanya pah. Angel orangnya susah banget,dia gamau ngrepoti reyhan. Masalah kecil aja gamau,apalagi mobil." Jawab reyhan.
"Yaudah sementara waktu kamu antar jemput aja,nggak usah kerja di kantor papah dulu gapapa. Kasian angel kasian ayahnya juga harus bolak balik." Ucap papah kepada reyhan.
"Kalian kapan nikah?" Tanya papah kepada reyhan.
Sontak membuat reyhan terkejud. Ia bahkan belum berfikir sampai sejauh itu,ia memilih angel memang untuk dijadikan istri tetapi bukan berarti secepat itu. Apalagi angel,bebannya masih banyak mana mungkin ia mau di nikahi secepat itu.
"Belum lah pah. Belum berfikur sejauh itu masih happy happy aja dulu lah nggak perlu buru-buru dulu." Ucap reyhan.