VERY BEAUTYFUL

VERY BEAUTYFUL
I'm Fine



Reyhan mengehela nafasnya pelan. "Sayang kamu percaya sama aku kan?" Tanya reyhan kepada sang kekasih.


Sementara angel masih terdiam sambil menatap mata reyhan,angel mencari kebohongan disana,namun nihil. Justru yang angel lihat saat ini adalah tatapan lelah penuh dengan beban. Entah beban apa yang sedang ia pendam saat ini,yang pasti angel melihat bahwa reyhan sangatlah lelah.


Angel tersenyum samar kepada reyhan. "Aku percaya." Ucap angel pelan.


Reyhan menghela nafas lega ketika angel mengatakan bahwa ia percaya dengannya.


"Kamu ada masalah apa?" Tanya angel tiba-tiba.


Reyhan menatap angel sendu,kemudian reyhan menggelengkan kepalanya. "Aku baik-baik aja. Kamu tenang aja" ucap reyhan tersenyum tulus.


"Bener? Nggak ada yang kamu tutupin kan?" Tanya angel memastikan lagi.


Namun lagi-lagi reyhan hanya menganggukkan kepalanya. Angel yakin bahwa ada sesuatu yang sedang reyhan sembunyikan,tapi angel tidak mau memaksa reyhan untuk bercerita kepadanya sekarang.


Reyhan menggenggam tangan angel. "Kita pulang. Lupain kejadian hari ini." Ucap reyhan kepada angel.


"Iya." Ucap angel pelan. Sebenarnya ia masih tidak bisa memaafkan clarista,ia harus memberi perhitungan kepada clarista karena ulahnya ia harus bertengkar dengan reyhan. Untung saja reyhan tidak minta putus.


Mereka berdua jalan menuju mobil reyhan. Reyhan nampak melamun sejenak sebelum ia menyalakan mobilnya,hingga panggilan angel membuyarkan lamunannya..


"Kamu gapapa?" Tanya angel sambil menepuk pelan pundak reyhan.


Sontak reyhan menoleh kearah angel. "Gapapa kok. Yuk jalan" ucap reyhan kemudian menyalakan mobilnya.


Selama perjalanan reyhan berkali-kali tidak fokus dengan menyetirnya,hal tersebut semakin membuat angel khawatir. "Rey kalau kamu capek kamu bisa istirahat dulu biar aku aja yang nyetir." Ucap angel kepada reyhan.


Reyhan menggelengkan kepalanya. "Aku aja kamu tidur juga gapapa." Ucap reyhan.


Angel mendengus pelan. Masalah apa sebenarnya yang membuat kekasihnya ini sangat kepikiran. Apa ada masalah dengan papahnya? Ah sudahlah nanti dia juga cerita sendiri.


Saat angel baru akan memejamkan matanya,tiba-tiba reyhan ngerem mendadak.


Chitttt


Sontak angel terkejud dan membuka matanya. "Rey ada apa?" Tanya angel panik.


Fiks angel harus bertindak,selain membahayakan dirinya sendiri,ini juga akan membahayakan orang lain juga. "Oke udah kamu turun pindah sin,biar aku yang nyetir." Ucap angel kepada reyhan.


Reyhan terlihat tidak yakin dengan angel. Bukan berarti reyhan meremehkan angel,bukan. Disini angel pandai nyetir mobil reyhan tau itu ,tetapi yang membuat reyhan ragu adalah jarak yang saat ini ia tempuh sangatlah jauh. Kasian nanti jika angel kecapean.


"Tenang aja aku bisa kok. Nanti kalau aku capek aku minta gantian sama kamu deh." Ucap angel memastikan sekaligus menjawab kekhawatiran reyhan. Angel tau bahwa reyhan khawatir jika angel akan kecapean.


"Beneran gapapa?" Tanya reyhan lagi.


Angel mengangguk sambil melepas sabuk pengaman.


Saat angel sudah berada di samping mobil reyhan,reyhan hanya mendengus pelan. Kemudian ia turun dan berganti tempat di bangku samping kemudi.


"Reyhan ready? Ready!" Ucap angel lagi.


Angel terlihat sangat bahagia saat akan menyetir mobil. Reyhan jadi teringat kata-kata angel sore itu. Ia sangat ingin memiliki mobil pribadi,hingga pada akhirnya ia harus bekerja keras siang malam demi bisa membeli mobil impiannya sendiri.


"Hey kok bengong. Kenapa?" Tanya angel kepada reyhan.


Reyhan tersenyum kepada angel. Biarkanlah angel menyetir mobil kali ini,lumayan bisa istirahat sebentar berharap beban pikiran berkurang. "I'm fine. Yuk jalan. Tapi jangan ngebut okay" pinta reyhan kepada angel.


Angel hanya menganggukkan kepalanya.


Angel sibuk dengan menyetir mobil reyhan,angel membawa mobil reyhan dengan santai sesuai perintah sang penumpang hihi. Bukannya angel tidak berani ngebut,tetapi ini masalahnya angel gamau buat reyhan khawatir dan akhirnya reyhan ambil alih lagi.


Sementara itu reyhan menikmati perjalanannya yang sangat santai menurutnya,membuat reyhan mengantuk. Tanpa pikir panjang reyhan memejamkan matanya,tidak peduli saat ini dia sedang bersama siapa. Yang penting nanti kalau angel capek ia minta untuk di bangunkan.


angel sesekali melirik kearah reyhan. ia sangat merasa bersalah karena ulahnya yang sangat kekanakan membuat reyhan bertambah beban pikirannya. seharusnya ia tidak perlu cemburu berlebihan kepada reyhan,kasian reyhan terlalu banyak beban yang sedang ia pikirkan.


"kasian reyhan pasti capek banget. maaf ya" gumam angel pelan..


angel teringat bahwa saat ini ia juga sangat banyak pikiran,tetapi tak apa lah ia tak perlu ambil pusing yang penting saat ini ia jalani. jika tidak bisa yaudah tidak perlu terlalu ber ekspetasi tinggi.


Bersambung..


~> next bab new