VERY BEAUTYFUL

VERY BEAUTYFUL
cemburu untuk kesekian kalinya



Setelah mereka bekerja di outdor selama beberapa hari,akhrinya reyhan dan rekannya kembali pemotretan ke studio lagi.


Mereka bersiap untuk kembali hari ini,karena besok mereka harus pemotretan lagi. Tidak ada libur sama sekali kecuali izin dengan alasan tertentu.


"Gimana rey udah siap semuanya kan?" Tanya mrs.dona kepada reyhan.


Reyhan menganggukkan kepalanya tanda bahwa sudah siap semua.


Kini semua sedang berkumpul di area depan villa. Manager dari pihak clarista hadir di hari terahir mereka disini.


"Sebelumnya saya mau mengucapkan banyak terima kasih kepada bu nina,karena sudah mempercayakan semuanya kepada kami. Semoga kerja keras kita selama beberapa hari ini menjadi berkah ya bu! Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih." Ucap mrs.dona kepada bu nina manager butik syava.


Jadi selama beberapa hari ini mereka bekerja sama dengan butik milik bu nina yaitu butik syava.


"Terima kasih kembali,terutama untuk kalian semua. Terima kasih sudah mau meluangkan waktu kalian untuk butik kami,saya sangat puas dengan kerja keras kalian. Semoga kalian selalu di permudah rezekinya ya" ucap bu nina sambil tersenyum.


Mereka semua mengangguk,ikut senang karena bu nina puas dengan hasil kerja keras mereka. "Saya mewakili rekan kami berterima kasih banyak kepada bu nina. Kami juga mohon maaf yang sebesarnya apabila kami memiliki kesalahan selama kami disini." Ucap reyhan mewakili yang lainnya.


"Semoga kita bisa bekerja sama lagi. Kalian semua hati-hati ya. Mrs. Dona saya sangat berterima kasih sudah mau meluangkan waktunya untuk kami,btw lain kali main kesini boleh lah mrs."


Mes. Dona mengangguk. "Lain kali saya akan kemari lagi."


Mereka semua saling berjabat tangan begitu juga clarista yang berjabat tangan dengan angel. Ia masih menampakkan tatapan kematian kepada angel.


"Terima kasih atas kerja samanya " ucap angel sambil berjabat tangan dengan clarista,namun sama sekali tidak di jawab oleh clarista.


Namun sesaat kemudian setelah clarista berjabat tangan dengan angel,ia berjabat tangan dengan reyhan. Clarista tersenyum manis kepada reyhan sambil menyodorkan tangannya.


Reyhan menjabat tangan clarsita dengan tatapan dingin. Sejujurnya ia risih dengan sikap clarista yang sangat menjijikkan,selalu menempel dengan reyhan.


"Rey,senang bekerja sama dengan kamu. Semoga kita bisa bertemu lagi lain waktu ya." Ucap clarista bahagia.


'Semoga tidak bertemu lagi.' Batin reyhan.


Angel menatap keduanya dengan tatapan tidak suka,bagaimana pun angel juga wanita normal. Ia juga memiliki rasa cemburu walaupun tidak ia tampakkan di depan umum.


Setelsh acara perpisahan tersebut,mereka pun masuk ke mobil masing-masing untuk kembali ke kota asal nereka.


***


Depanjang perjalanan angel hanya diam tak banyak bicarq seperti biasanya. Sesekali reyhan menoleh kearah angel,biasanya angel selalu bertanya kepada reyhan. Apa pun itu yang ada di tepi jalan pasti angel tanyakan. Namun kini tidak,angel sangat diam anteng di tempat duduknya.


"sayang kamu kenapa sih?" tanya reyhan kepada angel.


angel masih diam,ingin sekali angel menjawab pertanyaan reyhan. namun ia malas menangapinya.


