
setelah hampir 30 menit lebih make up. akhirnya nada,angel dan lainnya bersiap untuk memulai pemotretan untuk majalah,mereka bekerja dengan profesional.
pemotretan berlangsung sekitar 2 jam kemudian mereka break 30 menit dan melanjutkan pemotretan lagi. kali ini pemotretan ada 3 sesi,dan di beri waktu break 30 menit setiap sesinya.
angel dan nada memilih beristriahat sejenak di sofa tempat istirahat,dengan di dampingi para asistennya yang sudah di beri satu persatu.
reyhan adalah fotografer andalan mrs.dona. reyhan menjalin hubungan dengan angel,kurang lebih 5 bulan belakangan ini. awalnya mereka hanya sebatas teman dan rekan kerja biasa,namun seiring berjalannya waktu mereka saling nyaman hingga memutuskan untuk berpacaran.
ketika angel sedang asik mengobrol dengan nada,tiba-tiba reyhan datang dan duduk di samping angel. mereka sudah terbiasa seperti itu,jadi nada biasa saja melihat hal tersebut.
"udah tadi laporannya?" tanya angel kepada reyhan.
"udah kok. kamu mau aku beliin minum?" tanya reyhan kepada angel.
dibalas gelengan oleh angel.
reyhan melihat angel seperti kelelahan hari ini apakah ia tidak enak badan? pikir reyhan. "kamu okay sayang?" tanya reyhan kepada angel.
"okay. cuma agak capek dikit."
"kamu terlalu memaksakan sayang,cobalah santai sedikit saja raga kamu butuh istirahat." ucap reyhan kepada angel.
"iya sih. tapi kan yang masih banyak keinginan yang belum aku dapatkan." jawab angel sedih.
"aku mau kasih kamu mobil gamau." ucap reyhan.
"ya aku nggak enak ngerepotin kamu terus yang. kamu itu udah selalu ada banget buat aku,udah temani aku dari nol hingga sampai sekarang loh." jawab angel.
"kamu mau apa?" tanya reyhan tulus kepada angel.
angel menatap dalam manik mata reyhan. "enggak yang nggak ada aku gamau apa-apa." jawab angel.
"siniin kaki kamu." pinta reyhan kepada angel sambil menepuk pahanya agar kaki angel bisa ia pijit.
"nggak usah lah yang kamu sendiri juga capek seharian kan jongkok berdiri jongko lagi. nggak usah gapapa." tolak angel halus kepada reyahan.
"gapapa,kasian kamu capek sayang. nurut aja kenapa sih?" jawab reyhan yang sudah mulai jengkel dengan reyhan.
kemudian angel menuruti perintah reyhan. ia tidak mau membuat reyhan kecewa sudah cukup reyhan sangat baik kepadanya.
nada yang melihat pemandangan tersebut merasa geli sendiri. "hey aku gimana?" tanya nada dengan nada melas.
"kau telfon pacar you suruh kesini." jawab angel kepada nada.
"punya pacar aja sibuk syuting sama cewe cantik cantik." ejek reyhan.
"reyhan ish lo bisa ga sih jangan buat mood gue ancur. gue kalau disini bersikap profesional loh rey lo jangan gitu ah." jawab nada sambil manyun.
"udah ish yang jangan di gangguin terus kasin tuh bibirnya aja udah monyong-monyong kayak bebek noh kasian tauk." sahut angel.
"yaudah iya. emang gabisa ya yang ga usah pakai hells?" tanya reyhan kepada angel.
angel menghela nafas beratnya. "kamu tau sendiri kan,dunia permodelan mana ada teori seperti itu sih yang."
mereka bertiga asik mengobrol,hingga tiba-tiba iren datang ikut bergabung dengan mereka. 1 grup angel terdiri dari 4 peserta dengan 2 fotografer.
anggota grup angel yaitu,nada,angel,iren,dan raisya. sedangkan fotografernya adalah reyhan dan davidson.
"hallo bestie." sapa iren sambil duduk di sofa depan nada.
nada yang awalnya melihat ponsel kini melihat kearah iren."dari mana ren?"
"makanlah." jawab iren enteng.
"gilak ni anak makan mulu kayak angel. apa kagak takut gemuk ya kalian?" tanya nada heran. pasalnya angel sering sekali makan dan mengemil namun badannya tetap saja seperti semula tidak ada perubahan sama sekali.
"kita kaum susah gemuk ko ya ngel?" tanya iren
"yoi. kalau kamu aku saranin jangan coba-coba soalnya badan kamu gampang gemuk." jawab angel.
"kamu bener banget kemarin aku juga di katain ayang kayak gitu tauk. jangan makan terus ya bee nanti kamu gemuk gimana?" katanya gitu seketika gue down banget.
"kan bisa diet. diet 1 bulan pasti juga berhasil asal dietnya diet sehat." jawab angel.
"itu mah alasan cowo lo aja,gamau kalau kamu gemuk nanti jadi nggak cantik lagi tuh." jawab iren.
nada sempat berfikir sejenak ada benarnya juga ucapan iren."ada benernya juga ucapan lo ren." jawab nada membenarkan.
"nah kan. angel lo kan suka makan coba kalau lo gemuk gimana? gimana kalau ayang ga sayang lagi?" tanya iren kepada angel.
"ya gapapa dong. itu hak dia,tinggal cari lagi deh." jawab angel enteng sambil melirik kearah reyhan yang masih setia memijat kaki angel.
"noh han. giamana tuh kalau gitu kagak takut lo?" tanya nada.