"angel,kalau ada masalah tuh ngomong. jangan diem aja,kalau kamu diem aja mana ada orang lain tau kalau kamu lagi nggak baik" ucap reyhan sambil terus fokus dengan menyetirnya.


angel menoleh kearah reyhan. menatap reyhan sinis. "kamu salah nggak pernah merasa bersalah,nggak peka banget jadi cowok." ucap angel sinis.


reyhan menghela nafasnya kasar. "please deh kamu jangan kayak anak kecil bisa nggak sih? aku mana tau kalau kamu nggak bilang. berapa kali aku bilang sama kamu kalau ada apa-apa itu cerita. kalau sekiranya menurut kamu aku ada salah bilang." ucap reyhan tegas.


angel terkejud dengan nada berbicara reyhan."kok kamu ngegas sih?"


"ya kamu habis di kasih sabar nggak faham juga. catat ya aku nggak ngegas aku cuma tegas aja sama kamu. kamu harus bedain mana tegas,mana ngegas,mana bentak."


angel diam.


angel masih diam menundukkan pandangannya. ia sakit hati karena reyhan selalu dekat dengan clarista. di tambah lagi reyhan menaikkan nada berbicaranya dengan angel.


reyhan sama diamnya seperti angel. ia saat ini sedang banyak pikiran ditambah lagi dengan angel juga mendiaminya. ingin rasanya pecah kepala reyhan saat ini juga.


"kamu kenapa sih selalu deket sama dia?" tanya angel tiba-tiba setelah hampir 1 jam mendiami reyhan.


reyhan menoleh sejenak kearah angel,kemudian ia kembali fokus menyetir mobil.


"dia siapa?" tanya reyhan kepada angel. ia sama sekali tidak tau siapa yang angel maksut.


"emang tadi kamu deket sama siapa aja?" tanya angel judes.


"clarista?"


angel diam.


"kan aku udah bilang. aku sebenarnya risih sama dia,orang dia yang deket-deket aku" ucap reyhan membela diri.


angel menatap reyhan dengan tatapan tajam.


"kamu aja nggak ngindar. dia ya ngelunjak lah coba kamu ngehindar dia pasti nggak akan ngejar terus." ucap angel.


reyhan menatap angel malas. "terserah " ucap reyhan dingin.


baru kali ini angel melihat sosok reyhan yang sangat dingin dan emosian. dimana reyhan yang selalu sabar ketika angel marah.


"kamu udah gede,bukan anak-anak lagi. kenapa harus cemburuan banget si? cemburu sewajarnya aja bisa kan? kayak bocah aja." ucap reyhan ketus.


mendengar nada ketus yang keluar dari mulut reyhan,ingin rasanya angel keluar dari mobil ini sekarang juga. ia tidak bisa berlama-lama dengan reyhan.


"turunin disini." pinta angel dingin kepada reyhan.


sontak reyhan menautkan alisnya. "mau apa?" tanya reyhan dingin.


"buruan tepiin. nggak usah antar aku pulang,turunin sini aja" ucap angel tegas.


"baru aja aku bilang jangan kekanak kanakan bisa kan? ngapain mau turun aku anterin sampai rumah." ucap reyhan tak kalah tegas.


angel sudah menahan air matanya,berharap takan mengalir. namun nihil air mata angel kini sudah mengalir. "turunin." pinta angel lagi


reyhan yang sedang di sulut emosi pun menuruti permintaan sang kekasih. ia menepikan mobilnya kemudian membiarkan apa pun yang akan angel lakukan.


angel membuka pintu mobil. "dari pada aku disini tapi kamu nggak suka kalau aku disini,mending aku turun aja."


reyhan membiarkan angel keluar,tanpa menatap angel seidkit pun. hingga angel benar-benar keluar baru reyhan menoleh kearah angel. benar,kekasihnya benar-benar keluar.


**Bersambung.....


next ya๐Ÿค—


ikuti terus ya reader.. jangan lupa tinggalin jejak biar author semangat up nya๐Ÿ’•๐Ÿ’•**