"lah emang napa harus takut orang gue aja kagak mandang fisik dia. nih dengerin dia kan suka makan,mana ada aku ngelarang biar dia gemuk juga gapapa gue tetep sayang. masalah karirnya mah kan ada gue yang tanggung asal dia mau gue nikahin sih." jawab reyhan santuy.
nada dan irene mlongo mendengar jawaban reyhan bisa seenteng itu dia berbicara seperti itu. tulus dari hati nggak sih?
"eh han? angel cantik model banyak fansnya apa lu nggak takut dia di ambil orang?" tanya iren kepada reyhan.
"namanya sayang ya takut lah,cuma kalau dia mau ya gapapa sih. eh tapi kalau bisa jangan nggak rela gue,jangan ya yang awas kamu kalau main-main." ucap reyhan ketus.
iren dan dona tertawa melihat tingkah reyhan. ternyata dia bisa bucin juga.
"apaan kagak ada lah yang aku tuh profesional tauk. kamu aja lo yang yang pegang-pegang cewek tiap hari aja aku diem loh." jawab angel sambil menurunkan kakinya dari pangkuan reyhan.
"kerja loh yang. kalau nggak di arahin si mbaknya juga kagak tau,kalau nanti hasilnya jelek aku juga yang harus kerja dua kali lo yang." jawab reyhan.
"jujur ya yang kadang aku juga cemburu lo yang kalau kamu kayak gitu sumpah." jawab angel sungguh-sungguh.
"ya maaf,kita kan profesional yang. aku nggak gitu orangnya kamu jangan mulai deh." jawab reyhan.
"aku gasuka sebenarnya kalau kamu pegang-pegang gitu. tapi gimana lagi. udah lama aku pendamnya kamu aja yang nggak pernah sadar."
reyhan hanya diam. ia kalau tidak mengalah pasti akan semakin panjang masalahnya.
nada dan irene yang merasakan ada hawa-hawa panas disini ia segera mengalihkan topik pembicaraan tersebut.
"yaudah dong sama-sama profesional aja ya kan ya "
"iya tuh, udah ih jangan bertengkar ya bestie." ucap iren.
angel hampir meneteskan air matanya.saat ini ia capek,kesel juga sama reyhan. banyak sekali beban yang angel simpan sendiri. namun reyhan tahu bahwa kekasihnya ini sedang tidak baik-baik saja,maka harus mengalah.
reyhan membawa angel kedalam pelukannya. sambil mengelus lembut bahunya dari samping dan sesekali mencium keningnya. "maafin aku ya."
tidak terasa air mata angel menetes. ia menangis bukan karna cemburu melainkan ada hal lain yang ia tanggung sehingga cemburu hanya alibinya saja.
reyhan merasakan kemeja yang ia kenakan tersebut basah. pertanda bahwa kekasihnya menangis,segera reyhan mengeratkan pelukannya dan membiarkan angel menangis dalam pelukannya.
"eh nggak terasa waktu break udah usai nih yuk kembali kerja." ajak iren.
angel melepas pelukannya dari reyhan. kemudian mengusap air matanya pelan karena takut jika make upnya luntur gara-gara air matanya.
reyhan membantu angel mengusap air matanya pelan dan penuh kasih sayang. "udah nanti pulang tunggu aku di mobil." pinta reyhan hanya di angguki kepala oleh angel.
"angell?" panggil nada
kemudian angel menoleh kearah nada.
"maafin gue gara-gara pertanyaan kita berdua kalian jadi berantem gini." ucap nada penuh sesal.
"enggak karna kalian kok cuma gue aja yang kepancing."
nada memeluk angel dari samping begitu juga iren.
"udah yuk kita kerja lagi. semangat bestie" ucap iren
kemudian mereka semua mulailah pemotretan lagi. namun kali ini fotografernya bukan reyhan tetapi david.
masih ada 1 pemotretan lagi setelah ini,dan yang terahir adalah david lagi yang memotret mereka,sementara reyhan memotret di grup satunya lagi,terpaksa berpisah dengan angel dulu.
setelah pemotretan sesi ketiga selesai kini sesuai janjinya kepada reyhan. angel segera bersiap pulang dan menunggu reyhan di mobil reyhan.
"ngel lo sama reyhan?" tanya nada kepada angel.
"iya nad. sorry banget kali ini gue nebeng reyhan dulu besok-besok nebeng lo lagi hehe." jawab angel tak enak hati. ia hampir setiap hari kerja nebeng nada setiap pulang. ladang juga berangkat bareng tergantung angelnya aja maunya gimana.
sebenarnya angel nggak enak sama nada tetapi ia mau bagaimana lagi ia tidak punya mobil. kali ini ia bekerja keras untuk membeli mobil dulu setelah itu baru ia memikirkan tempat tinggal.
"gapapa kok ngel,tenang aja udah santuy . kalau begitu aku langsung aja ya mau nyamperin ayang dulu soalnya." jawab nada.
"hati-hati di jalan nada."
di balas acungan jempol oleh nada. setelah itu angel berjalan kearah mobil reyhan.
tadi reyhan sempat memberikan kunci mobilnya kepada angel.
angel membuka ponselnya saambil menunggu reyhan di dalam mobil. tak lama kemudian reyhan muncul,sekarang ia berjalan ke arah mobilnya.
"dah lama?" tanya reyhan kepada angel.
"ah enggak kok barusan ini tadi." jawab angel.
"kamu ikut aku dulu gapapa kan? nanti setelah itu kita pulang."
angel bingung dengan ucapan reyhan mau di ajak kemana dia. yaudah si nurut aja,reyhan nggak akan ngapa-ngapain juga kok.
"yaudah ngikut aja,tapi jangan macam-macam ya sayang. awas kamu" ancam angel kepada reyhan.
reyhan tersenyum kearah angel. "tenang aja sayang kamu bakal suka."